OPERASI CINTA

OPERASI CINTA
Cemburu tanda cinta


__ADS_3

HAPPY READING!!đŸ„°


PENCET TOMBOL LIKE, COMMENT DAN VOTENYA YA, gratis kokđŸ„ș


Digo terbangun dari tidurnya karena banyak orang yang sedang mempersiapkan kamera dan alat syuting lainnya, dia bahkan tidak merasakan nyaman tidur didalam mobil, punggungnya masih terasa sakit.


Dia mencuci wajahnya di mata air dekat dengan lokasi parkiran mobilnya. Dia hendak mengembalikan selimut itu kepada Alexa.


“Eh kalian udah denger gosip terbaru? .. kemaren ada yang liat Keivan tidur di tenda Alexa, kayaknya mereka bakalan cinlok deh” ujar salah satu crew kepada crew yang lain.


Digo mendengar ucapan itu dengan sangat jelas dan tidak percaya sama sekali dengan gosip murahan itu.


......................


Sedangkan di Tenda Alexa, Alexa sedang memaksa Keivan untuk keluar sebelum ada yang melihat dan memergoki mereka.


“Sekarang kamu keluar dari tenda aku.. bisa gawat nanti orang-orang tau kalau kamu tidur disini!” Ujar Alexa memaksa Keivan untuk pergi.


“Memang kenapa sih.. lagipula kita gak ngapa-ngapain kan?” Ujar Keivan.


“Iiih tapi kamu tau kan gimana gosip dan netijen di negara kita ini” balas Alexa.


Alexa terus memohon kepada Keivan untuk keluar dari tendanya.


“Tapi ada 1 syarat” ujar Keivan.


“Apa?” Tanya Alexa cepat.


“Tersenyumlah.. aku ingin melihat senyummu dulu” pinta Keivan.


“Tersenyum?” Tanya Alexa.


Keivan mencontohkan senyuman lebarnya “iya.. seperti ini.. cepat”


Alexa tersenyum singkat “sudah”


“Lebih lebar lagi
”


Alexa tersenyum lagi dengan lebar “sudah?”


Keivan mengangguk senang



“Sekarang pergilah..” ujar Alexa lagi.


Keivan langsung keluar dari Tenda Alexa dan ternyata sudah banyak orang yang melihat dirinya.


Digo juga melihat dengan jelas bahwa Keivan baru saja keluar dari Tenda Alexa.


Untuk menghindari menjadi pusat perhatian, Keivan langsung masuk ke tendanya dan bersiap-siap untuk syuting hari keduanya.


Sedangkan Digo menemui Alexa yang sedang membaca script didalam tendanya


__ADS_1


Digo menariknya keluar tenda dan mencari tempat yang tenang untuk berbicara.


Alexa hanya pasrah ketika tangannya ditarik oleh Digo “Ada apa dokter?” ujarnya pelan.


Digo langsung menghempaskan tangan Alexa pelan saat sudah mendapatkan tempat yang tenang.


“Kenapa kamu ceroboh sekali? Kenapa kalian bisa tidur dalam 1 tenda?” Tanya Digo menatap mata Alexa kesal.


“Aaa itu.. saat aku kembali dari mobilmu, dia sudah tertidur pulas jadi aku tidak tega membangunkannya” ujar Alexa jujur.


“Seharusnya kamu tidak ikut tidur disana.. kamu bisa tidur di tempat Risa kan? ” ujar Digo lagi.


“Hmm itu.. iya itu salahku, tapi aku bersungguh-sungguh tidak ada kejadian apapun” ujar Alexa bersumpah.


“Di tenda Risa juga sudah banyak ada barang-barangku.. aku terpaksa melakukan itu..” lanjut Alexa lagi.


“Andai saja kamu menelponku.. aku akan menjemputmu dan mengajakmu tidur di dalam mobilku” ujar Digo serius.


Alexa menatap wajah Digo yang sangat serius itu sambil mencerna maksud ucapan Digo tadi.


“Maksudku.. kamu tidur dibelakang dan aku tidur di depan..” lanjut Digo lagi.


“Kamu cemburu?” Tanya Alexa serius.


“Apakah itu terlihat sangat jelas?” Tanya Digo setelah itu.


Alexa mengangguk dan sedikit tertawa.


“Hmmm.. jangan salah sangka dulu.. aku hanya khawatir tentang rumor salah yang akan beredar tentang kalian” elak Digo.


Dan.. CUP


Alexa mencium pipi Digo sebelah kanan “Kamu belum ahli dalam menyembunyikan perasaanmu itu”


Digo sangat terkejut dengan kecupan singkat dari Alexa di pipi kanannya itu.


