NIKAHI AKU, MAS

NIKAHI AKU, MAS
Liburan


__ADS_3

Dua minggu kemudian...


Hari ini adalah hari bersantai untuk Gaga. Setelah bergelut dengan berbagai aktivitas kehidupan, Gaga akhirnya bisa menikmati masa-masa liburnya. Ia mengambil cuti tiga hari untuk merelaksasikan pikirannya. Dan kini ia sedang berenang di kolam renang rumahnya.


Tubuh Gaga sangat putih. Kulitnya juga mulus dan bersih. Saat sinar matahari mengenainya, bagai mutiara tersorot kamera. Gaga pintar merawat tubuh sekalipun sibuk bekerja. Dan kini ia ingin merelaksasikan diri.


Sang ibu menghampiri Gaga yang sedang menikmati sinar matahari pagi di kolam renangnya. "Kau tidak ingin mengajaknya ke sini?" tanya sang ibu kepada Gaga.


Gaga merasa malas menoleh ke ibunya. "Siapa yang ibu maksud? Aku tak mengerti." Gaga pun mendongakkan kepalanya agar sang mentari mengenai wajahnya.


Ibu Gaga yang masih tampak muda bak sosialita itu duduk di kursi santai yang ada di pinggir kolam. "Apa kau tidak menonton gosip? Kau digosipkan dengan wanita yang bernama Namia. Salah satu finalis ajang pencarian bakat itu," tutur sang ibu yang memakai daster bunga-bunganya.

__ADS_1


Gaga menoleh ke ibunya. "Aku manajernya, Bu. Aku yang mengurus semua jadwal kegiatannya," terang Gaga lalu beranjak dari kolam.


"Eh???" Sang ibu pun bertanya-tanya.


Gaga mengambil handuk. Ia duduk di samping ibunya sambil mengeringkan rambut. "Kalau ibu ingin aku mengajaknya sebagai calon menantu, itu tidak bisa sekarang. Tapi jika ibu ingin aku mengajaknya sebagai rekan kerja, hari ini juga bisa. Tinggal ibu mau yang mana?" Gaga meminta sang ibu memilih.


Sang ibu melipat kedua tangannya di dada. "Kau sudah tahu apa yang ibu harapkan. Jadi jangan banyak bertanya lagi. Ibu menunggu kabar baik dari kalian." Sang ibu beranjak pergi.


"Sudah cepat menikah! Sekalipun ibu tidak setuju, ibu akan menyetujuinya. Asal kau jangan menyesal saja dengan pilihan hidupmu." Sang ibu pun pergi berlalu.


Ibu Gaga bukanlah tipikal wanita yang suka bicara. Terlebih saat ini ia sedang menjadi bahan pertanyaan orang mengapa Gaga belum menikah. Selain untuk menutupi malu, ibu Gaga ingin menjaga nama baiknya. Sehingga akhir-akhir ini ia lebih pendiam dari biasanya. Dan Gaga mencoba memakluminya, karena ia sendiri tahu jika belum bisa memenuhi harapan ibunya. Tapi jauh di dalam hati Gaga menginginkan kebahagiaan itu selamanya.

__ADS_1


Aku tidak bisa menyatakan perasaan yang baru tumbuh ini. Dia juga masih membutuhkan ruang untuk beradaptasi dengan dunia hiburan. Jangan sampai aku malah mengekangnya. Biarlah dia mencari kebahagiaannya dulu. Dia juga mempunyai impian yang ingin diraihnya.


Gaga berusaha tenang dalam menjalani setiap proses kehidupannya. Ia juga tidak akan tergesa-gesa untuk menyatakan perasaannya kepada Namia. Gaga dan Namia belum lama mengenal. Keduanya juga masih membutuhkan waktu untuk sama-sama meraih impian. Karena itulah Gaga menahan isi hatinya kepada Namia. Ia masih menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkannya. Gaga memberi ruang bagi Namia untuk bergerak lebih leluasa.


Siang harinya...


Dering ponsel berbunyi, menyadarkan Gaga yang sedang tidur siang di kasurnya. Ia pun mengambil ponsel dari atas meja dengan mata yang masih terpejam. Gaga segera mengangkat telepon itu yang entah dari siapa. Dan tak lama terdengar suara seseorang dari seberang sana.


"Ga, cepet ke kantor! Ada masalah di sini!"


Ia pun mendengar suara itu dari ponselnya. Gaga pun lekas membuka mata untuk melihat siapa gerangan yang meneleponnya. Dan ternyata...

__ADS_1


Tomi? Bukannya dia lagi ambil cuti? Gaga merasa heran sendiri.


__ADS_2