
Hari ini, Krystal berniat untuk ketemuan dengan Karina, ia ingin bicara beberapa hal karena sepertinya papanya seperti tak sabar menikahkan dirinya dengan Leonel.
Pria tua itu selalu membicarakan Leonel dengan segala kelebihannya.
Oke, lupakan.
Sekarang, Krystal sudah cantik dengan dress hitam selutut dengan potongan off shoulder.
Dan segera menuju cafe tempat biasa dirinya dan Karina bertemu.
Tapi, tanpa ia duga atau kira, ia bertemu dengan pria itu.
Kaisar dan berjalan dalam eskalator yang sama.
Krystal lihat, Krystal tahu keberadaan pria itu, ia juga sadar bahwa Kaisar juga melihatnya, tapi Krystal berusaha cuek dan tetap melihat ke depan.
Padahal, pria di belakangnya benar-benar merasa tak karuan, entah apa yang Kaisar rasakan, ada rasa rindu, rasa bersalah, rasa benci di tinggalkan di masa lalu juga ikut menjadi satu, membuat kondisinya tak jelas.
Karena mereka saat ini benar-benar dekat, Kaisar bisa melihat jelas punggung yang dulu ia rengkuh, ia peluk, bahkan ia cumbu penuh cinta malam itu.
"Jangan gila, Kai!" umpatnya dalam hati, bisa-bisanya ia mengingat kenangan mereka padahal ia sudah berjanji untuk bersama Liora dan menyayangi istrinya itu.
Masih berusaha menetralkan gejolak dalam hatinya, matanya tiba-tiba menangkap pergerakan Krystal yang menurutnya berbahaya, perempuan itu sedang menelepon entah dengan siapa Krystal bicara, tapi ia seperti gelisah dan panik.
Kaisar lihat Krystal tidak memperhatikan gerakannya dan mencoba buru-buru pergi tanpa memperhatikan langkahnya.
Set!
Kaisar merengkuh pinggang Krystal hingga sampai dalam gendongannya.
Krystal mengerjap aneh, berada sedekat ini pada orang yang sudah asing.
"Apa yang anda lakukan?!" pekik Krystal,sambil bergerak tak menentu dalam gendongan Kaisar.
Matanya mencoba untuk tidak melihat ke arah Kaisar, sampai pria itu menurunkannya.
"Sungguh, anda tak sopan." hardik Krystal.
"Lain kali hati-hati. Kakimu bisa patah seandainya aku tidak__ sudahlah."
Kaisar meninggalkan Krystal begitu saja setelah mengucapkan itu dan pergi ke tempat tujuannya, ia ingin membeli hadiah untuk Liora untuk itu dia ada di mall ini dan bertemu Krystal tanpa sengaja.
Krystal mengatur detak jantungnya yang berdetak kencang.
"Nggak! Ini bukan karena dia, huh, aku harus gimana?!" ujarnya panik sampai sumber suara di ponselnya menginterupsi.
"Krystal, ada apa?! Ada sesuatu terjadi?!" suara Alexa membuatnya sadar ia masih bicara dengan kakak kekasihnya.
Tadi tiba-tiba, Alexa mengabari bahwa Leonel kecelakaan itulah kenapa ia jadi gelisah, panik bahkan khawatir.
"Iya-iya, maaf tadi ada sedikit masalah, jadi bagaimana keadaannya?" tanya Krystal sambil menggigiti kukunya cemas.
Oh ayolah, kenapa jantungnya masih terus berdetak kencang tak karuan?!
Ini pasti karena ia terlalu takut terjadi sesuatu pada Leonel.
__ADS_1
"Aku sudah bilang padamu tadi tapi kamu tidak mendengarkan sepertinya, Leonel, dia mengalami luka parah, dia sedang di operasi sekarang." jelas Alexa ulang, padahal Alexa sudah menjelaskannya tadi sampai ia panik dan ceroboh di tangga bergerak itu.
Tapi, Kaisar membuat ia lupa segalanya.
Gila!
"Baiklah, baiklah sepertinya aku harus segera kesana, terus kabari aku soal dia, tolong ya? Baiklah aku tutup teleponnya." ujar Krystal, ia segera menghubungi Karina dan mengatakan mereka gagal bertemu.
Krystal segera memesan tiket secara online, apapun yang terjadi ia harus ke Spanyol malam ini juga.
Kenyataannya, Leonel kecelakaan saat sedang di Spanyol ketika berkunjung ke rumah orangtua Claire, sang ibu.
...****************...
Kaisar sedang memilih perhiasan mana yang akan cocok di pakai oleh Liora, ia mencoba membayangkan ketika Liora memakainya.
Tapi, yang ia lihat dalam khayalannya adalah Krystal. Hanya , Krystal!
"Dia masih ceroboh seperti dulu." gumamnya kecil, lalu kembali melihat-lihat perhiasan dan akhirnya ia hanya memilih perhiasan yang sepertinya cocok untuk Krystal, bukan Liora.
Di rumah, Rayrin bingung kenapa anaknya cepat pulang, padahal biasanya kalau sudah sama Karina, Krystal pasti lupa waktu.
"Kenapa dia buru-buru?" gumamnya melihat anaknya melesat ke kamar, lalu tak lama kemudian keluar dengan koper kecilnya.
"Mau kemana kamu?"
"Spain." singkat Krystal sambil memakai sneaker shoes nya.
"What's?!"
"Hei hei, tenangkan dirimu masih ada banyak waktu."
