
HAPPY READING GUYS!!🥰
PENCET TOMBOL LIKE, COMMENT DAN VOTENYA YA, gratis kok🥺
......................
Setelah berc*iuman lama mereka saling menatap kembali, hati mereka bergetar saat melakukan itu untuk pertama kalinya.
Alexa langsung mengalihkan pembicaraan “Maksud perkataanmu tadi apa sayang?”
“Jangan jauh dari aku apapun yang terjadi” balas Digo sambil memeluk tubuh Alexa.
Alexa juga membalas pelukan Digo “jadi harus nempel terus nih?” Ejeknya.
Digo mengangguk “Iya.. gak akan ada jarak apapun”
“I love you” ujar Digo setelah itu.
“I love you too” balas Alexa dengan senyuman manisnya.
......................
Keivan menunggu beberapa jam kedatangan Sosok Dora di Kencan yang sudah direncanakan oleh Mamanya.
“Aghh kenapa dia lama sekali” keluh Keivan sambil melihat jam tangannya terus.
Dia terus mengirim pesan dan menelpon sosok Dora itu tapi tidak mendapatkan kejelasan.
“Seharusnya aku tidak datang kesini! dan membuang waktu berhargaku” Ujar Keivan kesal.
#FLASHBACK ON
Lolita, Mama Keivan memiliki kecemasan terhadap kisah cinta putranya itu, karena umur Keivan yang sudah dibilang cukup untuk menikah itu tapi sampai saat ini belum pernah ada gadis yang diperkenalkan padanya.
Akibat sering berkumpul dikomunitas arisannya, Lolita mendapatkan saran menarik dari rekannya yang juga menjodohkan putranya lewat aplikasi kencan yang sedang terkenal itu.
Ide yang tak masuk akal itu justru membuat Lolita bersemangat untuk mencarikan gadis untuk putra kesayangannya, beberapa hari setelah Lolita mendownload aplikasi itu dia banyak menemukan gadis-gadis yang cantik terlihat dari foto profilnya tapi setelah dia coba ajak komunikasi lewat chat dia merasa tidak nyambung.
Hingga akhirnya Lolita bertemu dengan satu akun, yang tidak menggunakan foto profil manusia melainkan sosok kartun yang Keivan suka dulu, Keivan sering menonton kartun itu hingga dikamarnya ada Foto dan Boneka Dora.
menurutnya akun itu sangatlah unik karena tidak menggunakan foto yang cantik untuk menggoda pria-pria.
Lolita dengan semangat menghubungi akun itu, tanpa disengaja akun itu juga membalasnya dengan ucapan yang sopan dan menurutnya selera humornya juga sama.
Tanpa lama-lama lagi akhirnya Lolita mengajak akun itu untuk berkencan, dan Akun yang bernama Dora menyetujui hal itu, mereka akan bertemu besok jam 10 pagi di Own Cafe.
__ADS_1
Namun masalahnya adalah selama ini Lolita tidak memberitahukan tentang itu kepada Keivan bahkan Andi, suaminya.
Malam itu Lolita meminta schedule syuting Keivan pada asistennya agar bisa membicarakan tentang kencannya besok pagi.
“Kei.. duduk sini dulu” ujar Lolita memanggil Keivan yang baru saja sampai dirumah.
Keivan menurut dan duduk disebelah mamanya.
“Kata asistenmu syuting kamu ditunda ya?” Tanya Lolita.
Keivan mengangguk “Iya Ma.. lawan main aku lagi cidera”
“Yaampun.. berarti kamu gak sibuk dong?” Tanya Lolita lagi.
“Aku kan juga harus ngurus perusahaan Ma, aku tetep sibuk” balas Keivan.
“Emmm.. tapi perusahaan kan sudah di handle papa.. Mama mau minta sesuatu dari kamu boleh?” Tanya Lolita dengan senyuman misteriusnya.
“Kalo Kei bisa Kei pasti kasih Ma” balas Keivan.
“Nahhh gitu dong.. Emmm.. besok kamu mau gak kencan sama kenalan Mama?” Ujar Lolita ragu.
“Hah? Kencan?” Balas Keivan terkejut.
Lolita mengangguk pelan.
“Mama gak jodohin kok.. kamu ketemu dulu sama dia, masalah cocok atau gak cocok itu belakangan sayang” ujar Lolita.
“Gak mau Ma.. Kei gak bisa” balas Keivan teguh pada pendiriannya.
