OPERASI CINTA

OPERASI CINTA
Monthsary


__ADS_3

HAPPY READINGđŸ„°


Jangan lupa di like, comment dan vote aku yaa, follow aku juga agar tau tentang novel-novel terbaru aku😘😘


...****************...


Alexa tak langsung datang keruangan Digo, dia memilih untuk membeli sesuatu dulu dikantin, untuk makan siangnya.


Digo sampai diruangannya terlebih dahulu, syukurnya Alexa belum masuk, karena Digo memiliki sesuatu yang spesial dan akan menjadi suprise.


Alexa membuka pintu ruangan Digo sambil membawa sekantung plastik berisi 2 kotak makanan.


“Aku kira kamu belum datang” ujar Alexa melihat Digo sudah duduk dimejanya.


“Aku kira kamu sudah lama menungguku” balas Digo menghentikan aktivitas menulisnya.


“Aku beli ini dulu tadi” ujar Alexa sambil menaruh sekantung tas itu dimeja.


“Makan yuk sayang” lanjut Alexa lagi.


Digo pun ikut duduk disamping Alexa, tapi sebelum itu Digo ingin menunjukkan sesuatu, dia membawa kotak kecil berwarna merah, seperti kotak perhiasan.


“Sayang..” ujar Digo menunjukkan kotak kecil itu.


Alexa langsung fokus ke kotak kecil itu “Apa ini?”


Digo langsung tertawa kecil “kasih tau gak ya..” ejeknya


“Ihh kalau enggak mau kasih tau, jangan ditunjukkin” balas Alexa.


Alexa hanya fokus untuk membuka kotak makanannya karena dia sudah sangat lapar.


“Kamu inget gak sekarang tanggal berapa sayang?” Tanya Digo.


“Tanggal 18, kenapa sayang?” Tanya Alexa balik.


“Terus tanggal 18 itu ada apa?” Tanya Digo lagi.


Alexa nampak berpikir “maksudnya? Aku gak ngerti.. kalau aku lagi laper memang susah mikirnyaa sayang”


“Untung aku sayang” batin Digo memikirkan kelemotan Alexa.


“Sekarang hari jadi pacaran kita yang ke 2 bulan sayang” ujar Digo setelah itu.


Alexa terkejut karena Digo seteliti itu, dia mengingat tanggal mereka jadian padahal biasanya itu adalah tugas wanita.


“Maaf.. aku lupa sayang” balas Alexa.


“Aku sedang memikirkan banyak hal terlebih tentang menyiapkan operasi” lanjut Alexa


Digo mengerti maksud Alexa dan itu sudah wajar, lagipula biasanya pasangan lain merayakan anniversary pada 1 tahun, tapi dirinya ingin merayakannya setiap bulan.


“Ini dari aku buat kamu” ujar Digo membuka kotak perhiasan itu.


Sebuah kalung liontin berwarna putih, itulah isi dari kotak itu.


“Wahh..” ujar Alexa terpukau.


“Ini bagus banget..” puji Alexa.

__ADS_1


“Kamu suka sayang?” Tanya Digo.


Alexa mengangguk “suka sayang, suka banget”


“Aku pakein yaa sayang” ujar Digo.


Alexa langsung berbalik badan agar memudahkan Digo mengenakan kalung itu dilehernya.


Alexa menyentuh kalung yang sudah terpasang dilehernya “makasih sayang”


“Aku seneng kamu suka pemberian aku” balas Digo.


Alexa masih menatap kalung dilehernya sambil tersenyum-senyum.


“Eh tapi aku belum nyiapin hadiah untuk kamu” balas Alexa sadar.


“Tenang sayang” balas Digo.


“Tapi aku gak enak gak ngasi kamu apa-apa” balas Alexa.


“Yaudah nanti kamu pikirin aja mau ngasih aku apa..” balas Digo.


“Sekarang kita makan dulu” lanjut Digo.


“Okey, gimana kalau kita dinner aja di Apartemen aku ?!” bujuk Alexa.


Digo mengangguk setuju.


