Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#54


__ADS_3

PENCULIKAN XHIO


"xhi xhi,hari ini aku mau belanja bahan masakan yang sudah habis"


"bibi bolehkah xhio ikut?"


"tidak"


"xhio janji xhio tidak akan nakal"


Xhio memberi tatapan memelas pada bibi lou,tatapan itu selalu berhasil membuat hati orang-orang luluh,sungguh cara yang sangat ampuh.


"haaah...baiklah,tapi janji ya tidak boleh jauh-jauh dari bibi"


"heemm"


Xhio menunjukan jempolnya dan mengangguk.


"xhio tidak boleh nakal ya dan pegang terus tangan bibi lou,janji..."


Xhi xhi dan xhio berjanji kelingking.


Kali ini perasaan xhi xhi benar-benar tidak tenang,perasaan yang sulit untuk di ungkapkan,tidak seperti biasanya xhi xhi merasa berat membiarkan xhio pergi.tapi xhi xhi juga tidak bisa menahan xhio.


Melihat kegelisahan yang terpancar dari mata xhi xhi,prince tidak tinggal diam,dia kembali ke kamar xhio dan segera memerintahkan jong su untuk mengikuti xhio dan bibi lou.


"segera laporkan padaku jika sesuatu terjadi pada mereka"


"baik pangeran"


Suara jong su terdengar di sekitar kamar xhio.


Di pasar,bibi lou tidak pernah melepaskan tangan xhio sama sekali.xhio juga tidak pernah jauh-jauh dari bibi lou.


Sesampainya di penjual ikan.


"xhio tetaplah di samping bibi,bibi mau memilih ikan segar dulu"


Karena kerepotan dengan kantong belanjaan dan masih harus memilih ikan akhirnya bibi lou melepaskan genggaman tangannya.tapi terus memantau xhio agar terus berada di sampingnya.


"bibi,bolehkah xhio melihat ikan disana?"

__ADS_1


"ya tentu,tapi ingat jangan jauh-jauh"


Xhio mengangguk lalu berlari melihat ikan segar yang ada di kolam berukuran kecil tersebut.


Cukup lama bibi lou memilih ikan,bibi lou juga meminta penjual membersihan ikan tersebut.


Sambil menunggu ikan di bersihkan,bibi lou melirik xhio yang sedang asik melihat ikan.


"ini ikan anda"


"baik terimakasih"


Ikan segar sudah di bersihkan,semua bahan masakan sudah di beli,saatnya mereka pulang.


"xhio ayo kita....."


Bibi lou terkejut saat xhio tidak ada ditempatnya.matanya mencari-cari xhio siapa tahu xhio main ke pedagang sebelah tapi tidak ada,mata bibi lou mulai sibuk melihat anak-anak yang bermain di sekitar pasar tapi tidak ada tanda-tanda xhio disitu,bibi lou mulai cemas,dia menanyakan ke setiap pedangang kalau-kalau ada yang melihat xhio lewat atau bermain di tempat mereka,tapi hasilnya nihil para pedang serta pembeli di pasar tidak ada yang melihat xhio mereka terlalu sibuk hingga tidak memperhatikan sekitar.


Bibi lou segera menghubungi xhi xhi dan memberitahu secara rinci sesaat sebelum xhio hilang.


Mendengar kabar xhio hilang tentu saja membuat xhi xhi lemas,dadanya sesak,tangannya bergetar,air matanya mengalir,xhi xhi terduduk di sudut meja telefon,kakinya seakan tidak bertenaga lagi untuk berdiri.


Prince terkejut saat mendengar xhi xhi bicara di telefon.insting seorang ibu memang sangatlah kuat.untunglah prince memerintahkan pengawal pribadinya dan menunggu kabar selanjutnya.


Tanpa pikir panjang lagi xhi xhi langsung menghampiri bibi lou ke pasar dan ikut mencari xhio beserta para pedagang serta keamanan pasar.


Setelah cukup lama mereka mencari tapi xhio tidak juga ditemukan bahkan satu petunjukpun tidak ada,mereka mulai menyerah dan kembali ke toko mereka.


Tidak seperti yang lain xhi xhi dan bibi lou masih terus mencari.xhi xhi sangat gelisah pantas saja dia tidak rela saat xhio pergi,xhi xhi tersungkur dilantai dan menangis.


"XHIOOOO....."


Xhi xhi berteriak melampiaskan rasa kehilangannya.


Bibi lou yang merasa sangat bersalah karena tidak bisa memantau xhio dan menyesal karena tidak memegang tangan xhio.bibi lou marah pada dirinya sendiri dan berharap bisa memutar waktu dan berjanji akan menjaga xhio tanpa melepaskan tangannya dan bibi lou akan lebih berhati-hati lagi.


Di tengah tangisan xhi xhi tiba-tiba ponselnya berdering,nomor yang tidak dikenal terus menghubungi xhi xhi walaupun berkali-kali xhi xhi abaykan.


Dan kesekian kalinya nomor tersebut menghubungi xhi xhi,dengan tangan bergetar xhi xhi mencoba mengangakat telefon.


"hallo xhi xhi"

__ADS_1


Terdengar suara seorang pria yang tidak xhi xhk kenal.


"si-siapa...?"


Suara xhi xhi parau sambil menahan tangis.


"jika kamu mau bertemu anakmu maka datanglah kesini"


Xhi xhi langsung terkejut dan berdiri dari duduknya.


"ka-kamu siapa?dimana xhio?"


Xhi xhi merasakan dadanya bergemuruh,xhi xhi semakin khawatir dengan keadaan xhio.


"MAMIH....."


"xhio...."


Dada xhi xhi semakin meledak saat mendengar suara xhio.


"akan aku kirim lokasiku tapi ingat datanglah sendiri,jika kamu melaporkan ini ke polisi maka aku tidak akan menjamin anakmu akan baik-baik saja"


TUUT


telefon terputus.


"siapa yang menelefon?"


Xhi xhi tidak menjawab pertanyaan bibi lou,xhi xhi malah terdiam,wajahnya semakin tertunduk,air matanya semakin deras mengalir.


"tuhan,selamatkan anakku"


Suara xhi xhi lirih,tenggorokannya terasa kering.


TRIIINNG


chat lokasi dari si penculik terkirim ke nomor xhi xhi.


"bibi lou tolong hubungi jeyoung,nomornya sudah aku save di buku telefon"


Xhi xhi berlari tanpa bicara apa-apa lagi pada bibi lou dan bibi lou segera kembali ke rumah untuk mencari kontak jeyoung di buku telefon.

__ADS_1


__ADS_2