
Selamat membaca!
Setelah sempat terdiam dan memikirkan jawaban apa yang harus dikatakannya, Lucas pun akhirnya menjawab setelah Flora mengulang pertanyaannya kembali. "Jelas aku mencintainya karena dia adalah calon ibu dari anakku." Pria itu kembali menatap wajah Flora yang seketika menajamkan sorot matanya penuh amarah.
"Kamu bohong, Lucas! Jelas-jelas kamu tidak mencintainya dan kamu menikahi wanita itu hanya karena anak yang ada di kandungannya. Bahkan kamu yang memaksa Zoya agar mau menikah denganmu dan sengaja mengancamnya. Lagi pula sore tadi aku melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana kondisi wajah Zoya yang babak belur karena perbuatanmu. Jujur sama aku, Luc! Kamu tidak cinta sama dia, kan?" tanya Flora tak bisa menerima jawaban Lucas yang mencintai Zoya. Ia merasa yakin jika Lucas tengah membohonginya dan berkata tidak sesuai dengan isi hatinya.
Perkataan Flora yang seolah-olah mendesaknya membuat Lucas merasa kesal. Rahang wajahnya seketika mengeras dengan sorot mata yang begitu tajam menatap wajah Flora tak lagi menunjukkan kebaikan. Ya, itu merupakan hal yang wajah karena memang Lucas tidak suka jika ditekan oleh siapa pun, bahkan Edward sekalipun akan dilawan olehnya, apalagi Flora, wanita yang sudah membuat hidupnya menjadi rumit karena dijodohkan dengannya. "Aku sudah menjelaskan hubunganku dengan Zoya padamu, terserah kamu mau percaya atau tidak! Pokoknya asal kamu tau, wajah Zoya memar bukan karena perbuatanku, tapi karena kecerobohannya sendiri. Aku pergi meninggalkannya di apartemen karena mau mencari obat di apotek. Jadi sebaiknya kamu tidak asal menuduhku tanpa bukti!" jawab Lucas yang suaranya mulai terdengar dingin.
__ADS_1
Flora tertawa mendengar jawaban itu. Ia merasa tidak tahan untuk menyampaikan sesuatu pada Lucas yang menunjukkan jika dirinya bukan wanita bodoh yang mudah ditipu.
"Lucas, aku bukan Zoya yang bisa kamu bodohi. Sebaiknya kamu berhenti bersandiwara di hadapanku dan urungkan rencana pernikahanmu dengan wanita itu. Menikahlah denganku dan aku akan berusaha memiliki anak yang dikandung oleh Zoya setelah bayi itu lahir agar dia bisa tinggal bersama kita!"
"Jangan membual kamu, Flo!"
Sontak saja Lucas terkejut karena ternyata Flora benar-benar mengetahui rahasia besarnya. "Dari mana kamu tau tentang hal itu?"
__ADS_1
"Kamu lupa siapa aku? Walaupun kamu sudah bekerja sama dengan media yang meliput berita kebakaran waktu itu untuk melenyapkan semua kebenaran tentang penyebab kebakaran itu, tapi aku bisa dengan mudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan aku tau jika kamu adalah pelaku yang membakar toko bunga milik Zoya!" jawab Flora dengan tegas menyampaikan apa yang ia ketahui soal Zoya.
Tubuh Lucas seketika menegang, napasnya begitu tercekat karena rahasia besarnya ternyata diketahui oleh Flora. Ya, walaupun ia sudah menutupinya dengan serapi mungkin, tapi tetap saja Flora berhasil mengetahuinya. Hal yang terjadi saat ini begitu di luar dugaannya.
"Sial! Flora benar-benar memegang kartu AS-ku! Aku tidak bisa membiarkan dia bebas karena itu akan sangat berbahaya, bisa saja Flora akan menyampaikan hal ini pada Mommy dan Daddy untuk membatalkan pernikahanku dengan Zoya dan tidak menutup kemungkinan dia juga akan menyampaikan rahasia ini pada Zoya. Tidak! Aku tidak boleh membiarkan semua itu terjadi," batin Lucas yang tak mampu menutupi kecemasannya saat ini hingga ia pun mulai berpikir untuk melakukan sesuatu agar Flora tutup mulut sampai ia berhasil menikah dengan Zoya.
Bersambung✍️
__ADS_1