
HAPPY READING GUYS!!🥰
PENCET TOMBOL LIKE, COMMENT DAN VOTE YUK👇🏻
......................
Setelah makan malam, mereka memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing, bahkan mereka membatalkan niatnya untuk berkaraoke dikarenakan Alexa tiba-tiba ingin cepat pulang.
“Kenapa cepet-cepet sih?” Tanya Risa kepada Alexa saat sudah duduk di dalam mobil.
“Aku lagi gak enak badan, nanti kamu langsung balik aja kerumah ya abis drop Aku ke apartemen” balas Alexa.
“Ya udah aku temenin di apartemen aja ya?” Tanya Risa.
Alexa menggeleng “Gak perlu.. Aku lagi pengen sendiri”
“Tapi nanti kabarin kalau ada apa-apa ya” balas Risa.
Alexa mengangguk.
Risa mengerti permintaan Alexa itu, saat mereka sudah sampai di Apartemen Alexa, Risa langsung meninggalkannya dan pulang kerumahnya.
Alexa benar-benar kehilangan mood nya setelah mengetahui Digo tidak bisa datang ke makan malam itu dikarenakan sedang bersama calon tunangannya itu bahkan Digo tidak mengirimkan pesan atau menelponnya sejak tadi.
Dia memencet tombol pintu Apartemennya dan langsung melempar tasnya ke ranjang dan merebahkan dirinya juga.
Tiba-tiba dia menangis, sungguh perasaannya sangat aneh.. entah mengapa dia sangat mudah menangis akhir-akhir ini “dasar cengeng” ujarnya sambil menghapus air matanya.
Dia mencoba untuk tidur tapi matanya tetap saja tidak mengantuk dan pikirannya selalu mengarah kepada Digo. Dia sungguh menunggu pesan atau panggilan darinya.
......................
Di lain tempat, Alika sudah menyelesaikan urusannya dan menghampiri Digo yang sejak tadi juga menonton acara seminarnya.
“Sudah selesai?” Tanya Digo.
Alika mengangguk “Maaf ya karena ini, kamu menunggu lama”
Digo menggeleng “Aku bahkan senang karena menonton seminar yang bermanfaat seperti ini”
Alika tersenyum setelah mendengar pujian dari Digo.
KREOK
Tiba-tiba suara perut Alika terdengar, sepertinya Ia saat ini sedang lapar.
Digo yang mendengarnya langsung menjadi peka “Bagaimana jika kita makan dulu?”
Alika mengangguk “yuk”
Mereka pergi makan di tempat angkringan di pinggir jalan, Digo ingin melihat ekspresi Alika jika di ajak untuk makan dipinggir jalan, apakah Alika akan marah?
“Gak apa kan kita makan disini?” Tanya Digo memberhentikan mobilnya dipinggir jalan.
“Kamu makan sendiri saja ya, aku sedang tidak ingin makan” ujar Alika bohong yang sebenarnya sudah sangat lapar.
Melihat keadaan tempat makan itu yang sangat ramai dan tempat yang penuh dengan asap rokok, membuat Alika menjadi tidak nyaman.
“Ya sudah kita pergi ke restoran saja ya?” Tanya Digo.
__ADS_1
Alika mengangguk “itu lebih baik”
“Ternyata dia tidak senang dengan situasi seperti ini” batin Digo.
Digo mengajak Alika pergi ke restoran 24 jam dan Alika terlihat makan dengan lahap, ternyata dia sudah benar-benar kelaparan.
“Maaf ya tadi aku nolak makan disitu.. aku gak pernah makan di emperan” ujar Alika jujur.
Digo mengerti bahwa Alika tumbuh di keluarga yang kaya dan dia pasti sangat di manjakan, bahkan dia bersekolah di England, jelas dia belum pernah makan ditempat seperti itu.
“Tidak apa-apa” balas Digo sambil tersenyum.
Setelah selesai makan, Digo mengantar Alika pulang kerumah dengan selamat.
“Terimakasih untuk hari ini, Aku senang kamu bisa meluangkan waktumu demi aku” ujar Alika.
“Aku rasa tidak ada salahnya untuk memikirkan perkataan orang tua kita” tambah Alika lagi.
“Maksudmu?” Tanya Digo.
“Tentang perjodohan itu.. apakah kamu sudah memutuskannya?” Tanya Alika balik.
“Aku rasa ini terlalu cepat..” balas Digo.