Mereka akhirnya makan siang bersama-sama, setelah itu bekerja lagi sampai jam prakteknya selesai.


Mereka sudah berjanji akan dinner bersama malam ini di Apartemen, dan Alexa mempunyai sedikit waktu untuk mempersiapkan semuanya.


TING


NONG


Bunyi Bel apartemen Alexa berdering, itu artinya Digo telah sampai.


Alexa membuka pintu apartemennya dan benar saja Digo sudah berada didepan pintu.


“Aku boleh masuk?” Tanya Digo.


Alexa membuka pintu dan mempersilahkan kekasihnya itu untuk masuk “silahkan..”


Digo melihat Alexa sudah menyiapkan makan malamnya dengan romantis.


“Makanannya aku pesen online, aku gak bisa masak sayang” ujar Alexa takut Digo berekspetasi tinggi.


Digo juga paham bahwa Alexa sudah sibuk seharian dirumah sakit, tapi dia bisa menyiapkan makan malam ini ditengah kesibukannya dan itu sungguh hebat.


“aku mau makan sama kamu, gak peduli siapapun yang masak” balas Digo sambil tersenyum.


Alexa senang karena Digo menghargai apapun yang dia lakukan.


“Sebentar.. agar suasananya semakin romantis, aku puter lagu dulu” ujar Alexa langsung menghidupkan musik.


Lagu pun mengiringi makan malam mereka.


Tanpa basa- basi akhirnya mereka mulai makan malamnya.

__ADS_1


“Sepertinya kita harus lebih sering melakukan hal berdua seperti ini” ujar Digo sambil mengunyah makanannya.


“Iyaa.. aku setuju..” balas Alexa sambil tersenyum.


Digo menyentuh tangan Alexa lembut “Terimakasih sudah hadir didalam hidupku”


Alexa juga menyentuh tangan Digo “Terimakasih karena sudah menerimaku”


Alexa juga sudah menyiapkan soft drink untuk akhir makan malam mereka.


Setelah menyelesaikan makan malamnya, mereka berbincang-bincang sambil melihat album foto Alexa saat kecil dulu.


Mereka duduk bersebelahan di sofa.


“Kamu sudah cantik sejak kecil sayang” puji Digo sambil menunjuk salah satu foto Alexa.


Alexa hanya tersenyum malu-malu.


Setelah album dibalik kehalaman selanjutnya, Digo tertawa melihat foto Alexa yang bibirnya berlumuran coklat, tapi sungguh itu sangat imut.


“Aaaa aku malu” balas Alexa akhirnya menutup albumnya.


“Tidak apa.. aku juga sering melihatmu seperti itu” ejek Digo.


Alexa langsung mencubit pinggang Digo karna malu.


“Awhh” keluh Digo merasakan sakit.


“Aku ingin lihat foto yang lain lagi sayang..” bujuk Digo lagi.


“Gamau.. nanti kamu ejek aku lagi” balas Alexa.


“Enggak aku janji..” balas Digo.


Alexa langsung membawa album itu menghindar dari Digo.


Digo mengejar Alexa dan berharap bisa mengambil album itu lagi.


Tapi BRUK..


Mereka jatuh diranjang bersama-sama.


Dengan posisi Alexa berada di atas Digo.


Sudah bisa dibayangkan betapa dekatnya mereka sekarang, mereka hanya bisa saling tatap.


Alexa hendak bangun tapi Digo menahannya dari bawah.


Digo terhipnotis malam itu, dia benar-benar ingin melakukan hal yang lebih bersama Alexa.


“Sayang..” ujar Alexa pelan saat Digo lebih merapatkan posisi mereka.


CUP


Digo menc*ium bibir Alexa lembut, dan seketika itu juga Alexa tidak menolak dan hanya bisa menutup mata.


Digo memutar posisi sehingga Alexa berada dibawahnya, dan kembali melanjutkan c*iumannya itu, lebih dalam dan menuntut.


Alexa sampai hampir kehabisan nafas meladeni perang c*iuman malam itu.

__ADS_1


__ADS_2