
HAPPY READING GUYS!
Keesokan harinya Alexa masih merasa sedikit kesal, seluruh badannya sampai kesakitan akibat perbuatan Digo, bisa-bisanya tubuhnya terlempar di bathup, sungguh memalukan..
“Sayang..” sapa Digo sambil mengelus pipi Alexa yang masih tertidur.
Alexa langsung membalikkan tubuhnya ke lain arah.
“Lari pagi yuk?” Ajak Digo.
Alexa tak habis pikir dengan ajakan Digo itu, apakah niat Digo memang benar untuk berolahraga atau hanya agar berat badannya turun.
“GAK USAH! Mulai sekarang aku bakalan diet” balas Alexa dengan nada yang seperti menangis.
Digo merasa bersalah, dia tidak bermaksud untuk mengatakan hal itu, niatnya memang ingin berolahraga dan mencari udara segar.
“Sayang.. bukan gitu..” jawab Digo.
“Aku sadar aku gak sempurna.. kamu gak usah nyindir aku..” balas Alexa.
Digo langsung membalikkan tubuh Alexa kehadapannya, dan menatap mata Alexa yang sudah berlinang air mata.
“Niat aku memang untuk olahraga sayang, jalan-jalan, sambil belanja bulanan.. kamu sempurna di mata aku” balas Digo sambil menghapus air mata Alexa.
“Maaf udah bikin kamu nangis, I love you..” lanjut Digo lagi.
CUP
CUP
Digo mencium lembut bibir mungil Alexa dengan penuh cinta, dengan harapan semua keadaan menjadi normal kembali.
“Sekarang kita jalan-jalan ya sayang?” Ajak Digo dengan senyuman.
Alexa mengangguk mau.
“Sayang gak kerja?” Tanya Alexa.
Digo mengecup bibir mungil Alexa lagi “Libur demi kamu..”
Alexa langsung tersipu malu, dia bangkit dari tidurnya dan mulai bersiap-siap diri.
Sambil menunggu Alexa yang masih bersiap-siap, Digo memilih untuk memainkan ponselnya sebentar, dia berpikir untuk mencari sesuatu di browser, ternyata dia mencari “Bagaimana cara menjadi suami yang romantis”
maklum saja selama ini dia belum pernah menjalani hubungan cinta yang serius, apalagi saat bersama Raisa, sifat Digo terlalu kaku dan membuat Raisa cepat bosan.
“Sayang.. sayang.. ambilin handuk aku dong” teriak Alexa dari kamar mandi.
Digo masih fokus membaca artikel itu sampai tidak mendengar teriakan istrinya itu.
__ADS_1
Alexa menunggu lumayan lama, dia heran entah kemana perginya suaminya itu.
Alexa membuka pintu kamar mandi dan terlihatlah Digo sedang asik bermain ponsel dan terlihat sangat fokus.
“SAYANG!!!” Teriaknya keras.
Digo langsung menoleh kearah Alexa “Kenapa sayang?”
“Kenapa.. Kenapa..!! Aku dari tadi panggilin kamu..” balas Alexa.
“Oh ya? Maaf sayang tadi ada telpon dari rumah sakit” elak Digo.
“Aku mau minta tolong ambilin handuk aku..” balas Alexa.
Digo langsung mengambilkan handuk dan mengantarnya sampai kedepan pintu kamar mandi.
“Mana bayarannya?” Tanya Digo.
“Bayaran apa?” Tanya Alexa balik.
“Bayaran karena udah ngambilin handuk.. kamu harus ngasih aku sesuatu..” balas Digo.
“Dih pamrih amat..” balas Alexa, dia ingin menutup pintu kamar mandi lagi tapi langsung dicegah lagi oleh Digo.
“Aku ikut masuk kedalem yah..” ujar Digo nakal.
“Jangan…” balas Alexa, dia tidak bisa menahan dorongan pintu dari Digo.
“Katanya mau jalan-jalan?!” Balas Alexa.
“Gempur dulu tapi..” jawab Digo dengan senyuman nakalnya, dia sudah mengunci pintu kamar mandi.
Ahhh melihat Alexa dengan tampilan polosnya itu membuat Digo semakin tertantang.
Alexa menutupi area tubuhnya dengan tangannya “Sayang.. keluar..”
“Sebentar aja sayang..” bujuk Digo.
Digo melepas kaos dan celananya, dia ingin mempraktekan artikel yang dia baca tadi
“Buatlah permainan ranjang yang menyenangkan”
Digo menyudutkan tubuh Alexa ke tembok, menghidupkan shower dan saling membasahi tubuh mereka masing-masing.
“Sayang..” keluh Alexa.
CUP
Digo m*elumat bibir Alexa dengan rakus, membelit lidah didalam dan tangannya m*eremas gundukan besar itu.
“Ahhhhh” lenguh Alexa saat merasakan intinya di obrak-abrik oleh Digo.
__ADS_1
Digo menarik paha Alexa untuk melebarkan jalan untuk senjatanya masuk kedalam inti Alexa.
JLEB
JLEB
“Awhh awhh ehh ahh” dezah Alexa, wajahnya bersembunyi di pundak tegap suaminya.
Sedangkan Digo terus menghentak-hentakkan tubuhnya sambil berdehem kenikmatan.
Alexa melilitkan kedua kakinya ke pinggul Digo agar dirinya tidak terjatuh, dengan begitu justru membuat penyatuan mereka menjadi semakin dalam.
“Ahhh sayang kamu enak..” racau Digo masih terus menerobos tanpa kenal lelah.
Sedangkan Alexa merasakan sensasi nikmat yang luar biasa, mungkinkah dia juga merasa ketagihan jika melakukan hal ini terus setiap hari?
Digo membalikkan tubuh Alexa kebelakang, dia ingin mencoba gaya b*ercinta yang lain.
“Emmphhhh” dezah Alexa merasakan sesuatu yang sayang nikmat bergejolak didalam tubuhnya.
“nyaman sayang?” Tanya Digo sambil meremas gundukan besar itu dari belakang.
“Yahhh ehh ahhh” racau Alexa sambil mengangguk.
Tanpa basa basi Digo langsung merangkul Alexa menuju ke ranjang besar mereka, dengan teliti dan merebahkan tubuh istrinya dengan nyaman disana.
CUP
CUP
“I LOVE YOU” ujar Digo sambil tersenyum.
“I LOVE YOU MORE” balas Alexa dengan nafas terengah-engah.
Digo naik lagi ke tubuh Alexa, menenggelamkan wajahnya ke inti istrinya itu, dan memagutnya dengan lihai.
“Ahhhh ahhh” racau Alexa sambil meremas rambut Digo dibawah.
“Aku keluar lagihh” teriak Alexa, tubuhnya terasa tersetrum listrik.
Digo menelan habis cairan itu, aroma inti istrinya benar-benar menggoda.
Setelah memberikan jeda seperkian detik akhirnya Digo mengarahkan senjatanya lagi ke inti sempit milik Alexa lagi.
“Ahhhhhh kapan dong jalan-jalannya” keluh Alexa.
“Habis ini ya sayang..” balas Digo dengan terus menggoyang-goyangkan badannya diatas.
Alexa pun pasrah dengan perbuatan suaminya itu.
Note : Cerita akan selalu ada yang hot-hot nya karena mereka sudah menikah guys.. jadi yang belum cukup umur, diharapkan untuk tidak membaca part yang sudah aku lambangi (+) yaa..
__ADS_1