
Note : Update setiap hari!!🐍🐍
“Huammmm” uapan Alexa yang mendapatkan tidur tenang walau hanya 2 jam saja.
Alexa merenggangkan badannya yang kaku akibat tidurnya yang terlalu miring.
Definisi bobok cantik ala neng Alexa💋
Permainan kemarin dimenangkan oleh Alexa, membuat opini tentang kodrat istri memang akan selalu menang melawan suami ternyata benar.
“Kalah!! Kamu kalah!!!” Ujar Digo dengan senyuman menyeringai.
“Dih E kodok bener dong..” ujar Alexa lagi.
“Kodok ya kodok sayang, awalan hurufnya itu K bukan E, gak bisa lah digabung gitu” lanjut Digo.
“Terserah aku dong, tapi kamu ngerti kan maksud aku?” Tanya Alexa.
“Yaa ngerti tapi tetep aja artinya salah” ujar Digo.
Alexa memutar otaknya mencari akal “ya udah lanjut lagi.. giliran kamu”
“Yang tadi kamu kalah loh” ujar Digo tak terima.
“Siapa suruh ngambil huruf yang susah” balas Alexa.
“Berarti kamu ngaku ya sudah kalah?” Ejek Digo.
“Aku gak kalah, aku kan jawab tadi..” balas Alexa tidak mau disalahkan.
Digo menghembuskan nafasnya pelan, jika terus melawan, bisa saja hotel ini akan rubuh karena keamarahan istrinya itu.
“Yaudah iya iya.. E kodok boleh” ujar Digo mengalah.
Sedangkan Alexa menahan tawanya dia berhasil menaklukan suaminya, walaupun dia sadar taktiknya itu sangatlah curang
__ADS_1
“Yaudah main lagi..” lanjut Digo.
“Gak ah.. aku ngantuk sayang!” Ujar Alexa merebahkan tubuhnya kesamping.
“Kita belum nemu pemenangnya sayang..” ujar Digo membangunkan istrinya.
Alexa pura-pura mengorok, dia tidak mau menerima kenyataan jika kalah nanti.
Digo tak habis pikir istrinya itu ternyata pemain yang curang, dia mendengus kesal.
Alhasil dia tidur lagi tanpa berpelukan layaknya pengantin baru, tapi mereka malah saling membelakangi.
Mereka mendapatkan istirahat yang cukup selama 2 jam saja.
...----------------...
Sedangkan dikamar Bobby dan Sisca, mereka terbangun, sebenarnya yang bangun terlebih dahulu adalah Bursis, seperti biasa Bursis selalu bangun sangat pagi, bahkan Sisca kini sudah tau jadwal Bursis tidur dan terbangun.
Bobby melirik kearah Sisca “seperti biasa bund..”
“Bursis dulu waktu kamu masih single, cara nenanginnya gimana?” Tanya Sisca benar-benar penasaran.
“Waktu itu aku pakai sabun bund” ujar Bobby membongkar aibnya.
Bobby mengangguk malu.
“Ihhh aku masih gak habis pikir..” ujar Sisca.
“Gak usah dipikiran sayang.. dimainin aja” ujar Bobby mengarahkan tangan Sisca untuk bermain-main dengan Bursis.
“Habis main, kita langsung balik kerumah ya, gak enak kalo Digo liat kita nginep disini juga” ujar Sisca.
“Ahhh yahh begituhh” racau Bobby suka dengan sentuhan Sisca.
Bobby langsung menikam istrinya lagi, tak pernah ada bosannya, entah mengapa semakin tua umur mereka semakin semangat juga bertempur mencari kepuasan setiap hari, baginya itulah yang membuat hubungan rumah tangganya langgeng sampai saat ini.
“Huhhh ahhh udah ahh ayahhh” rengek Sisca.
Bobby masih mengangkat paha istrinya dengan posisi berdiri, bermain didepan cermin adalah gaya kesukaan Bobby, bagaimana dia bisa melihat bayangan mereka yang saling menyatu tanpa jarak. Ahhh fantasinya memang sangatlah liar.
__ADS_1
Sisca mengalungkan tangannya di pundak Bobby menahan hasratnya yang sedang memuncak itu.
“Ahhh faster ahh faster” dezah Sisca
“Bersama sayang.. ahh ahhh” racau Bobby.
Cairannya saling menyembur satu sama lain, Nafas mereka juga saling memburu, Bursis memang luar biasa.
“Rumah sekarang sepi dong Bund..” ujar Bobby, menyodok inti istrinya didalam bathtub.
Mereka berpindah-pindah tempat terus sampai mendapatkan kepuasan.
Bermain di bathtub adalah gaya favorit Sisca, dia senang bermain air dan semakin bergelinjang saat Bursis masuk ke intinya yang paling dalam, ketika bermain air energi Sisca akan cepat memulih.
“Emphhh ya memang begitu..” balas Sisca merem melek.
“Gimana kalo kita nambah anak lagi?” Ujar Bobby.
Sisca langsung mencubit pinggang Bobby “INGET UMUR!!”
“Umur Bunda kan masih muda..” ujar Bobby menahan rasa sakit akibat cubitan.
“Gak mau.. ayah kan gak tau rasanya melahirkan seperti apa” ujar Sisca.
Bobby tidak bisa memaksakan keinginannya itu, dia juga tidak tega melihat istrinya kesakitan, dan terlebih lagi mood Istrinya saat hamil sangatlah aur-auran.
Terlebih lagi Sisca sedang menggunakan pil KB.
Bobby melepaskan Bursis dari sarangnya setelah mencapai beberapa kali puncak kenikmatan, uhh benar-benar sangat melelahkan.
mereka membersihkan tubuh mereka bersama-sama terlebih dahulu sebelum mempersiapkan barangnya untuk kembali kerumah.
Bobby dan Sisca membuka pintu kamar hotelnya.
“Ayah? Bunda?” Ujar Digo memanggil nama mereka.
Saat itu Digo dan Alexa memutuskan untuk berjalan-jalan pagi, dia terkejut karena orang tuanya keluar dari salah satu kamar.
Bobby dan Sisca kompak menengok, dia sudah kepergok oleh anak sendiri.
__ADS_1
“Kalian bermalam disini juga?” Tanya Digo.
Diantara mereka kebinggungan untuk mencari jawaban dari pertanyaan itu.