One Night Destiny

One Night Destiny
Sangat Terkejut


__ADS_3

Selamat membaca!


Suasana di dalam sebuah kamar saat itu terdengar sunyi. Tak ada siapa pun di sana, kecuali Zoya yang masih tak sadarkan diri hingga detik ini. Setidaknya sudah 3 jam, wanita itu terlelap karena pengaruh obat bius yang membekap hidungnya saat di taksi.


Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dari depan kamar, suara yang semakin mendekat hingga akhirnya pintu kamar pun terbuka.


"Ternyata dia masih belum sadar juga." Pria itu pun mulai melangkah maju. Mendekati Zoya, lalu duduk di tepi ranjang setelah langkahnya tiba tepat di samping tubuh Zoya yang terkulai lemah.


"Zoya, Zoya ... bagaimana kamu bisa berpikir jika aku akan melepaskanmu begitu saja?" Jemari tangan pria itu mulai menyentuh wajah Zoya dengan lembut. Merasakan betapa halusnya permukaan wajah Zoya yang memang terasa sangat mulus, tanpa noda hitam sedikit pun.


Tanpa disadari pria itu, Zoya yang mulai terjaga tiba-tiba tersentak kaget saat merasakan sentuhan jemari dari pria yang kini ada tepat di sebelahnya.


"Lucas ... kamu?" Zoya sama sekali tidak menyangka saat membuka mata, sosok pria yang ia tahu seharusnya mendekam di dalam penjara kini ada di depan matanya.

__ADS_1


"Kenapa? Kamu kaget melihatku bisa ada di sini?" Lucas menarik sebelah sudutnya. Menajamkan kedua matanya sambil berusaha menggapai wajah Zoya yang terus beringsut mundur menjauhinya.


"Jangan dekati aku, Lucas!" Zoya menepis tangan Lucas dengan kasar. Membuat seringai licik di wajah tampan Lucas kian terlihat.


"Baiklah, aku akan memberimu waktu untuk menyamankan dirimu di sini. Tapi, persiapkan dirimu karena besok kita akan menikah di rumah ini."


Raut wajah Zoya benar-benar menampilkan keterkejutan hingga kedua matanya tampak membulat sempurna. "Apa? Menikah!?"


"Kamu pikir bisa melarikan diri dariku begitu saja dengan membuatku masuk penjara! Apa kamu lupa saat pertama kali kita bertemu? Aku pernah mengatakan padamu jika hukum tidak akan bisa menyentuhku. Jadi, percuma saja kamu melakukan semua itu."


"Aku lebih benci jika harus membiarkanmu kabur dariku."


"Kenapa? Bukankah aku hanya menyusahkanmu saja! Harusnya kamu membiarkan aku pergi." Zoya terus berusaha menyakinkan Lucas agar mengurungkan niat untuk menikahinya. Bagaimanapun juga, Zoya tidak ingin menikah dengan seorang pria yang tidak dicintainya. Terlebih pria itu adalah Lucas. Orang yang telah menyebabkan ibunya meninggal.

__ADS_1


"Apa kamu lupa, kamu sedang mengandung anakku? Kamu tenang saja! Pernikahan kita hanya akan berlangsung sampai anak itu lahir. Artinya, selama itu kamu harus tetap ada di rumah ini dan tidak boleh pergi ke mana pun. Dan, setelah anakku lahir, aku akan membiarkanmu pergi karena aku sudah tidak lagi membutuhkanmu!"


Tanpa menunggu jawaban Zoya, Lucas langsung melangkah menuju pintu kamar. Meninggalkan Zoya yang coba beranjak untuk mengejarnya.


"Tunggu, Lucas! Kamu enggak boleh pergi begitu saja tanpa mendengarkanku. Aku tidak mau menikah denganmu!"


Bersamaan dengan itu, Lucas menutup pintu kamar, lalu menguncinya. Pria itu benar-benar tidak menghiraukan semua perkataan Zoya. Entah apa yang ada dipikirannya saat ini hingga ia memutuskan untuk mempercepat rencana pernikahannya dengan Zoya yang seharusnya baru akan berlangsung setelah wanita itu melahirkan anaknya.


"Lucas, aku enggak akan sudi menikah denganmu! Kamu dengar itu, Lucas!" Zoya mulai menangis. Meratapi hidup yang sungguh seperti neraka untuknya sejak bertemu dengan Lucas. Tak ada kebahagiaan, bahkan kebebasan yang sebelumnya ia miliki seolah dirampas dengan paksa darinya.


"Sekarang aku harus bagaimana, Tuhan?" Zoya menyandarkan tubuhnya pada badan pintu. Lalu, mulai terduduk di lantai sambil memperhatikan sekeliling kamar dengan jendela yang tirainya tampak terbuka.


"Bagaimanapun caranya aku harus kabur dari rumah ini sebelum pernikahan besok?" Zoya mulai mengusap air mata di kedua pipinya sambil beranjak dari posisi duduknya untuk menuju jendela kamar yang ada di depan sana. Ya, jendela itu adalah satu-satunya jalan yang terpikirkan oleh Zoya untuk dapat melarikan diri dari Lucas.

__ADS_1


Bersambung ✍️


__ADS_2