
Selamat membaca!
Zoya terkesiap melihat Lucas yang kembali, padahal pria itu belum lama pergi. Bahkan yang paling membuatnya tak menyangka Lucas datang di saat Flora hendak mengatakan sesuatu padanya.
"Sebenarnya apa yang akan Flora katakan padaku? Kenapa Lucas bisa datang tepat saat Flora hampir memberitahu tentang sesuatu yang tidak aku ketahui?" batin Zoya yang mulai bertanya-tanya di dalam hati.
"Jadi kamu sengaja mengikutiku dan Zoya sampai ke apartemen ini? Lalu kamu datang menemui Zoya setelah aku pergi? Wah, caramu benar-benar seperti seorang penguntit, tapi sayang kamu tidak begitu pintar!" tanya Lucas penuh penekanan, menatap Flora dengan sorot mata menghina.
__ADS_1
Flora tampak gugup. Ia tidak menyangka Lucas akan kembali di saat dirinya datang untuk meminta Zoya pergi dari kehidupan pria yang dicintainya.
"Lucas, sebenarnya aku datang ke sini mau ketemu sama kamu. Tapi ternyata kamu enggak ada, makanya aku memutuskan untuk berbicara dengan Zoya."
"Tidak perlu berkilah karena aku bukan orang yang bisa kamu bodohi! Aku tau apa tujuanmu datang menemui Zoya! Dengar ya, Flora! Sampai kapan pun aku tidak akan pernah menikahimu karena wanita yang akan aku nikahi hanyalah Zoya! Jadi tolong tau diri sedikit dan menyerahlah!" tegas Lucas dengan sorot mata yang menajam.
"Tega kamu, Lucas! Setelah semua yang sudah aku persiapkan untuk pernikahan kita, kamu malah membayar wanita ini untuk berpura-pura menjadi kekasihmu agar pernikahan kita gagal. Lucas, seharusnya kamu tau aku ini siapa dan bagaimana karakterku, kita pernah menghabiskan waktu bersama saat kuliah dulu dan aku bukanlah wanita yang mudah menyerah saat menginginkan sesuatu!" jawab Flora yang masih coba memperjuangkan keinginannya sekalipun harus berhadapan dengan Lucas yang memiliki watak yang keras kepala.
__ADS_1
Tanpa menunggu jawaban dari Flora, Lucas pun menghampiri Zoya. Lalu, menarik tubuh wanita itu dan mendekap dengan erat ke dalam pelukannya.
Zoya hanya bergeming. Diam tanpa suara dengan kedua mata yang membulat saat Lucas lagi dan lagi bersandiwara di depan Flora. "Dia pasti melakukan ini untuk memanas-manasi Flora. Tapi, apakah tadi Lucas mendengar apa yang telah aku katakan pada Flora? Kalau dia mendengarnya, pasti nanti dia akan menghukumku setelah Flora pergi. Bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan?" batin Zoya yang mencemaskan nasibnya setelah ini.
Tiba-tiba saja Flora tertawa dengan kedua mata yang berkaca-kaca melihat Lucas memeluk Zoya di depannya.
"Lucas, Lucas! Kamu tidak perlu berakting untuk mengelabuiku. Jelas-jelas aku sudah mengetahui hubungan kalian yang sebenarnya. Kamu memang tidak membayarnya dengan uang, tapi kamu mengancamnya dengan harapan palsu! Aku yakin jika Zoya mengetahui apa yang kamu sembunyikan, dia pasti akan pergi sejauh-jauhnya dari hidupmu tanpa aku harus memintanya!" Flora mengatakan itu dengan lantang dan terdengar penuh penekanan. Seringai tajam pun tampak jelas melengkung dari sebelah sudut bibirnya hingga kedua matanya benar-benar terlihat seperti menantang Lucas karena begitu tajam menatap pria itu.
__ADS_1
Sontak saja perkataan Flora membuat Lucas sampai menyipitkan kedua matanya. Tentu ia merasa sangat terkejut karena rahasia ini hanya diketahui olehnya dan juga Alden, asisten pribadinya. "Sial! Bagaimana mungkin dia mengetahui rahasiaku. Siapa yang sudah memberitahunya? Sekarang aku tidak bisa diam saja membiarkan Flora membocorkan rahasiaku pada Zoya, aku tidak mau jika Zoya malah akan pergi dan aku akan kehilangan anak yang sedang dikandungnya. Aku harus melakukan sesuatu untuk menyingkirkan Flora agar rahasiaku aman!" batin Lucas memutuskan untuk tetap mempertahankan Zoya di sampingnya sampai anak itu lahir yang nantinya akan menjadi penerusnya. Selain itu, Lucas juga menganggap jika keberadaan Zoya benar-benar bisa ia jadikan tameng agar pria itu masih bisa melakukan kebiasaannya yang suka bermain wanita, walau sudah menikah nanti.
Bersambung✍️