Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#66


__ADS_3

Disebuah cafe,tuan jeyoung datang lebih awal dan sengaja memilih duduk dipojok cafe ditemani secangkir kopi sambil menunggu liyan datang.


Matanya yang kosong memandang ke arah luar jendela,pikirannya seakan menerawang.tempat duduk yang dipilih tuan jeyoung sangatlah cocok bagi mereka yang sedang dilanda kecemasan seperti dirinya.


"tuan,maaf sudah menunggu"


Suara liyan membuyarkan lamunan tuan jeyoung.


"oh sudah datang,duduklah"


Sebelum memulai percakapan tuan jeyoung memanggil seorang waitress dan memesan beberapa desserts dan minuman untuk liyan.


"bagaimana kamu tahu tentang tuan mo?"


Tuan jeyoung membuka percakapan seolah tidak sabar untuk mengetahui lebih banyak tentang tuan mo.


"dia itu tamu bar kami"


"bagaimana bisa dimencampur obat diminuman xhi xhi?"


Tuan jeyoung mencoba menahan emosi dengan melempar pandangan ke arah jendela.sebenarnya tuan jeyoung tahu bahwa jika dia mengetahui lebih banyak tentang resiko pekerjaan xhi xhi dan kelakuan tamu bar maka akan membuatnya lebih sakit hati lagi tapi dia berusaha untuk tetap terlihat tenang demi mendapatkan informasi sendiri daripada harus menunggu perkembangan kasusnya dimeja polisi yang terlalu lelet menurutnya.


"mungkin dia sudah merencanakan semuanya dengan baik,aku rasa dia juga sudah bersekongkol dengan anak buahnya"

__ADS_1


"lalu apa yang kamu lakukan sebagai keamanan?apa kamu membiarkannya begitu saja?"


Nada bicara tuan jeyoung mulai meninggi dan terdengar sinis.


Liyan hanya bisa menundukan kepalanya liyan merasa menyesal karena memang sudah sering kali xhi xhi mendapatkan perlakuan buruk dari para tamu dan selama ini liyan sama sekali tidak bisa mencegah xhi xhi.


"tuan pesanan anda,selamat menikmati"


Kedatangan waitress membuat tuan jeyoung tersadar dan menarik nafas dalam meredam emosi.


"maaf,aku sudah berusaha membantu xhi xhi dengan menyuruhnya pulang saat dia dalam pengaruh obat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan"


"sudah berapa kali xhi xhi mendapat perlakuan seperti ini ditempat kerja?"


Braaakkk


"APAAA.....??"


Dengan refleks tuan jeyoung memukul meja dan langsung berdiri dari duduknya nada bicaranyapun sangat kencang hingga membuat semua orang yang ada dicafe itu terdiam dan melihat ke arah mereka berdua.


Tuan jeyoung yang sedang emosi seketika tersadar dan melihat sekeliling,wajahnya memerah karena malu.tuan jeyoung kembali duduk dan menutup wajahnya dengan tangan kanan.orang-orangpun kembali melanjutkan kegiatannya.


Sementara liyan semakin menundukan kepalanya tidak berani menatap tuan jeyoung sama sekali.

__ADS_1


"haah,aku sangat mencintai xhi xhi dan berniat untuk menikahi dia"


"benarkah?"


Liyan langsung mengangkat kepalanya dan menatap tuan jeyoung karena tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


"ya,aku bahkan tidak keberatan dengan keberadaan xhio karena bagiku xhio adalah anak yang baik dan lucu"


"benar,xhio sangat imut dan semua orang sangat menyayangi dia"


Bayangan xhio terlintas dalam benak liyan,apalagi saat membayangkan senyum xhio yang begitu manis,semua tingkah xhio yang menggemaskan membuat liyan tersipu dan tersenyum.


"ehm"


"ma-maaf,lalu kenapa mei dan tuan mo bisa bekerja sama?"


"entahlah,mungkin mei menjanjikan sesuatu"


"kenapa polisi belum menangkap pelaku?"


"polisi tidak menemukan mereka dimanapun,mungkin mereka bersembunyi"


Dua orang itu kini terdiam dan memandang jendela dengan kompak mereka berpangku tangan.tapi mereka bertekad akan menemukan si pelaku dengan cara apapun dan akan segera menyelamatkan xhi xhi dan xhio.

__ADS_1


__ADS_2