
HAPPY READING GUYS!!đ„°
MAAF AUTHOR GAK UP KEMARIN KARENA KERJAAN LAGI NUMPUKđ©
PENCET TOMBOL LIKE, COMMENT DAN VOTENYA YA, gratis kokđ„ș
......................
âKita benar-benar sudah melakukannya..âujar Taniara lirih.
Keivan benar-benar kehabisan kata-kata, dia sangat tak menyangka kejadian kemarin akan menjadi separah ini.
Kata maaf tidak akan cukup untuk diucapkannya kepada Taniara, dia sudah menodai bahkan mengambil hak kesuciannya.
Taniara langsung berjalan mengambil pakaian baru di lemari dan masuk kedalam kamar mandi.
Hanya suara shower yang terdengar dari luar.
Keivan juga memugut pakaiannya yang berserakan dan memakainya lagi.
Sedangkan Taniara menangis sejadi-jadinya didalam kerasnya bunyi shower, dia sangat malu dan membenci semuanya. Dia melihat kearah intinya, dan ingat bahwa dia sudah berhubungan dengan lelaki tanpa status.
âTan..â ujar Keivan sambil mengetuk ngetuk pintu kamar mandi.
Taniara mendengar itu tapi enggan membalas ucapan Keivan itu.
Keivan yakin bahwa Taniara pasti sangat kesal dan sedih.
âTan.. buka.. kita omongin baik-baik ya?â Ujar Keivan lagi.
âAku gak ada niat untuk ngambil kesempatan dalam kesempitan, kita sama-sama lagi gak sadar saat itu..â ujar Keivan terus.
Taniara masih menangis terduduk disamping shower, tubuh dan selimutnya juga basah.
âBuka Tan!! Atau aku dobrak nih?!â Teriak Keivan.
Taniara langsung bangkit dan mengganti selimutnya itu dengan pakaian yang kering.
âHitungan tiga kamu belum buka, pintu aku dobrak!! 1.. 2.. âŠ.â Teriak Keivan merasa cemas jika Taniara malah melakukan hal yang bodoh lagi didalam kamar mandi.
CEKLEK.
Taniara membuka pintu kamar mandi dan menunduk.
Keivan mengangkat wajah Taniara agar menatapnya âTanâŠâ
Taniara langsung memukul-mukul dada Keivan sambil menangis.
Keivan menenangkannya dengan cara memeluk dan mengusap rambut Taniara pelan.
Taniara menangis didalam pelukan Keivan.
âMaafâŠ.â Ujar Keivan lirih.
Taniara semakin menangis dengan keras.
__ADS_1
âAku akan bertanggung jawab..â ujar Keivan lagi.
Taniara mencerna baik-baik ucapan Keivan tadi.
âIya.. aku akan bertanggung jawab, aku janji..â ujar Keivan lagi.
âKamu gak lagi nipu aku kan?â Tanya Taniara sambil memandang wajah Keivan.
âEnggak Tan.. aku seriusâ tambah Keivan lagi.
âEmm.. Tanggung jawab apaa?â Tanya Taniara sambil menunduk, dia malu menatap Keivan sekarang.
âUang.. berapapun akan aku kasih..â ujar Keivan.
DEG
âUang?â Ujar Taniara kaget, sebegitu sepele kah harga dirinya di mata Keivan?!
âKamu mau berapa?â Tanya Keivan lagi.
BUG
Taniara menampar wajah Keivan keras.
Keivan membiarkan hal itu terjadi, dia bahkan pantas menerima perlakuan yang lebih kasar.
âKeluar dari rumahku sekarang!â Teriak Taniara mengusir Keivan, dia sudah sangat marah sekarang.
Keivan akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan Taniara.
Taniara menutup pintu kamarnya dan menangis lagi, padahal dia berharap Keivan akan bertanggung jawab dengan cara menikahinya, bagaimanapun tidak ada yang tau resiko kejadian semalam, bisa saja dia akan hamil setelah ini.. we never know..
......................
Setelah pertemuan antara keluarga Digo dan Alexa sudah berakhir, Bobby menyelidiki tentang asal-usul Alexa lebih lanjut, dan dia menemukan fakta baru, fakta yang dia takuti sejak tadi ternyata memang benar.
Alexa adalah anak perempuan dari Mita, wanita malam yang menganggunya saat malam kelahiran anaknya Digo. Karena perbuatan Mita saat itu juga sempat membuat hubungan Bobby dan Sisca renggang. Dan dia yakin bahwa Sisca juga tidak akan menyetujui Alexa jika tahu kebenarannya.
......................
Sedangkan siang itu Alexa tengah duduk diruangan Digo sambil menunggu Digo yang sepertinya berada didalam kamar mandi.
âEkhemmâŠâ sapa Digo dari belakang
Alexa langsung menoleh kebelakang dan menutup buku yang dibaca âEhh.. maaf aku langsung masukâ
Digo ikut duduk didepan Alexa âgak apa-apa sayangâ
âTaniara gak praktek?â Tanya Alexa.
__ADS_1
Digo menggeleng âDia libur hari ini..â
âOh gitu.. aku kesini ada banyak sesuatu spesial..â ujar Alexa lagi.
âApa sayang?â Tanya Digo.
Alexa menunjukkan dua tiket film bioskop âAku punya iniâ
âKamu senggang kan malam ini sayang? Ini film favorit akuâŠâ ujar Alexa lagi.
âOke, nanti aku jemput kamu yaaaâ balas Digo.
Alexa tersenyum senang âmakasih sayangâ
âSama-sama sayangâ balas Digo lagi.
......................
Sedangkan Keivan sedang termenung didalam kamarnya, pikirannya selalu terfokus kepada Taniara, apa yang sudah dilakukan dan katakan pasti sudah sangat menyakiti hati Taniara.
Dia mencoba menelpon dan mengirimkan pesan tapi tak kunjung ada balasan dari Taniara, tak ada jalan lain selain bertemu dan membicarakannya lagi.
Taniara menangis sepanjang hari didalam kamarnya, dia kehilangan nafsu untuk makan dan hanya berbaring diranjangnya saja.
KRING
Taniara melihat notifikasi panggilan dari Digo, dia mengangkat panggilan itu.
âHalo Tan..â sapa Digo.
âHalo go, kenapa?â Tanya Taniara.
Digo mendengar suara Taniara yang terdengar bengek dan tak cempreng seperti biasanya âkamu yang kenapa.. tumben gak neror nerorâ
âEmmm.. tidak apa-apa.. bukannya kamu tidak suka aku terorâ balas Taniara.
âSuaramu bengek?! Kamu sakit?â Tanya Digo perhatian.
âEn-nggaaak.. Iâm fine..â balas Taniara.
âYasudah.. aku tutup dulu ya, aku juga akan pulang lebih awal sekarangâ lanjut Digo.
âKenapa begitu?â Tanya Taniara.
âAku akan pergi bersama Alexa, kita akan menonton film bersamaâ balas Digo.
DEG
Entah kesialan apa yang menimpa hidup Taniara, sekarang dia juga harus mengetahui orang yang dicinta selama ini akan pergi bersama orang lain.
âOk.. have funâ balas Taniara pura-pura ikut senang.
âThanks Tan.. byeâ lanjut Digo.
âByeâ
__ADS_1
Taniara mematikan ponselnya dan meletakkan ponselnya jauh darinya, dia tidak ingin terganggu oleh orang-orang yang tak mempunyai perasaan dan hanya bisa menyakitinya.