“Kei udah gede, Kei bisa cari cewek sendiri kok” lanjut Keivan.
“Yaudah mana ceweknya? Kenalin sama Mama!” Balas Lolita.
Keivan langsung teringat dengan niatnya sebelumnya untuk mengenalkan Alexa pada kedua orang tuanya, tapi niatnya sudah gagal total.
“Belum punya kan?” Lanjut Lolita lagi.
“Makanya Mama yang cariin.. Mama khawatir kamu nanti kehabisan cewek terus gak punya jodoh” lanjut Lolita cerewet.
“Cewek masih banyak Ma.. Gak mungkin Kei gak kebagian” balas Keivan.
“Tapi Mama maunya kamu ketemu dia dulu sekarang.. namanya Dora, kamu suka kan sama Dora?” Ujar Lolita.
“Aku memang suka kartun Dora tapi kalau orang yang seperti Dora aku gak mau Ma” keluh Keivan.
__ADS_1
“Kan kamu belum ketemu dia sayang” ujar Lolita memaksa.
“Demi Mama .. ketemu dia yaa..” lanjut Lolita sambil memegang tangan Keivan.
Keivan tidak tega membuat Mamanya memohon seperti itu, tapi akan terlihat konyol jika dia ikut kencan-kencan seperti itu.
“Yaudah, Kei mau liat foto ceweknya dulu!” Ujar Keivan.
Lolita dengan semangat menunjukan chatnya dengan akun tersebut.
Keivan terkejut karena itu adalah forum chat aplikasi kencan dan pembahasan chat yang mengatas namakan dirinya itu sangatlah konyol, bahkan namanya tertulis sebagai Diego.
“Mama dapet ide gila ini darimana?” Tanya Keivan kehabisan kata-kata.
“Hmmm.. temen arisan Mama banyak kok yang pake ini untuk anaknya” ujar Lolita terus terang.
“Akun ini gak pake foto profil Ma! Gimana kalau dia udah tua, terus udah punya suami sama anak?” Ujar Keivan realitis.
“Gak mungkin sayang.. Mama yakin sama Dora kok.. makanya ketemu sama dia ya?” Bujuk Lolita lagi.
Keivan menghembuskan nafasnya keras dia tak menyangka akan berada disituasi sulit itu.
“Tapi Kei kan aktor terkenal nih Ma.. gimana kalo muncul berita gosip tentang ini.. bisa-bisa hancur reputasi Kei” ujar Keivan masih menolak.
“Yaudah jangan pergi, semuanya terserah kamu, Mama gak akan ikut campur lagi” ujar Lolita bete.
Keivan sangat ingat bagaimana saat Papanya membuat Mamanya itu marah, Mamanya akan menjadi sangat pendiam dan memprihatinkan, dia tidak akan pergi bekerja, tidak akan memasak, tidak akan berbicara dan hanya tertidur saja.
Keivan mengusap tangan Mamanya pelan “Tapi kalo Kei gak suka dia, Kei boleh nolak kan Ma?”
Lolita mengangguk “Boleh dong, tapi Mama sih yakin 100% sama Dora”
Keivan akhirnya menyetujui rencana gila itu, demi alih-alih ingin menjadi anak yang penurut dan tidak ingin membuat orang tuanya kecewa, lagipula mereka hanya akan bertemu dan mengobrol biasa.
Lolita mengambil rompi yang sudah dia pesan dari aplikasi online dan diserahkan itu kepada Keivan “besok pake ini ya”
Keivan mengambil rompi itu dan memikirkan betapa gila penampilannya besok.
“Oh yaa.. kamu ambil aja Hp Mama ini.. kamu yang chat sama Dora mulai sekarang” lanjut Lolita lagi.
Keivan juga mengambil ponsel Mamanya itu dan sangat pasrah dengan segala perintah Mamanya.
“Kei masuk kamar dulu ya Ma” ujar Keivan setelah urusan dengan Mamanya selesai.
Lolita mengangguk senang dan melanjutkan aktivitasnya lagi.
__ADS_1
#FLASHBACK OFF.
Keivan akhirnya pergi dari cafe itu, dia sama sekali tidak salah, karena dia sudah datang walaupun terlambat dan seharusnya Dora menghubungi dan membalas pesannya itu, kesan yang buruk mengenai Dora sudah tercetak di pikiran Keivan.