
HAPPY READING!!đ„°
PENCET TOMBOL LIKE, COMMENT DAN VOTENYA YA, gratis kokđ„ș
Digo terbangun dari tidurnya karena banyak orang yang sedang mempersiapkan kamera dan alat syuting lainnya, dia bahkan tidak merasakan nyaman tidur didalam mobil, punggungnya masih terasa sakit.
Dia mencuci wajahnya di mata air dekat dengan lokasi parkiran mobilnya. Dia hendak mengembalikan selimut itu kepada Alexa.
âEh kalian udah denger gosip terbaru? .. kemaren ada yang liat Keivan tidur di tenda Alexa, kayaknya mereka bakalan cinlok dehâ ujar salah satu crew kepada crew yang lain.
Digo mendengar ucapan itu dengan sangat jelas dan tidak percaya sama sekali dengan gosip murahan itu.
......................
Sedangkan di Tenda Alexa, Alexa sedang memaksa Keivan untuk keluar sebelum ada yang melihat dan memergoki mereka.
âSekarang kamu keluar dari tenda aku.. bisa gawat nanti orang-orang tau kalau kamu tidur disini!â Ujar Alexa memaksa Keivan untuk pergi.
âMemang kenapa sih.. lagipula kita gak ngapa-ngapain kan?â Ujar Keivan.
âIiih tapi kamu tau kan gimana gosip dan netijen di negara kita iniâ balas Alexa.
Alexa terus memohon kepada Keivan untuk keluar dari tendanya.
âTapi ada 1 syaratâ ujar Keivan.
âApa?â Tanya Alexa cepat.
âTersenyumlah.. aku ingin melihat senyummu duluâ pinta Keivan.
âTersenyum?â Tanya Alexa.
Keivan mencontohkan senyuman lebarnya âiya.. seperti ini.. cepatâ
Alexa tersenyum singkat âsudahâ
âLebih lebar lagiâŠâ
Alexa tersenyum lagi dengan lebar âsudah?â
Keivan mengangguk senang
âSekarang pergilah..â ujar Alexa lagi.
Keivan langsung keluar dari Tenda Alexa dan ternyata sudah banyak orang yang melihat dirinya.
Digo juga melihat dengan jelas bahwa Keivan baru saja keluar dari Tenda Alexa.
Untuk menghindari menjadi pusat perhatian, Keivan langsung masuk ke tendanya dan bersiap-siap untuk syuting hari keduanya.
Sedangkan Digo menemui Alexa yang sedang membaca script didalam tendanya
__ADS_1
Digo menariknya keluar tenda dan mencari tempat yang tenang untuk berbicara.
Alexa hanya pasrah ketika tangannya ditarik oleh Digo âAda apa dokter?â ujarnya pelan.
Digo langsung menghempaskan tangan Alexa pelan saat sudah mendapatkan tempat yang tenang.
âKenapa kamu ceroboh sekali? Kenapa kalian bisa tidur dalam 1 tenda?â Tanya Digo menatap mata Alexa kesal.
âAaa itu.. saat aku kembali dari mobilmu, dia sudah tertidur pulas jadi aku tidak tega membangunkannyaâ ujar Alexa jujur.
âSeharusnya kamu tidak ikut tidur disana.. kamu bisa tidur di tempat Risa kan? â ujar Digo lagi.
âHmm itu.. iya itu salahku, tapi aku bersungguh-sungguh tidak ada kejadian apapunâ ujar Alexa bersumpah.
âDi tenda Risa juga sudah banyak ada barang-barangku.. aku terpaksa melakukan itu..â lanjut Alexa lagi.
âAndai saja kamu menelponku.. aku akan menjemputmu dan mengajakmu tidur di dalam mobilkuâ ujar Digo serius.
Alexa menatap wajah Digo yang sangat serius itu sambil mencerna maksud ucapan Digo tadi.
âMaksudku.. kamu tidur dibelakang dan aku tidur di depan..â lanjut Digo lagi.
âKamu cemburu?â Tanya Alexa serius.
âApakah itu terlihat sangat jelas?â Tanya Digo setelah itu.
Alexa mengangguk dan sedikit tertawa.
âHmmm.. jangan salah sangka dulu.. aku hanya khawatir tentang rumor salah yang akan beredar tentang kalianâ elak Digo.
Dan.. CUP
Alexa mencium pipi Digo sebelah kanan âKamu belum ahli dalam menyembunyikan perasaanmu ituâ
Digo sangat terkejut dengan kecupan singkat dari Alexa di pipi kanannya itu.
