
HAPPY READING GUYS!!
Setelah operasi dinyatakan gagal dan pasien meninggal dunia, semua dokter sempat berdiskusi lagi, bagaimanapun mereka sudah melakukan kesalahan dan meskipun sudah melakukan yang terbaik untuk operasi tersebut, memang terkadang apa yang sudah kita usahakan kadang tidak bisa memenuhi ekspetasi, Dr. Edi juga mendapatkan surat peringatan karena salah mendiagnosa keadaan pasien sebelum operasi.
Raisa juga sudah kembali kerumah sakitnya lagi, dia menganggap kejadian itu adalah sebuah bentuk pelajaran baginya sebagai dokter.
Sedangkan Digo kembali kerumahnya, rumah barunya bersama Alexa, walaupun jarak rumah orang tuanya dan rumah barunya cukup dekat tapi keputusannya untuk hidup mandiri sudah bulat.
TING
Alexa berlari dari dapur setelah mendengar bel rumahnya berbunyi, dia sudah rindu berat kepada suaminya itu.
“Hai sayang..” sapa Alexa saat membuka pintu rumah dan melihat suaminya berdiri tegak didepan pintu.
“Hai sayang” balas Digo sambil tersenyum.
Raut wajah Digo yang awalnya kusut langsung merekah lagi setelah melihat istrinya dihadapannya.
Alexa mengambil jas dan tas kerja suaminya “Yuk masuk, mau aku buatin teh atau kopi sayang?”
“Emm.. air putih aja sayang” balas Digo.
“Ihh gak apa-apa sayang, kamu pasti perlu yang anget-anget.. bentar yaaa” ujar Alexa berlari lagi kedapur.
Digo langsung mengangguk.
Setelah menunggu lumayan lama, Alexa datang dengan membawa 2 gelas air putih dengan raut wajah cemberut.
“Sayang.. maaf.. gak ada teh atau kopi didapur” ujar Alexa.
Digo tersenyum, dia sudah menduga hal itu, maklum saja rumah mereka masih sangat baru dan belum ada banyak peralatan rumah tangga.
Digo mengambil air putih itu “Aku maunya air putih aja kok sayang”
“Emmm.. gak ada makanan juga sayang” balas Alexa.
__ADS_1
“Kita pesen online aja sekarang, besok kita belanja bulanan, oke?” Ujar Digo menghibur istrinya.
Alexa mengangguk.
“Kamu masih pileknya sayang?” Tanya Digo.
“Udah hilang kok, tadi udah minum obat..” balas Alexa.
“Yaudah kamu mau pesen makan apa?” Tanya Digo sambil mendekatkan ponselnya ke arah Alexa.
“Terserah sayang aja” balas Alexa.
“Sayang.. jangan bilang terserah yaa, nanti ujung-ujungnya kita berantem..” balas Digo.
“Hah? Maksud kamu?” Tanya Alexa.
“Emm.. biasanya dirumah kalau Bunda bilang terserah ke Ayah, dan kalau keinginannya itu gak sesuai, mereka pasti berantem.. dan aku gak mau itu terjadi ke kita..” terang Digo.
“Kamu mau apa langsung bilang aja yaa.. apapun yang kamu mau, langsung di klik aja sayang” lanjut Digo.
“Yaudah aku mau yang ini” ujar Alexa langsung mengklik salah satu makanan.
Digo langsung memesan 2 porsi untuk makanan itu, dan mereka pun menunggu makanan itu sampai.
Sambil menunggu mereka pindah untuk bersantai-santai di ruang tamu, di sofa panjang ditemani oleh program TV kesukaan Alexa.
“Kamu capek gak?” Tanya Alexa iseng.
“Gak kok, liat kamu langsung semangat” ujar Digo menggombal.
“Mau aku pijetin?” Ujar Alexa
“Pijet plus plus boleh?” Ejek Digo sambil menyengir.
Alexa langsung menoyoh pundak suaminya, entah mengapa perubahan kehangatan hubungannya setelah menikah membuatnya selalu salah tingkah.
__ADS_1
Alexa menyenderkan kepalanya di pundak Digo, dan tangannya menggenggam tangan suaminya, mengelus itu pelan.
“Gimana operasinya sayang?” Tanya Alexa.
“Emmm.. pasien yang kami tangani meninggal dunia saat kami operasi” balas Digo.
Digo sangat menyesal karena harus ikut terburu-buru, padahal jika dia mendengarkan ucapan Raisa, kemungkinan Digo akan bisa menyiapkan sesuatu untuk membantu pasien, tapi apapun yang terjadi takdir Tuhan memang tidak bisa di lawan.
Alexa sangat terkejut “Sayang.. Aku minta maaf..”
“Gak apa-apa.. semuanya sudah terjadi” balas Digo sambil mengelus rambut Alexa.
Alexa mengeratkan pelukan tangannya di pinggang Digo “Kamu dan semua dokter pasti sudah melakukan yang terbaik..”
Digo mengangguk, walau didalam hatinya dia sungguh kecewa pada dirinya.
Alexa mengecup pipi Digo singkat
CUP
Digo yang kaget mendapatkan serangan mendadak itu langsung mengejek istrinya “Kok kamu jadi agresif sih sayang?”
“Emmm.. hehehe” ujar Alexa dengan tawa singkatnya.
“Nanti yaa abis maem.. baru aku garap kamu” ejek Digo.
Seketika pipi gembul Alexa menjadi merah merona.
“Ihh No No No Malu..” tolak Alexa sambil menahan malu.
“Sama suami sendiri jangan malu-malu tau..” ejek Digo sambil mendekatkan tubuhnya kearah istrinya.
“Jangan sekarang! Nanti abang ojol nya dateng” balas Alexa sambil melotot karena Digo sudah mulai melepaskan bajunya.
Digo langsung mengurungkan niatnya, jika dia terus tancap gas bisa saja istrinya itu akan mengambek dan dirinya tidak bisa mendapatkan belaian malam ini.
__ADS_1