
Kamar utama kerajaan kini disulap menjadi kamar pengantin dengan seprai berwarna merah,ditaburi putik bunga mawar merah,tirai tille merah dan juga lukisan tangan sang karya seni yang bergambar xhi xhi dan pangeran diletakan diatas tempat tidur.cahaya lampion yang temaram dibungkus kain merah serta cahaya lilin yang diletakan dimeja sebelah tempat tidur membuat suasana kamar semakin romantis.
Xhi xhi yang sudah duduk manis didalam kamar dengan wajah yang ditutupi kain merah dengan setia menanti kedatangan pangeran.
KREEIIKK
pintu kamar terbuka perlahan.
DEG DEG DEG
jantung xhi xhi berdekup kencang,padahal ini bukanlah pertama kalinya xhi xhi tidur bersama pangeran tapi detak jantungnya tidak bisa di kontrol seakan ini adalah pertama kalinya dia tidur bersama.
TAK TAK TAK
terdengar langkah kaki menghampiri.
KRIIK
seseorang duduk disamping xhi xhi
"apakah pengantinku sudah siap?" bisik pangeran lembut ditelinga xhi xhi.
Perlahan pangeran membuka penutup wajah xhi xhi.
TOK TOK TOK
tiba-tiba pintu kamar pengantin diketuk seseorang.
"arrgghh....mengganggu saja" dengan kesal pangeran berdiri dan membuka pintu.
"mo-mohon maaf pa-pangeran baginda menyuruh hamba untuk mem-memberikan ini pada pangeran" seorang penjaga menyerahkan segelas air.tangannya gemetar.
"apa ini?" tanya pangeran sambil menerima
"ha-hamba kurang tau,ta-tapi baginda meminta pangeran me-minumnya segera.hamba permisi"
WUUSHH
dengan kilat penjaga itu pergi.
Tidak ada yang berani mengganggu pangeran apalagi disaat-saat penting seperti saat ini,makanya jong su dan mong nan lebih memilih berpura-pura sibuk latihan daripada mengantar obat kuat yang diracik tabib istana atas permintaan baginda.
__ADS_1
"dia pasti sangat sial" bisik mong nan pada jong su yang sama-sama sedang mengintip dari balik patung burung bangao yang ada didepan kamar pengantin.
"tentu saja,semoga kita masih bisa melihatnya besok" bisik jong su
Penjaga yang diperintahkan baginda berlari cepat menghampiri baginda raja dan ratu yang sedang bersembunyi disamping kamar pengantin.
Orang-orang yang kepo bersembunyi dibeberapa tempat.
"bagaimana,apa pangeran meminumnya?" tanya baginda raja pelan.
"ha-hamba....hanya memberikannya baginda" jawab penjaga terengeh.
PLETAAKK
Baginda memukul kepela penjaga itu
"kau...."
"ssttt....jangan berisik" baginda ratu mencoba menghentikan suaminya yang hendak memarahi penjaga.
"ayo kita tidur" ajak baginda ratu.
"ba...baginda..."
"apakah hamba tidak akan dihukum mati?" tanya penjaga ketakutan.
"akan aku pertimbangkan...." jawab baginda raja lalu pergi meninggalkan penjaga itu
"apa...?bagaimana mungkin?" si penjaga semakin ketakutan.
GLUK GLUK GLUK
pangeran meneguk habis minuman yang ada digelas,kemudian melanjutkan ritualnya yang sempat tertunda oleh penjaga utusan ayahnya.
"akan aku penggal kepalanya,lihat saja nanti" gerutu pangeran.
pangeran mendekati xhi xhi kembali yang sudah menunggunya lama.
"sayang ayo kita lanjutkan ritual kita" bisik pangeran dan perlahan membuka penutup wajah xhi xhi.
Wajah cantik xhi xhi yang dari tadi tertutup kain merah kini dapat dilihat oleh pangeran.
__ADS_1
"malam ini aku tidak akan melepaskanmu lagi" ucap pangeran pelan.
Satu ciuman lembut mendarat dibibir xhi xhi dan bibir manis pangeran mulai menyusuri pipi,telinga hingga leher xhi xhi.sesekali pangeran memainkan lidahnya menjilati leher xhi xhi dan dada xhi xhi,tangan pangeran mulai membuka baju xhi xhi dan terlihatlah dua gunung yang masih terlihat cantik walau sudah memiliki anak,tangan nakal pangeran mulai meremas satu gundukan gunung yang sekarang adalah milik pribadinya,satunya lagi pangeran menjilati dan mengulumnya.terdengar suara desahan xhi xhi yang merdu membuat pangeran semakin beringas dan semakin menggebu.
Suara desah mereka memenuhi kamar.
"tunggu..." pangeran menghentikan aktivitasnya dan meraba pengawal kecil miliknya.
"ada apa?" tanya xhi xhi heran.
"aku tidak tau,apakah dia sudah keluar begitu saja?" pangeran masih meraba penjaga kecilnya yang mulai basah.
"apa??" xhi xhi ikut meraba lalu terkejut dan menarik tangannya kembali.
"kok bisa?" xhi xhi merasa heran,padahal pangeran adalah pria tergagah diatas ranjang,xhi xhi sampai kelelahan menghadapinya tapi kali ini....
"AYAHANDAAA......" teriak pangeran kesal.
Teriakan pangeran sampai ditelinga baginda,mereka berdua malah cekikikan.
Akhirnya xhi xhi dan pangeran melewati malam pertama dengan tidur saling berpelukan,tidak ada aktivitas berarti malam ini.pangeran sangat kecewa karena perbuatan ayahnya.
Baginda pikir dengan meminum ramuan racikan yang diberikan tabib bisa membuat pangeran lebih gagah diatas ranjang,nyatanya pangeran lebih cepat kalah dari sebelumnya.
Hingga pagi hari ketika xhi xhi hendak bangun,pangeran menarik tangan xhi xhi dan segera melepaskan baju xhi xhi,dengan cepat pangeran mengganti posisi mereka kini pangeran berada diatas tubuh xhi xhi dan membuka kedua kaki xhi xhi dengan kakinya.
"aahh...." desah xhi xhi semakin berat ketika sesuatu yang tumpul mencoba menembus masuk.
Sementara diluar kamar,dua orang penjaga yang baru saja akan memulai bertugas tiba-tiba berhenti dan langsung balik badan setelah mendengar suara desahan xhi xhi dan pangeran.
"apa kita sesial ini?"
"benar-benar pukulan berat mendengar suara mereka pagi ini"
Thanks for all my loyal readers.
Mohon maaf jika ada salah kata atau penempatan kata yang kurang tepat 🙏🙏🙏
Semoga puas dan jangan lupa bahagia.😊😊
Nantikan karyaku selanjutnya.
__ADS_1
Salam sayang selalu...
😘😘😘