Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#100


__ADS_3

JEBAKAN SANG PUTRI.


Para pelayan istana yang mengurus putri malam ini sengaja dibebas tugaskan oleh putri sendiri dan tentu saja hanya ada satu pelayan yang bertahan dan hanya dialah yang boleh berada di kamar putri dan mengurus semua keperluannya yaitu pelayan yang dia bawa khusus dari rumah ayahnya.


Saat malam tiba,putri meminta pelayannya untuk membawakan makan malam.entah apa yang mereka rencanakan sebelum pelayan itu pergi putri mengedipkan mata ke pelayan kepercayaannya.


Setelah beberapa saat,pelayan itupun kembali dengan membawa makan malam dan menyajikannya diatas tempat tidur karena putri masih belum boleh turun sama sekali.


"pangeran ini adalah sup ayam yang sengaja pelayanku buat,cobalah"


Sebelumnya putri yang meminta pangeran menyuapi dia kini dia yang berinisiatif menyuapi pangeran.dengan sedikit paksaan pangeranpun akhirnya membuka mulut dan menghabiskan satu mangkuk kecil sup.


Putri menyuruh pelayannya membereskan makanan dan membawanya pergi.


"kenapa kamu tidak makan?"


"pangeran belum makan dari sore,aku takut pangeran jatuh sakit karena menjagaku"


Karena pangeran bertanggung jawab menjaga putri maka pangeran memutuskan untuk tidak tidur dan duduk di kursi sambil membaca sebuah buku sejarah.akan tetapi.....


Tiba-tiba saja pangeran merasa seluruh tubuhnya panas,keringat membasahi sekujur tubuh dan wajahnya mulai memerah.


"pangeran apa yang terjadi?"


"haah....." bukannya menjawab pangeran malah membuka sedikit jubahnya dan melonggarkan ikat pinggang yang dia kenakan.


Putri pun turun dari tempat tidur dan mendekati pangeran,pangeran melihat putri tidak terlihat kesakitan sama sekali saat berjalan menghampirinya.tanpa canggung putri duduk diatas pangkuan pangeran.


"biar aku bantu buka,malam ini aku akan melayanimu dengan baik"


"ka-kamu....i-ini...."


"ya tentu saja...."

__ADS_1


Pangeran mulai sadar bahwa putri hanya berpura-pura sakit agar bisa menjebak pangeran malam ini dan sup yang disajikan tadi pastinya sudah bubuhi obat.


Melihat pangeran semakin hilang kendali putri semakin gencar menggoda pangeran,tangannya semakin aktif menyusuri tubuh pangeran,putri juga tidak ragu membuka bajunya didepan pangeran.


"ciihh...kamu tidak akan bisa menggodaku...." dengan kesal pangeran mendorong tubuh putri.


BRAAKKK


Putripun terjatuh dari pangkuan pangeran.


"PANGERAN...."


Dalam keadaan yang berantakan pangeran berlari keluar kamar dan tidak menghiraukan panggilan putri.


"kalian jaga putri jangan sampai dia keluar kamar.mengerti"


Kedua penjaga yang ada didepan kamar putri hanya bisa mengangguk.


Dengan sempoyongan pangeran menyusuri jalan menuju kamarnya.sesekali pangeran menggigit bibirnya,karena efek obat yang kuat tanpa disadari pangeran melepas jubahnya lalu meninggalkannya begitu saja.


"apa yang terjadi pangeran?"


"di-dimana pelayan itu" nafas pangeran tersengal


"nona ada didalam pangeran"


"heh...nona?kalian jaga jarak dari kamarku dan jangan biarkan siapapun masuk" pangeran melepaskan diri dari kedua penjaganya dan masuk.


Kedua penjaga itu saling menoleh dan tersenyum.merekapun berjaga sedikit jauh dari kamar pangeran.


KREEIIKK


Terlihatlah pelayannya tertidur pulas diatas kursi.pangeran berjalan pelan menghampiri.

__ADS_1


"menggemaskan...."


Walaupun pangeran dalam pengaruh obat dan putri menggodanya tapi entah kenapa pelayan inilah yang ada dipikiran pangeran.hanya dengan dia pangeran bisa merasakan perasaan yang sulit untuk dijelaskan.


"hanya seorang pelayan bagaimana mungkin bisa menggangu pikiranku?"


Saat pangeran berdiri disamping xhi xhi yang sedang tertidur efek obat itu malah semakin bereaksi hebat.sangat berbeda saat putri menggodanya tadi walaupun putri membuka bajunya tapi tidak membuat pangeran tergoda sama sekali sementara pelayan ini walaupun tidur dan tidak melakukan apa-apa terhadapnya tapi pangeran malah tidak bisa menahan diri.


SREET


Pangeran menggendong xhi xhi dan melemparkan tubuhnya ke atas tempat tidur.


BRUUG


"AAHH....PA-PANGERAN...." xhi xhi langsung terbangun dan terkejut melihat pangeran dan mencoba untuk turun dari tempat tidur tapi....


GRAP


Tangan pangeran dengan cepat menahan tubuh xhi xhi dan menariknya kembali ke tempat tidur.


"a-apa yang terjadi?"


Melihat wajah pangeran yang merah serta keringat yang mengucur juga nafas pangeran yang berat xhi xhi tahu bahwa pangeran dalam pengaruh obat,xhi xhi juga tahu bagaimana rasanya pasti sangat menyiksa pangeran. Pangeran benar-benar tidak sanggup menahannya lagi,semakin melihat wajah xhi xhi pangeran malah semakin ingin memakan habis xhi xhi.


GRAP


Xhi xhi menarik tubuh pangeran semakin dekat.


"anggap saja aku membalas kebaikanmu waktu itu" bisik xhi xhi ditelinga pangeran dan lalu membuka baju pangeran yang sudah tanpa jubah.


"pelayan penggoda...."


Melihat pelayannya berinisiatif maka pangeranpun tidak menunda lagi.

__ADS_1


Kembali melintas sebuah bayangan kenangan diingatan pangeran yang semakin jelas (benar...wanita itu adalah kamu?aku pernah melakukannya dengan pelayan ini?siapa kamu sebenarnya?kenapa hanya denganmu aku mau melakukan ini?dan hanya kamu yang bisa membuatku bereaksi?)


Tidak ada yang bisa menghentikan apa yang terjadi malam ini antara pelayan dan pangeran.


__ADS_2