NIKAHI AKU, MAS

NIKAHI AKU, MAS
Ingin Menjemput


__ADS_3

...Studio Gaga...



...... ...


Tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam sana. Hanya dengan seizin Gaga lah orang-orang bisa masuk ke studio. Karena hanya Gaga yang mengetahui password ruangannya. Ruangan itu juga dilengkapi dengan kursi tunggu dan AC di dalamnya. Sehingga Gaga tidak akan kepanasan selama berada di sana.


Kalau Namia terikat kontrak dua tahun, itu berarti aku tidak bisa menikahinya sebelum kontrak berakhir. Astaga, jadi aku harus sendiri lebih lama?


Gaga bertanya-tanya sendiri.


Gaga ingin segera menikahi Namia. Tapi ternyata keinginannya itu akan terhalang dengan kontrak DDE sendiri. Dan karena tidak ingin kepikiran lebih lama, Gaga akhirnya menelepon Namia. Ia ingin segera menanyakannya. Tapi ternyata Namia tidak juga mengangkat teleponnya.


Apa dia sudah sibuk sekarang?


Lantas Gaga pun mencoba menelepon manajer Namia. Ia ingin tahu Namia sedang berada di mana. Nada tunggu pun terdengar di ponselnya.


"Halo?" Tak lama Lina mengangkat telepon Gaga.


"Lin, Namia bersamamu?" tanya Gaga segera.


"Oh, Namia sedang audisi peran, Pak. Salah satu rumah produksi menawarkan peran untuknya," jawab Lina.

__ADS_1


"Sampai malam?" tanya Gaga lagi.


"Em, tidak, Pak. Hanya sampai sore saja. Malamnya dia akan menghadiri undangan di radio swasta," kata Lina lagi.


"Oke. Kabari aku nanti malam. Aku akan menjemputnya." Gaga menuturkan.


"Em, maksudnya?" tanya Lina lagi.


"Aku yang akan mengantar Namia pulang nanti malam. Jangan sampai terlupa," kata Gaga lagi.


"Baik, Pak." Lina pun mengiyakannya.


Gaga ingin segera menanyakan kepastian akan kontrak yang Namia tanda tangani. Ia khawatir Namia menandatangani kontrak edisi terbaru. Yang mana peraturan karyawan baru tidak boleh menikah selama dua tahun pertama. Dan tentu saja hal itu memberatkan Gaga. Karena Gaga ingin segera menikahi Namia. Ia pun berharap Namia masih menandatangani kontrak lama.


Wanita cantik yang rambutnya disanggul ke atas bak putri kerajaan itu sedang melakukan on air di salah satu radio swasta. Ia diundang sebagai bintang tamu acara. Tampak dirinya yang sedang berbincang ria. Sedang manajernya menunggu di luar studio. Ialah Namia yang memenuhi undangan pihak radio.


"Jadi kriteria Namia itu seperti apa?" tanya host radio swasta ini.


"Kriteria aku? Kriteria aku seperti ...."


Bersamaan dengan itu Gaga pun datang dengan wajah lelahnya. Ia datang untuk menjemput Namia. Namia pun tidak menyadari jika Gaga telah datang untuknya. Tampak Gaga yang bersapa dengan Lina.


"Berapa lama durasinya, Lin?" tanya Gaga ke Lina.

__ADS_1


"Dua jam, Pak. Tapi ini tinggal setengah jam lagi." Lina memberi tahu.


Gaga mengangguk. "Kalau begitu kau bisa pulang lebih dulu. Biar aku saja yang menemani Namia di sini. Apakah ada berkas kesepakatan yang harus ditandatangani?" tanya Gaga lagi.


Lina menggelengkan kepalanya. "Tidak ada, Pak. Pembayaran sudah ditransfer tadi." Lina mengabarkan.


"Baiklah." Gaga pun mengerti.


Lina akhirnya berpamitan karena bisa pulang cepat malam ini. Sedang Gaga bergantian menemani Namia dan menunggu di luar. Ia duduk di sofa yang berada di luar ruangan on air. Gaga pun melihat-lihat isi ponselnya sambil menunggu Namia selesai. Tapi ternyata rasa kantuk itu sudah tidak lagi tertahan. Dan akhirnya Gaga pun tertidur di sofa ruangan.


Setengah jam kemudian...


"Terima kasih, Namia."


Host radio mengucapkan terimakasih atas kedatangan Namia malam ini. Mereka pun keluar studio bersama. Tapi saat keluar, saat itu juga mereka kaget melihat Gaga sudah datang. Yang mana Gaga tertidur di sofa ruangan.


...... ...


...Namia...



...Gaga...

__ADS_1



__ADS_2