“Saat itu Aku mendengar semua ucapanmu saat aku sedang mabuk” ujar Alexa jujur


“kamu bilang kamu belum tau apakah kamu sudah mencintai ku atau belum kan?” Ujar Alexa lagi.


Digo hanya terdiam.. dia masih kaget dengan kecupan singkat itu. Demi apapun, itu adalah kecupan pertamanya setelah menginjak dewasa.


“Astaga.. ekspresimu itu.. apakah aku benar-benar sudah menodaimu?” Ejek Alexa sambil sedikit tertawa.


“Ka-mu me-lakukannya dengan tiba-tiba, aku terkejut..” ujar Digo pelan.


Alexa tertawa melihat ekspresi Digo yang ternyata sangatlah polos.


“Kamu rela datang ke rooftop demi aku, mencariku setelah mengecek cctv, membayar tagihan rumah sakitku, rela meninggalkan pekerjaanmu untukku, kau cemburu saat melihat aku dan Keivan bersama, bukankah kamu menyukaiku kan?” ujar Alexa panjang.


“Membayar tagihan rumah sakit?” Ujar Digo kaget karena Alexa mengetahui fakta yang telah dia sembunyikan.


Alexa mengangguk “Aku baru saja mengetahuinya kemarin.. nama lengkapmu adalah Digo AlvenZO.. kamu curang karena tidak memberikan identitas apapun di kertas pembayaran, tapi tanda tanganmu sama seperti tanda tangan Si Mr. Zo, jadi Mr. Zo itu adalah kamu”


Digo terdiam.

__ADS_1


“Kenapa kamu melakukan semua itu untukku?” Tanya Alexa.


“Emmm.. karena.. ahh aku memang sering seperti itu” elak Digo.


“Ohoo jadi kamu sering membayarkan tagihan para pasien-pasienmu? wahh dermawan sekali..” ejek Alexa.


“But, thank you so much.. aku sempat berpikir namamu saat itu.. tapi aku rasa itu tidak mungkin..” ujar Alexa lagi.


“Kenapa tidak mungkin?” Tanya Digo.


“Karena kamu tidak mungkin melakukan itu tanpa sebab.. jadi kenapa kamu melakukan itu?” Tanya Alexa balik.


Digo seperti masih kebinggungan menjawab pertanyaan itu, dia juga heran mengapa dia melakukan hal itu untuk Alexa. Apakah dia mulai merasakan ketertarikan?.


Alexa harus menjadi wanita pemberani untuk menghadapi lelaki yang sangat polos dan dingin seperti Digo.


Alexa menggenggam tangan Digo “itu cinta Digo.. kamu menyukaiku tanpa sadarmu..”


“Apakah ini benar?” Batin Digo bertanya-tanya.


Sedangkan Risa sudah memanggil-manggil nama Alexa untuk berias karena syuting harus segera dimulai.


Alexa yang mendengar teriakan Risa langsung berbalik badan hendak pergi.


Tapi tangan dingin Digo mencegah kepergiannya.


Alexa menoleh ke arah belakang dan mata mereka saling menatap.


“Mari kita berkencan?” Ujar Digo penuh dengan keyakinan.


Alexa menyambut ucapan itu dengan senyuman “mari.. aku harus syuting dulu, nanti kita bicara lagi, oke?”


Digo mengangguk setuju dan masih tak percaya dengan ucapannya itu.. sekarang dirinya sudah berpacaran dengan Alexa, pacar pertama dalam hidupnya walaupun dulu sering tanpa sadar mencintai wanita.


Sedangkan hati Alexa sungguh berbunga-bunga karena akhirnya Digo menyatakan perasaannya untuknya, dia mungkin wanita yang sangat beruntung hari itu ..



Alexa mengirimkan fotonya saat di rias oleh team make up kepada Digo, kekasihnya.


Keivan menghampiri Digo lagi “Gue kira Elo udah balik..”


“Gue suka pemandangan disini.. lumayan healing sebentar” elak Digo yang sebenarnya sedang menemani kekasih barunya syuting.


Ting


Digo menerima pesan dari Alexa itu langsung tersenyum.


Keivan melihat layar ponsel Digo sekilas, dia melihat wajah wanita tapi sebelum dia melihat secara jelas, Digo tersadar dan memiringkan ponselnya itu.


“Jadi.. kakakku ini sudah punya pacar.. dengan Alika?” Tanya Keivan iseng.


“Bukan Alika.. tapi Alexa” ujar Digo mengejek Keivan.


*#Nantikan Romantisme antara dokter dan aktris yang sangat nyentrik setelah ini**😜😜*

__ADS_1


__ADS_2