âSaat itu Aku mendengar semua ucapanmu saat aku sedang mabukâ ujar Alexa jujur
âkamu bilang kamu belum tau apakah kamu sudah mencintai ku atau belum kan?â Ujar Alexa lagi.
Digo hanya terdiam.. dia masih kaget dengan kecupan singkat itu. Demi apapun, itu adalah kecupan pertamanya setelah menginjak dewasa.
âAstaga.. ekspresimu itu.. apakah aku benar-benar sudah menodaimu?â Ejek Alexa sambil sedikit tertawa.
âKa-mu me-lakukannya dengan tiba-tiba, aku terkejut..â ujar Digo pelan.
Alexa tertawa melihat ekspresi Digo yang ternyata sangatlah polos.
âKamu rela datang ke rooftop demi aku, mencariku setelah mengecek cctv, membayar tagihan rumah sakitku, rela meninggalkan pekerjaanmu untukku, kau cemburu saat melihat aku dan Keivan bersama, bukankah kamu menyukaiku kan?â ujar Alexa panjang.
âMembayar tagihan rumah sakit?â Ujar Digo kaget karena Alexa mengetahui fakta yang telah dia sembunyikan.
Alexa mengangguk âAku baru saja mengetahuinya kemarin.. nama lengkapmu adalah Digo AlvenZO.. kamu curang karena tidak memberikan identitas apapun di kertas pembayaran, tapi tanda tanganmu sama seperti tanda tangan Si Mr. Zo, jadi Mr. Zo itu adalah kamuâ
Digo terdiam.
__ADS_1
âKenapa kamu melakukan semua itu untukku?â Tanya Alexa.
âEmmm.. karena.. ahh aku memang sering seperti ituâ elak Digo.
âOhoo jadi kamu sering membayarkan tagihan para pasien-pasienmu? wahh dermawan sekali..â ejek Alexa.
âBut, thank you so much.. aku sempat berpikir namamu saat itu.. tapi aku rasa itu tidak mungkin..â ujar Alexa lagi.
âKenapa tidak mungkin?â Tanya Digo.
âKarena kamu tidak mungkin melakukan itu tanpa sebab.. jadi kenapa kamu melakukan itu?â Tanya Alexa balik.
Digo seperti masih kebinggungan menjawab pertanyaan itu, dia juga heran mengapa dia melakukan hal itu untuk Alexa. Apakah dia mulai merasakan ketertarikan?.
Alexa harus menjadi wanita pemberani untuk menghadapi lelaki yang sangat polos dan dingin seperti Digo.
Alexa menggenggam tangan Digo âitu cinta Digo.. kamu menyukaiku tanpa sadarmu..â
âApakah ini benar?â Batin Digo bertanya-tanya.
Sedangkan Risa sudah memanggil-manggil nama Alexa untuk berias karena syuting harus segera dimulai.
Alexa yang mendengar teriakan Risa langsung berbalik badan hendak pergi.
Tapi tangan dingin Digo mencegah kepergiannya.
Alexa menoleh ke arah belakang dan mata mereka saling menatap.
âMari kita berkencan?â Ujar Digo penuh dengan keyakinan.
Alexa menyambut ucapan itu dengan senyuman âmari.. aku harus syuting dulu, nanti kita bicara lagi, oke?â
Digo mengangguk setuju dan masih tak percaya dengan ucapannya itu.. sekarang dirinya sudah berpacaran dengan Alexa, pacar pertama dalam hidupnya walaupun dulu sering tanpa sadar mencintai wanita.
Sedangkan hati Alexa sungguh berbunga-bunga karena akhirnya Digo menyatakan perasaannya untuknya, dia mungkin wanita yang sangat beruntung hari itu ..
Alexa mengirimkan fotonya saat di rias oleh team make up kepada Digo, kekasihnya.
Keivan menghampiri Digo lagi âGue kira Elo udah balik..â
âGue suka pemandangan disini.. lumayan healing sebentarâ elak Digo yang sebenarnya sedang menemani kekasih barunya syuting.
Ting
Digo menerima pesan dari Alexa itu langsung tersenyum.
Keivan melihat layar ponsel Digo sekilas, dia melihat wajah wanita tapi sebelum dia melihat secara jelas, Digo tersadar dan memiringkan ponselnya itu.
âJadi.. kakakku ini sudah punya pacar.. dengan Alika?â Tanya Keivan iseng.
âBukan Alika.. tapi Alexaâ ujar Digo mengejek Keivan.
*#Nantikan Romantisme antara dokter dan aktris yang sangat nyentrik setelah ini**đđ*
__ADS_1