OPERASI CINTA

OPERASI CINTA
Efek Drama


__ADS_3

HAPPY READING!!🥰


PENCET TOMBOL LIKE, COMMENT DAN VOTENYA YA, gratis kok🥺


......................


Di rumah Bobby.


Sudah lama sekali bagi keluarga mereka menghabiskan waktu bersama dengan menonton TV, tapi setiap orang pasti mempunyai selera program TV masing-masing. Berhubung ratu penguasa didalam rumah itu adalah Sisca. Jadi Digo dan Bobby harus mau tidak mau menuruti kemauan dan menonton program apapun terserah Sisca.


“Bund.. klub bola kesayangan ayah hari ini sedang bertanding.. ayah ingin menontonnya” rengek Bobby.


Sisca menggeleng dan masih fokus menonton serial drama favoritnya itu sambil memegang kendali remot “No way”


Digo fokus memainkan ponselnya, entah mengapa dia suka bermain lovestagram sekarang.


“Ayah boleh beli TV kan Bund?” Pertanyaan Bobby hampir setiap hari, padahal keuangan mereka dibilang cukup, tapi mereka hanya memiliki sedikit alat elektronik.


“Aduuhh Ayah nanti kalau tanggungan listriknya gede yang pusing siapa? Aku kan!? Mending Ayah belajar nonton serial drama kaya gini.. agar lebih romanTIS!!” Balas Sisca sambil menekan kata romantis itu dengan keras.


“Ayah belajar romantis dari ini? Ckk.. Bunda tau kan tingkat keromantisan ayah tidak tertandingi?” Ujar Bobby percaya diri.


“Bursis juga masih tangguh tak tertandingi, kan? Kan? Kan?” Lanjut Bobby menoel-noel tangan Sisca genit.


Digo selalu binggung saat kedua orang tuanya membahas tentang “Bursis” pikirnya entah siapa dan mahkluk sejenis apa Bursis itu.


(Para readers yang paham pasti tau dong Bursis itu apa?🤣)


Sisca langsung memukul lengan Bobby “Aaa ada Digo disini yah!!”


“Digo kan sudah gede sekarang Bund hehe” balas Bobby cengengesan.


Sisca kewalahan menghadapi suaminya yang super duper mesum itu, bahkan dia jadi tidak fokus menonton drama favoritnya karena gangguan Bobby.


“Aku masuk kekamar dulu ya” ujar Digo hendak berdiri dari duduknya.


“Oke sayang” balas Sisca


Tapi.. dia mendengar seperti ada suara Alexa didalam program TV itu, rupanya acara yang sedang ditonton Bundanya adalah Drama pertama yang pernah dimainkan oleh Alexa, kekasihnya.


Dia mengagalkan niatnya untuk pergi kekamar dan duduk lagi di sofa dan fokus menonton.


“Lohh kok duduk lagi?” Tanya Sisca melihat Digo duduk lagi.


“Aku mau nonton eehee” balas Digo.


Sedangkan Bobby masih menoel-noel lengan Sisca meminta untuk mengganti program TV nya.


“Ini Alexa kan Bund?” Ujar Digo pura-pura bertanya.


Sisca mengangguk “iya.. cantik kan?”


“Cantik banget lah Bund.. aslinya lebih cantik dari ini” ujar Digo tiba-tiba.


Sisca dan Bobby terkejut mendengar ucapan Digo.


“Kamu pernah melihatnya nak?” Tanya Bobby menoleh Digo yang selalu tersenyum gemas saat melihat scene Alexa.

__ADS_1


“Sering yah.. Astaga.. Dia membuatku rindu sekarang..” balas Digo fokus menonton drama itu sambil memeluk bantal sofa.



Bobby tertawa geli


“Tuuh liat anak kamu jadi ikutan halu kayak kamu kan!!” Ujar Sisca menatap Bobby tajam.


“Loh kok salah aku sih?!” Balas Bobby tak mau disalahkan.


“Kamu kan raja halu” ujar Sisca lagi.


Bobby membisikkan kata-kata mesum di kuping Sisca dan membuatnya terus memukul-mukul pundak Bobby.


Entah mengapa kedua orang tuanya itu sangat berisik sekali. Sampai-sampai Digo tidak mendengar percakapan drama itu dengan jelas.


“Ahhhhh kenapa kalian ribut sekali?!! Aku tidak fokus menontonnya” ujar Digo tiba-tiba.


Ini pertama kalinya dirinya sefokus itu dalam menonton TV, justru itu menjadi pusat perhatian Sisca dan Bobby.


“Ituuu kan dialog Bunda sayang” ujar Sisca yang biasanya mengatakan hal itu ketika Bobby atau Digo menganggunya.


