Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#109


__ADS_3

"selamat pagi permaisuri"


Seorang pelayan menyapa xhi xhi ketika xhi xhi baru saja membuka matanya.tentu saja kehadirannya membuat xhi xhi terkejut dan langsung terduduk.


"di-dimana pangeran?"


"lebih baik permaisuri membersihkan diri terlebih dahulu dan sarapan"


Tanpa menjawab pertanyaan dari xhi xhi pelayan itu malah sibuk merapihkan kamar.


Walaupun dia adalah pelayan yang dulu dengan setia melayani xhi xhi tapi sikap dingin yang ditunjukannya itu tentu saja membuat xhi xhi bingung.


Dalam keadaan genting seperti ini sesungguhnya para pelayan bukanlah bersikap dingin tapi mereka sedang berhati-hati karena khawatir istana akan diserang disaat para penjaga sedang berperang.mereka hanya sedang menjalankan tugas dari baginda untuk melindungi istana serta ratu dan xhi xhi.


Tanpa bertanya lagi xhi xhi pun beranjak dan membersihkan diri.


Pelayan itu menarik nafas panjang dan menghentikan pekerjaannya,sejenak dia melihat xhi xhi diam-diam.


"maafkan hamba permaisuri hamba harus tetap waspada dan menjalankan tugas untuk melindungimu"


Sementara itu di medan perang.


Pangeran,baginda dan pasukan perang kerajaan dinasty langsung terjun di tengah sengitnya pertempuran tanpa strategi yang biasanya mereka susun sebelum terjun ke medan perang.


Mereka berusaha keras melindungi baginda dan pangeran dari serangan musuh,tidak sedikit dari para prajurit istana yang terluka begitupun musuh.


Pertempuran semakin sengit.


Pangeran yang sudah lama tidak turun tangan kini berusaha mengerahkan semua kemampuan berperangnya.


"CIIAAATT......"


PRAANG...

__ADS_1


TRAANG...


CLEEB...


Bunyi pedang yang saling bertubrukan serta anak panah yang beterbangan dilangit.


Tanpa ampun prajurit istana dinasty yang dipimpin oleh mong nan semakin genjar menyerang,mereka hanya bisa menggunakan tak tik yang sering mereka pakai saat berlatih,tapi kekuatan mereka memang tiada tanding.


Sayangnya,mereka tidak menyadari bahwa kerajaan long sudah mempersiapkan rencana dengan menyiapkan beberapa prajurit yang bersembunyi dibalik tebing yang sudah siap melontarkan bola api dengan menggunakan manjanik ke tengah prajurit yang sedang berperang.


SYUUUUUTT


Sebuah bola api terbang diatas kepala ribuan prajurit.


BUUUK


Bola api tersebut jatuh tepat menimpa prajurit dinasty dan prajurit long yang sedang beradu pedang.


Beberapa prajurit segera mundur dan mengelilingi pangeran dan baginda.


Mata pangeran mengitari sekeliling tebing.


(hanya ada satu manjanik,untuk menggunakan satu manjanik besar seperti itu hanya membutuhkan empat puluh sampai lima puluh prajurit dan untuk melumpuhkan mereka aku dan jong su saja sudah cukup).


"jong su ikuti aku,mong nan tetaplah lindungi baginda dan yang lainnya alihkan perhatian musuh yang berada di tebing"


"apa yang akan kamu lakukan?" baginda terlihat cemas


"aku akan membersihkan sampah yang bersembunyi"


"tapi....."


Tanpa menunggu lagi pangeran berlari meninggalkan pertempuran yang masih berlangsung dan di ikuti oleh jong su.

__ADS_1


Benar saja yang pangeran pikirkan,hanya ada empat puluh prajurit musuh yang mengendalikan manjanik.


Pangeran menyeringai.


Sebelum menyerang,pangeran kembali melihat situasi sekelilingnya dan memastikan tidak ada lagi musuh yang bersembunyi.


Pangeran dan jong su mulai bergerak perlahan mendekati musuh yang sedang menyiapkan bola api untuk dilontarkan kembali.


"heem...."


Pangeran memberi isyarat pada jong su dengan menganggukan kepala.


SHUUUTT


Ayunan pedang milik pangeran menebas tiga musuh dalam sekali gerakan.


Dalam hitungan detik saja pangeran dan jong su mampu melumpuhkan musuh dan segera mengambil posisi untuk menyerang musuh yang berada di bawah dan mengganti pedangnya dengan anak panah milik musuh dan....


SYUUUTT


SYUUUTT


SYUUUTT


anak panah milik pangeran dan jong su terbang diantara kerumunan orang dan menancap tepat sasaran.


Satu persatu musuh berjatuhan.karena merasa kekurangan prajurit kerajaan long akhirnya menarik mundur pasukannya kembali.


Baginda raja merasa bangga dengan putra semata wayangnya,dari bawah baginda mengacungkan jempolnya.pangeran tersenyum ketika melihat ayahnya merasa puas,pangeran dan jong su memutuskan kembali ke bawah tapi karena terlalu tergesa-gesa dan tidak memperhatikan langkahnya kaki pangeran terpeleset dan terjun bebas,dalam hitungan detik saja tubuh pangeran sudah berada di bawah.


"PANGERAN LEE....." jong su tidak sempat menarik tangan pangeran.


Baginda dan mong nan di susul para prajurit berlari menghampiri pangeran yang sudah terbaring lemah.segera beberapa prajurit mengangkat tubuh pangeran masuk ke dalam camp.

__ADS_1


__ADS_2