OPERASI CINTA

OPERASI CINTA
Perkara kecil +


__ADS_3

HAPPY READING


Para readers yang kemarin nungguin dan terus support, otor ucapakan terimakasih, maaf banget otor sangat slow updatenya.. jangan lupakan kisah Digo dan Alexa yaaa sayang sayangku😍


“AHHHH” lenguh Alexa saat intinya terus ditekan berulang-ulang.


Setelah makan malam bersama, mereka melakukan kegiatan panas didalam kamar, wajar saja mereka adalah pengantin baru, dan kemarin malam juga mereka tidur terpisah.


Digo mencium bibir istrinya terus menerus, dengan tubuh bagian bawahnya yang terus mengempur tanpa mengenal lelah.


Rasa sakit yang dirasakan saat melakukan pertama kali juga berubah menjadi sangat nikmat, Ahhh Alexa sangat menyukainya.


Digo mengganti posisi Alexa menjadi di atas “women on top” dengan nafas terengah-engah.


Sedangkan Alexa semakin terlihat menggoda dari atas, rambut yang lumayan panjang dan postur badan yang ideal itu semakin memancing g*airah Digo.


“Kamu cantik banget sayang..” puji Digo sambil meremas pinggul Alexa pelan.


Alexa tersenyum malu-malu.


Digo langsung mengarahkan senjatanya lagi masuk ke inti istrinya, menghentak-hentakannya sampai titik yang terdalam.


“Ahhhh ahhh ahhh ouhh” teriak Alexa merem melek.


Mulut Digo juga bermain di puncak gunung milik istrinya yang besar dan padat itu, sedangkan tangannya membantu pergerakan istrinya dengan cepat.


“Ughhh ughhhh ahhh” lenguh Digo saat sepertinya ingin mencapai pelepasan.


Alexa menutup matanya saat merasakan semburan panas didalam rahimnya, itu benar-benar nikmat.


“Pelan sayang ahhh” lenguh Alexa kini sudah berada diposisi bawah lagi.


Digo memang handal membolak-balikkan badan istrinya, dia ingin permainannya menjadi menyenangkan.


Digo menggerak-gerakkan badannya terus tanpa henti, keringatnya membasahi tubuh altetisnya itu.


Inti Alexa terus berkedut-kedut saat milik suaminya itu masuk sangat dalam dan bersarang di posisi ternyamannya.


“Ahhh stophh aku mau minum duluuh aghh” keluh Alexa sambil mencengkram bahu Digo.


Digo tertawa geli.

__ADS_1


Digo mencabut miliknya pelan dan mengambilkan Alexa air.


Alexa menghabiskan air itu secepat kilat, permainan Digo benar-benar menguras tenaganya.


Digo juga menghapus keringat yang membasahi wajah cantik istrinya “Capek ya?”


Alexa mengangguk pelan, dia menutupi tubuh polosnya dengan selimut


“Maaf sayang..” balas Digo sambil memeluk tubuh istrinya yang tidur disampingnya.


Alexa tersenyum “Gapapa kok”


“Berarti boleh lagi?” Tanya Digo tanpa rasa bersalah.


Mata Alexa langsung melotot “Dih!! Kamu!! Gak capek apa?!!”


“Enggak hehehe” balas Digo dengan tertawa kecil.


Tangannya sudah bermain di puncak gunung istrinya.


“Lanjut besok aja ya sayang..” bujuk Alexa.


“Aku kangen..” balas Digo yang kini semakin menjadi-jadi, mulutnya terus mengecup leher istrinya sampai ada bekas-bekas merah.


“Masih kurang..” balas Digo manja.


“Boleh yaa..?” Lanjut Digo lagi.


Alexa terpaksa mengangguk, g*airahnya muncul lagi saat tangan nakal Digo mengobrak-abrik intinya terus.


Senyum Digo mengembang.


“Ahhhh sayang yahh disituhh” lenguh Alexa saat merasakan gerakan tubuh Digo yang pas didalam intinya.


Digo senang karena Alexa menikmati permainannya.


Ruangan kamar itu dipenuhi oleh dezahan, lenguhan, teriakan dari insan yang sedang bermadu kasih itu, untung saja mereka hanya tinggal berdua.


Setelah beberapa menit bertempur akhirnya Digo melepaskan Alexa, dia juga tidak tega melihat Alexa kelelahan, walaupun miliknya belum menyatakan puas.


Digo turun dari tubuh istrinya, merebahkan tubuhnya disamping dan mengatur nafasnya yang masih ngos-ngosan.

__ADS_1


“Makasi sayang..” ujar Digo sambil memeluk tubuh istrinya.


Alexa juga membalas pelukan Digo, dia sudah benar-benar lelah dan mengantuk.


“Sayang.. mandi dulu yuk, sambil bersihin..” ujar Digo menyentuh wajah istrinya yang sudah tertidur.


“Emmm.. besok aja..” balas Alexa.


“Gak boleh gitu sayang..” balas Digo.


Alexa masih enggan untuk membuka matanya.


“Sayang..” lanjut Digo lagi.


Beberapa menit menunggu namun tidak kunjung mendapatkan respon dari Alexa, akhirnya Digo memberanikan diri untuk mengangkat tubuh istrinya itu ke kamar mandi.


Alexa sadar bahwa Digo sedang mengangkat tubuhnya.


Digo menahan rasa berat tubuh Alexa dengan tangannya, entah mengapa tubuh Alexa menjadi sangat berat saat itu, apakah mungkin tenaga Digo lah yang sudah terkuras habis dan menjadi lemas?


Niatnya Digo ingin membawa Alexa masuk kedalam bathup tapi saat upayanya itu hampir berhasil, kakinya terpleset dan membuat tubuh Alexa terperosok kedalam bathup, dan jatuh lumayan keras.


“Awhhhhh!!!” Teriak Alexa tersadar dari tidurnya juga.


“Astaga.. maaf sayang.. maaf” balas Digo merasa bersalah.


Alexa mengelus punggungnya yang terpentok keramik bathup “sakit… huhuhu”


“KAMU SIH!! AKU BILANG BESOK YA BESOK!!!” Lanjut Alexa.


“LAGIAN KALO AKU BERAT GAK USAH DIANGKAT” lanjut Alexa sedikit kesal.


“Maaf sayang.. tadi kaki aku kepleset.. sumpah deh” balas Digo.


Alexa langsung bangkit dari posisinya.


“Sini aku bantuin” bujuk Digo.


“GAK USAH!” Balas Alexa.


Alexa membersihkan tubuhnya dan juga melilitkan handuk.

__ADS_1


Digo menelan air ludahnya pelan, padahal niatnya tadi ingin bermain lagi didalam kamar mandi, tapi ya sudahlah.. daripada istrinya menjadi semakin marah, lebih baik dia mengalah saja.


Digo menutupi tubuh mereka dengan selimut, dan memutuskan untuk langsung tidur.


__ADS_2