Sisca meminta Bobby untuk diam karena takut menganggu Digo menonton.




“Ck.. kenapa dia tidak berbaring di ranjang atau dilantai saja!!” Ujar Digo kesal saat melihat adegan pria yang tidur di paha Alexa.


“Itu namanya romantis sayang..” balas Sisca.


“Kenapa penulis cerita membuat cerita seperti ini?!” Ujar Digo lagi, dia seperti komentator saja.


Dan itu membuat Sisca dan Bobby benar-benar kebinggungan melihat sikap Digo itu.


“Awhhh sepertinya Alexa akan berciuman sekarang.. huwuuhh mereka romantis sekali, aku doakan mereka berjodoh di dunia nyata” ujar Sisca hanyut dalam peran Alexa.


“Apa!! Jodoh?!! Jangan!! Aku tidak akan membiarkan itu terjadi!! Dia milikku!! Dia milikku!!” Ujar Digo setelah melihat pria itu mencium tangan Alexa dengan lembut.


“Nak.. sabar.. itu hanya akting, lagipula Alexa tidak mengetahui kamu hidup didunia ini kan..” ejek Bobby.


Digo menatap tajam kearah Bobby “Ayah.. dia adalah milikku, jangan mengatakan hal itu lagi, oke?”


Sisca tak menduga reaksi Digo akan berlebihan seperti itu, ini pertama kalinya Digo bertingkah seperti itu.


“Hmmm.. nak, dramanya sudah selesai sekarang, kamu bisa melanjutkan aktivitasmu yaa” ujar Sisca.


Drama itu sudah selesai sekarang, Digo bahkan meminta Bundanya untuk mengingatkan jadwal penayangan drama itu kepadanya, dia ingin melihat apa saja yang dilakukan oleh peran pria itu terhadap kekasihnya.


“Baiklah.. aku juga ingin menelponnya sekarang” ujar Digo berdiri.


“Menelpon siapa sayang?” Tanya Sisca penasaran karena itu sudah tengah malam.


“Emmm.. siapalagi, Tentu Alexa, kekasihku” balas Digo.


Digo belum sempat memberitahukan siapa kekasihnya itu kepada Sisca dan Bobby, jadi mereka menganggap Digo sedang berhalusinasi saja.

__ADS_1


Bobby menahan tawanya sampai Digo masuk kekamarnya.


“Tuuu kan aku takut kejiwaan Digo keganggu setiap ketemu kamu” keluh Sisca.


“Lohh kok kamu ngomong gitu?!” Balas Bobby merasa tersindir.


“Apa jangan-jangan dia kesambet ya Bund?” Lanjut Bobby sok ketakutan.


“Entahlah.. tapi Bunda jadi khawatir yahh..” ujar Sisca lagi.


Bobby mengusap lembut wajah istrinya “Bund.. em em yuk?”


Sisca mengerti isyarat Bobby dan langsung mengajaknya masuk kekamar.


......................


Sedangkan Bobby benar-benar menelpon Alexa sekarang.


Panggilannya tersambung dan Alexa mengangkatnya.


A : “Halo sayang”


D : “Halo sayang”


A : “Kamu belum tidur sayang?”


D : “Aku belum bisa tidur ehe”



D : “Maaf tadi aku tidak sempat menemanimu syuting, pasienku datang secara bersamaan dan membuatku sangat sibuk sayang”


A : “Iya sayang, aku mengerti”


D : “Emmm.. tadi aku sempat menonton dramamu yang berjudul “about time” di TV sayang”


A : “Benarkah? Itu dramaku pertama kali.. emmm.. bagaimana menurutmu sayang?”


D : “Apakah kalian harus sedekat itu?”


A : “yaaa itu kan pendalaman karakter sayang”


A : “aku senang kamu terhanyut dalam cerita itu.. berarti aktingku bagus kan sayang?”


D : “Iya sayang.. aktingmu bagus sekali.. aku menyukainya”


D : “astaga.. tadi aku sedikit berlebihan membahas drama itu didepan orang tuaku”


Digo menyadari perbuatannya dan pasti orang tuanya sangat kebinggungan melihat sikapnya itu.


A : “kenapa sayang, apa yang berlebihan?”


D : “lebih baik kalau aku mengenalkan kamu secepatnya kepada mereka sayang”


Alexa senang mendengar ucapan Digo itu “ I want that, I Love you sayang”


“I love you too sayang” balas Digo.

__ADS_1


“Sekarang kamu istirahat ya sayang, bye” lanjut Digo.


“You too, bye sayang” balas Alexa menutup panggilan itu.


__ADS_2