Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#92


__ADS_3

Mong nan menyeret xhi xhi dengan menarik tangannya.xhi xhi hanya bisa pasrah dan mengikuti langkah mong nan.air matanya tidak berhenti mengalir.


Tap Tap Tap


Langkah mereka berdua semakin cepat,mong nan sengaja membawa xhi xhi menjauh dari istana karena tidak ingin dilihat oleh baginda raja dirinya mengobrol dengan xhi xhi.


Langkah xhi xhi terhenti.


"aku bukan seorang tahanan,aku bisa kembali sendiri dan kamu bisa mengambil kalung ini kapanpun kamu mau,tapi...."


Mong nan menoleh.


"ijinkan aku melihat pangeran,hanya kali ini saja.aku mohon....walaupun dia sudah tiada paling tidak aku bisa melihat abunya.setelah itu kamu boleh menghapus ingatanku ketika aku tidur.aku janji ini yang terakhir" air mata xhi xhi kembali berderai,begitu berat bagi xhi xhi megucapkan kata-kata itu.


"haaaahh....." mong nan terlihat menarik nafas dalam-dalam,sulit baginya untuk menentang perintah baginda tapi dia juga tidak bisa melihat wanita menangis didepannya apalagi xhi xhi adalah wanita yang pangeran cintai,mungkin tidak ada salahnya menentang baginda untuk sekali ini saja,toh ini keinginan terakhir xhi xhi.


"sesungguhnya....." mong nan menarik nafas sebelum melanjutkan.


"pangeran baik-baik saja"

__ADS_1


mendengar perkataan mong nan barusan xhi xhi langsung mengangkat wajahnya dan menatap mata mong nan untuk memastikan bahwa apa yang dia katakan benar bukan sekedar untuk menghibur dirinya.


"ketika hendak menyelamatkan nona dari penculikan baginda malah melihat pangeran terluka parah bahkan hampir meninggal,berhari-hari pangeran pingsan dan setelah pangeran sadar pangeran kehilangan ingatannya itupun hanya kenangan bersama nona,hamba mengerti bagaimana perasaan baginda saat itu dan sejak saat itu baginda memutuskan untuk merubah sejarah dengan menjodohkan pangeran dengan putri bungsu perdana menteri selatan dan seminggu lagi adalah perayaan pernikahan pangeran"


CLEB...


"apa....?"


Serasa ada bambu runcing yang menusuk tepat dihati xhi xhi bahkan teramat sakit.


"menikah?hilang ingatan?"


"kenapa hanya aku yang terhapus dari ingatan pangeran?"


"hamba akan mencoba membawa nona melihat pangeran tapi hanya boleh dari kejauhan setelah itu hamba akan mengantar nona kembali"


Xhi xhi mengangguk pelan lalu Mong nan menunjukan jalan pada xhi xhi,jalan yang tentu saja bukan menuju istana tapi menuju sebuah toko pakaian.


Mong nan berhenti dibawah sebuah pohon lalu menunjuk suatu tempat.xhi xhi langsung menoleh mengikuti arah telunjuk mong nan.

__ADS_1


Seorang pria tampan dan gagah sedang memilih pakaian dengan seorang wanita cantik disampingnya,mereka terlihat sangat akrab,sesekali mereka tertawa dan bercanda satu sama lain.sungguh pemandangan yang menyakitkan bagi xhi xhi.


(mereka sangat serasi,lalu untuk apa aku masih disini?sementara ada wanita lain yang lebih pantas untuknya) xhi xhi berbisik dalam hati.


Karena tidak sanggup melihat terlalu lama pemandangan yang menusuk matanya maka xhi xhi membalikan tubuhnya dan lebih memilih melihat ke arah lain.air matanya tidak bisa dibendung lagi.ingin rasanya xhi xhi berteriak memanggil pangeran lalu memeluknya erat tapi.....


(kenapa lebih menyakitkan dari apa yang tadi aku pikirkan?rasanya tidak rela melihatnya berdampingan dengan wanita lain) xhi xhi menekan dadanya.


"mari hamba antar nona kembali"


Sebelum melangkahkan kakinya,xhi xhi menoleh kembali kebelakang.


Kali ini Xhi xhi melihat pangeran sedang berdiri didepan jendela seorang diri sementara wanita yang tadi disampingnya tengah sibuk mencoba pakaian yang tadi dipilihkan,cahaya matahari sore ini menerpa wajah tampannya,pandangannya seperti tertuju pada satu titik tapi entah apa yang dia lihat?


(mungkin ini yang terakhir aku bisa melihatnya,selamat tinggal pangeran,semoga kamu berbahagia) ucapan selamat tinggal dari xhi xhi untuk pangeran,walaupun tidak bisa diucapkan secara langsung paling tidak xhi xhi masih bisa melihat wajahnya walau dari kejauhan.


Dengan berat xhi xhi melangkahkan kakinya.


"MONG NAN......!!" teriak seseorang

__ADS_1


__ADS_2