
HAPPY READING🥰
Jangan lupa di like, comment dan vote aku yaa, follow aku juga agar tau tentang novel-novel terbaru aku😘😘
DOUBLE UP!! PART TERMANIS KHUSUS UNTUK READERS SETIA.. SELAMAT BUKA PUASA BAGI UMAT YANG MERAYAKAN🙏🏻
Setelah filmnya selesai diputar, semua orang yang menonton di bioskop itu berteriak karena akhir film itu adalah happy ending, menurut mereka cerita film itu unik dan lebih menarik lagi karena diperankan oleh Alexa dan Keivan.
Bagi Alexa itu adalah momen yang tak akan pernah dia lupa, dia berhasil menunjukkan bahwa dirinya terkenal bukan karena sensasi belaka, tapi dirinya memang mempunyai kualitas dalam berakting.
Setelah berpamitan dengan para pengemarnya akhirnya mereka pamit kerumah masing-masing, Digo bersama Alexa dan Keivan bersama Taniara.
Digo menggandeng tangan Alexa menuju keluar mall, dan setelah itu masuk kedalam mobil.
“Untuk pertama kalinya aku gagal fokus sama aktris” puji Digo sambil memandang Alexa.
Digo belum menghidupkan mesin mobilnya, dia ingin mengobrol dulu dengan Alexa.
“Menurut kamu filmnya gimana?” Tanya Alexa yang sejujurnya ingin bertanya.
“Emmmmm…” balas Digo hanya berdehem.
“Kok cuma Emmm?” Tanya Alexa tak sabar.
“Kamu mau jawaban yang jujur atau bohong?!” Tanya Digo balik sambil menoel hidung mancung Alexa.
“Yang jujur dong sayang..” balas Alexa.
“Bagus banget.. bangga aku sama kamu” balas Digo jujur sambil mencubit pipi Alexa gemas.
“Terus yang bohong apaa?” Tanya Alexa lagi.
“Ihh satu-satu aja nanyanya” balas Digo langsung.
“Iihhh bilang yang bohong apaa” ujar Alexa langsung menarik-narik baju Digo.
“Emmm.. perihal kamu serasi sama Keivan, maksud aku peran Rey.. kamu kan cocoknya sama aku” balas Digo percaya diri.
Alexa langsung tersenyum manis “Ahh kamu bisa aja..”
“Manis banget senyumnya..” lanjut Digo benar-benar terhipnotis oleh senyum Alexa.
“Nanti kalau aku diabetes gimana?” Lanjut Digo lagi.
“Ihh gimana aku gak senyum.. kamu ganggu aku terus..” balas Alexa menutup wajahnya malu.
“Tapi kamu beneran manis sayang..” lanjut Digo menggombal lagi.
“Coba deh senyum lagi..” ujar Digo lagi sambil meminggirkan tangan Alexa yang menutupi wajahnya.
“Gak gakmau..” balas Alexa malu.
“Sedikit aja sayang..” bujuk Digo.
__ADS_1
“Kok kamu nakal banget sih sekarang..” ujar Alexa tak tahan.
“Bukan nakal sayang.. aku pengen liat senyum kamu aja kok..” balas Digo.
“Tadi kan udah.. aku gak bisa senyum dibuat-buat” balas Alexa lagi.
“Coba kamu ngelucu dulu deh” ejek Alexa.
“Yaudah aku ngelawak dulu kali yaa” ujar Digo memulai untuk ngelawak.
“Emmm.. Aku rela deh ditangkap polisi..” ujar Digo.
“Kok pasrah gitu?” Tanya Alexa.
“Iya aku rela.. asal tuduhannya atas pencurian hati kamu” ujar Digo lagi sambil menahan tawanya.
Sedangkan menurut Alexa jokesnya belum terlalu masuk dalam humornya.
“Emm.. okey lagi yaa..” ujar Digo lagi.
Digo nampak berpikir panjang.
“Cita-cita aku sekarang udah gak kepengen jadi dokter lagi..” ujar Digo sambil memandang wajah cantik Alexa.