“Baiklah, aku mengerti.. sampai jumpa Digo”
“Sampai jumpa Alika”
Alika melambaikan tangannya sambil tersenyum dan Digo membalasnya.
......................
Digo langsung memencet nomor Alexa, dengan cepat pula Alexa mengangkat panggilannya itu.
“Halo, Dokter” ujar Alexa
“Halo, Alexa” balas Digo.
Mereka terdiam beberapa saat
“Kamu kemana saja? Kenapa baru menghubungiku?” Ujar Alexa.
“Maaf saya tidak bisa datang, saya sedang ada urusan tadi” balas Digo.
“Bersama siapa?” Tanya Alexa mengetest kejujuran Digo.
Digo terdiam sebentar
“Emmm.. Alika, dia adalah anak dari teman Ibu saya dan juga teman masa kecil saya” ujar Digo jujur.
“Dia mendapatkan promosi dari ayahnya untuk mengadakan seminar, dia baru saja pulang dari England jadi Ibunya khawatir jika dia harus pergi sendirian, jadi dia memintaku untuk mengantarnya” lanjut Digo panjang.
“Dia sudah jujur” batin Alexa.
“Lalu.. bagaimana dengan seminarnya?” Tanya Alexa penasaran.
“Eemmm.. syukurnya berjalan dengan lancar” balas Digo.
“Bagaimana dengan kondisi kakimu, apakah masih merepotkanmu?” Tanya Digo pengertian.
__ADS_1
Alexa menggeleng “Sudah lebih baik sekarang”
“Apakah kamu senang hari ini?” Tanya Alexa tiba-tiba.
“Lumayan, bagaimana denganmu?” Balas Digo dan bertanya balik.
“Aku sangat sedih” balas Alexa.
“Tapi.. kenapa?” Tanya Digo.
“Karena kamu tidak menghubungiku, yaaa.. aku tau aku bukan siapa-siapa.. tapi kamu sudah membuat janji denganku.. seharusnya kamu mengatakannya dengan cepat jika tidak bisa datang, jadi aku tidak akan cemas menunggumu” balas Alexa sangat blak-blakkan.
“Emmm.. sorry” balas Digo.
“Jadi saya harus melakukan apa agar anda senang kembali?” Lanjut Digo lagi.
“Mari menikmati hari bersama denganku besok, kamu setuju?” Ujar Alexa sedikit gugup tapi dia sungguh menginginkan itu.
“Bagaimana dengan Keivan?” Tanya Digo karena sepengetahuannya Keivan pasti telah menyatakan cinta kemarin
“Aku bertanya kepadamu kan Dokter Digo? Jadi itu tidak ada sama sekali hubungannya dengan Keivan” ujar Alexa.
“Baiklah, saya bersedia” ujar Digo yakin akan menghabiskan waktu bersama Alexa besok.
“Baiklah, aku menunggumu.. sampai jumpa besok” balas Alexa sangat senang.
“Sampai jumpa besok juga” ujar Digo lagi sambil mengakhiri panggilan.
......................
Mood Alexa langsung bertambah dan hatinya menjadi sangat senang “asik.. asik… yeyeyeueyeyeyey”
Dia langsung memegang boneka pemberian Digo saat dirumah sakit yang sengaja di berikan nama Ucup. “Doain besok semuanya lancar ya cup”
Alexa menyalakan alarm agar bisa bangun lebih awal besok, dan langsung merebahkan dirinya di ranjang dan menarik selimut lalu memejamkan matanya tidur.
......................
TRING
TRING
“Astaga, alarm ini menganggu mimpi indahku saja” ujar Alexa masih berguling-guling di ranjangnya.
TING
“Saya akan sampai sebentar lagi” pesan notifikasi dari Digo.
Alexa langsung buru-buru bangun dari ranjangnya dan pergi mandi “Astaga, aku tidak mengira dia akan datang secepat ini”
Dia memakai riasan yang simple dan kemeja bermotif garis-garis yang membuatnya terlihat cantik dalam kesederhanaanya.
TING
“Saya sudah di bawah” pesan dari Digo lagi.
Alexa langsung membalasnya “Sebentar lagi aku akan turun, tunggulah”
__ADS_1
Alexa segera turun untuk menghampiri Digo, ada rasa grogi didalam dirinya, dia menganggap hari ini adalah kencan pertamanya bersama Digo.