"Leonel, dia parah mama, dia menjalani operasi, ya ampun aku harap dia baik, aku takut mama. A-aku, baru menemukannya, aku baru merasakan kebahagiaan bersama dia aku gak mau kehilangan dia." ujarnya gagap, karena terlalu khawatir.
"Tenang, sayang tenang, Leonel pasti baik-baik aja, doakan ya sayang." kata Rayrin sambil merengkuh anaknya dalam pelukannya berusaha menyalurkan rasa aman dan tenang.
"Kalau dia kenapa-napa, mau dimana lagi aku ketemu cowok sebaik dia, maa..." rengek Krystal.
"Krystal tenang! Gak akan terjadi apa-apa, dengar mama! Nanti, kalau Leonel sembuh, kamu harus ingat gimana takutnya kamu hari ini kehilangan dia, jangan sia-siakan." ujar Rayrin menangkup wajah Krystal yang basah oleh air mata.
"Mama antar kamu ke bandara, mama gak akan biarkan kamu pergi sendiri dalam keadaan stres kaya gini. Tunggu! Mama siap-siap dulu, awas aja kalau di tinggal." ujarnya galak lalu melenggang pergi untuk siap-siap.
Sebenarnya, Rayrin ingin ikut ke Spanyol, dirinya tidak tega membiarkan putrinya yang ceroboh pergi dalam keadaan panik begitu.
Tapi, apa daya ia tak bisa meninggalkan Kris, siapa yang akan mengurusi suaminya itu?
Krystal juga memaksa untuk sendiri, dan minta agar mamanya di rumah saja untuk mengurus papanya.
Iya, tahu Kris bukan anak-anak sudah tua malah, tapi asal kalian tau, selain bucin Kris itu bisa uring-uringan kalau jauh dari Rayrin, makan makanan yang bukan buatan Rayrin saja dia tidak napsu.
Beberapa waktu kemudian...
Sesampainya di Madrid, Krystal langsung menuju ke alamat yang di berikan Alexa, kakak Leonel, ingat kan kalian?
Krystal sampai di City Hospital dengan keadaan tidak karuan, wajahnya bahkan kusam dia tidak sempat memoles apapun pada wajahnya di tambah matanya sembab.
__ADS_1
Ia berlarian di koridor rumah sakit mencari ruangan Leonel setelah tadi bertanya pada resepsionis.
Sambil menelpon Alexa, ia mencari petunjuk yang gadis itu tunjukan.
Hingga, akhirnya matanya menangkap sosok perempuan berambut pirang bermata biru keabuan, keluarga Leonel memang pemilik gen terbaik, mata mereka semuanya indah.
Lupakan itu dulu.
"B-bagaimana, Leonel baik-baik saja kan? Katakan padaku? Bagaimana ini semua bisa terjadi?" tanya Krystal sambil mengguncang tubuh Alexa.
"Tenang dulu, Krys. Ayo duduk, kamu pasti lelah kan, duduk dulu aku akan cerita." ujar Alexa sambil membawa tubuh Krystal untuk duduk di kursi tunggu.
Tapi, bagaimana bisa dia tenang.
Malamnya, dirinya habis mengobrol melalu video call dengan Leonel sebelum tidur, bahkan pria itu sempat menyanyikan lagu dari penyanyi kesukaannya, Baekhyun - Amusement Park untuk membuatnya tidur.
"Tenangkan dirimu, operasi sudah selesai sekarang dia sedang dalam masa observasi, semoga semuanya baik-baik saja." kata Alexa.
"Aku mau lihat dia!"
"Belum bisa." cegah Alexa, ia mencegat tangan Krystal yang sudah hampir beranjak dari duduknya.
"Aku khawatir, aku takut!"
"Iya-iya, aku paham, aku juga sama." timpal Alexa.
"Kenapa bisa?" ujar Krystal sesenggukan, ia menutupi wajahnya yang mulai di basahi air mata lagi.
"Saat kejadian, sedang hujan badai dan mungkin karena itu dia kehilangan pandangan dan menabrak kendaraan yang berlawanan arah dengannya."
Saat sedang mengobrol, tiba-tiba dokter keluar dari ruangan, Alexa langsung menghampiri bersama Krystal, tapi Krystal hanya diam, menyimak pun ia tak paham dengan bahasa mereka.
"Bagaimana?!" desak Krystal saat mereka selesai bicara.
Alexa diam sejenak, mengambil napas banyak-banyak, ia butuh persiapan untuk memberitahu Krystal.
"Jawab, Alexa!" hardik Krystal tak sabar, wajahnya masih berlinangan air mata.
Alexa masih bingung bagaimana menyampaikan kabar ini pada kekasih adiknya itu.
'Ya Tuhan, Leonel adalah kebahagiaan baru yang baru aku rasakan sebentar, jangan ambil pria itu dariku.' batin Krystal, tubuhnya sudah bersandar di dinding rumah sakit dan perlahan merosot ke bawah.
Dunianya runtuh.
Krystal akui, cintanya belum bisa jadi milik Leonel, tapi Krystal sayang Leonel.
Krystal menghargai keberadaannya.
Krystal bersyukur dan sangat mensyukuri hadirnya Leonel!
"Jangan ambil cinta dariku lagi, ya tuhan." rintihnya yang mana itu membuat Alexa prihatin.
Bakalan jarang update akhir Juni - awal July, karena sibuk banget beneran sibuk banget dari yang lembur terus, juga banyak kesibukan di real life.
Makasi yang masih nunggu dan maaf jarang update ✨💛
__ADS_1