“Terus jadi apa?” Tanya Alexa lugu.
“Jadi suami kamu” balas Digo romantis.
Alexa sedikit tertawa tapi dia belum puas.
“Emm. Sayang.. tau gak, cinta aku ke kamu itu kayak utang..” ujar Digo melanjutkan lawakannya.
“Kok bisa?” Tanya Alexa lagi.
“Iya soalnya awalnya kecil, terus didiemin, eh tau-taunya makin gede” lanjut Digo tak percaya ilmu lawakannya sudah expert.
Alexa menutup mulutnya dengan tangan untuk menahan tawanya agar tidak terlihat Digo.
“Tuuuh kamu curang kok ditutupin sih mulutnya..” ujar Digo tak terima.
“Belum ada yang lucu..” balas Alexa cekikikan.
“yang lebih romantis dong sayang..” balas Alexa lagi.
“Emm.. Aku binggung.. senyum kamu mengandung alkohol yaa?” Tanya Digo tak menyerah agar bisa melihat senyum manis Alexa.
“Karna memabukkan kan?” Balas Alexa, dia tahu jokes tentang itu.
“Kamu pura-pura gak tau dong sayang..” keluh Digo.
Alexa menggeleng tak tahan melihat ekspresi Digo yang menggemaskan itu.
Jokes yang kesekian kalinya pun gagal, tapi untungnya jiwa Digo yang hampir mirip oleh Bobby yaitu tak kenal dengan kata menyerah.
__ADS_1
“Okeyy.. ini yang terakhir yaa, aku udah kehabisan kata-kata” ujar Digo.
“Kayaknya kalau kita naik motor.. kita kena tilang polisi deh..” ujar Digo lagi.
Alexa hendak menjawab lagi, karena dia tau jokes itu.
“Aaaa jangan dijawab!!!” Keluh Digo cemberut.
“Karena kamu gak punya sim C?” Jawab Alexa asal.
“Bukan.. soalnya kita selalu bertiga.. Aku, kamu dan Cinta kita” ujar Digo sambil tersenyum bangga.
Alexa tidak mengerti titik lucu jokes Digo dimana.
“Jadi semua jokes ku gak ada yang lucu?” Tanya Digo benar-benar lelah.
Alexa mengangguk pelan.
Digo berpikir panjang lagi, mereka sudah cukup lama didalam mobil tanpa pergerakan kemana-mana.
Digo mencoba physical touch, Alexa adalah seseorang yang cepat malu, di toel hidungnya saja dia sudah tertawa.. seharusnya Digo melakukan hal itu sejak tadi.
Digo membenarkan poni Alexa dengan romantis.
Alexa sudah mulai salah tingkah.
Digo mendekatkan wajahnya kearah wajah Alexa.
Mereka saling tatap dengan jarak yang cukup dekat.
“I love you” bisik Digo didepan bibir ranum Alexa.
Alexa menutup matanya malu dan akhirnya tersenyum.
“YES!! Akhirnya senyum juga!” Teriak Digo heboh.
Alexa tak percaya titik kelemahannya diketahui juga oleh Digo.
“kalau aku pengen liat kamu senyum.. aku udah punya mantra khususnya yaa” ujar Digo senang.
Alexa sangat senang berada didekat Digo, mendapatkan ketulusan cintanya dan perhatian yang bertubi-tubi juga.
“Kata orang dulu.. jangan terlalu seneng, nanti takutnya ada hal yang bikin sedih datang” ujar Alexa percaya ramalan.
“Aku takut nanti ada hal yang bikin kita sedih lagi datang” lanjut Alexa khawatir kehilangan Digo lagi.
Digo mendekatkan wajahnya lagi ke wajah Alexa.
CUP
Digo menempelkan bibirnya ke bibir Alexa.
“Nothing” bisik Digo lagi.
__ADS_1
Digo melanjutkan ciumannya, dengan ******* dan pagutan.
Alexa mengalungkan tangannya dileher Digo agar ciuman mereka semakin dalam.