
Pangeran mulai melepaskan ciumannya dan bernafas berat.
Begitupun xhi xhi.
"apa kamu sudah ingat?"
Pangeran berbisik di telinga xhi xhi dan membiarkan bibirnya menyentuh daun telinganya.
Wajah xhi xhi memerah dan mendorong tubuh pangeran,xhi xhi pun segera berdiri dan merapihkan pakaiannya.
"waktu anda memboking sudah habis,aku permisi dulu"
Xhi xhi menyisir rambutnya dengan jari jemari tangannya dan berjalan keluar.
"nona"
Xhi xhi hanya tersenyum ketus membalas sapaan dari pengawal.
Pengawal segera masuk dan melihat keadaan pangeran.
"pangeran"
"ayo kita pulang"
"apakah pangeran akan kembali ke rumah nona xhi xhi?"
"tentu saja,memangnya aku bisa pulang kemana lagi?bukankah jalan menuju masa lalu belum bisa aku lalui?"
"sesuai perintah pengeran"
Pangeran berjalan sempoyongan.dan sesekali tangannya menapak ke dinding untuk menopang tubuhnya yang oleng.
"pangeran biar aku bantu"
"tidak usah,aku masih bisa jalan sendiri"
Mei yang tertarik pada pangeran dari pandangan pertama,diam-diam memperhatikan pangeran yang berjalan sempoyongan di lorong bar dan mulai berpikir jahat.
__ADS_1
"aku rasa dia termasuk laki-laki yang tidak kuat dengan alkohol,heeehh...suatu hari aku pasti punya kesempatan untuk mendapatkan kamu"
Mei tersenyum sinis.
Sepanjang perjalanan pangeran bertanya pada pengawalnya,dari mulai kenapa dia selalu memanggilnya tuan bukannya pangeran padahal pangeran berharap berharap orang-orang tau siapa dirinya dan Pangeran juga bertanya tentang apa yang dia rasakan terhadap xhi xhi,perasaan yang membuatnya marah saat tau pekerjaan xhi xhi.
Dengan santay pengawal pribadi pangeran menjelaskan.
"mohon maaf pangeran,ini adalah masa depan hamba hanya tidak mau Pangeran jadi bahan tertawaan dan candaan.memanggil tuan jauh lebih baik hamba juga harus menjaga privasi anda juga keselamatan anda"
Pengawal pribadi yang di pilih memang sebelumnya melalui banyak seleksi bukan cuma harus bertubuh kekar tapi juga harus memiliki ingatan yang kuat juga kepintaran dan harus bisa bertarung mempertaruhkan nyawa demi orang-orang penting di istana.
"mungkin pangeran cemburu"
Pengawal mencoba menjawab pertanyaan pangeran yang kedua.
"cemburu?apa itu cemburu?"
"cemburu adalah sebuah perasaan yang akan membuat anda hilang kendali,dada anda terasa sesak,bahkan emosi yang semakin memuncak.tapi rasa cemburu juga harus didasari rasa cinta,mungkin anda sudah mulai jatuh cinta pada nona xhi xhi?"
Pangeran tidak percaya bahwa dirinya bisa jatuh cinta pada wanita biasa seperti xhi xhi,seorang wanita yang berstatus janda bahkan sudah memiliki anak.
"tidak mungkin"
Pangeran menggeleng kepala.
"lalu darimana kamu mendapatkan kereta ini?"
"saat hamba kembali dari masa lalu dan hendak mencari kereta yang pangeran inginkan hamba tidak sengaja berjalan melewati sebuah bangunan tembus pandang,hamba melihat banyak sekali kereta yang bagus di dalamnya,jadi hamba memutuskan untuk masuk sayangnya rakyat disini begitu mencibir karena melihat penampilan hamba,tapi setelah hamba memberikan beberapa emas mereka baru menyambut hamba dengan ramah dan menunjukan sebuah kereta mewah,rakyat itu bilang kereta ini namanya mobil dan bahkan bisa jalan sendiri,rakyat itu bilang mobil ini dilengkapi radar,lidar,sensor,kamera,GPS, serta perangkat lunak dan menggunakan sistem pelacak lokasi untuk mengikuti peta digital bahkan ada pengenalan suara,kareta di masa lalu dan masa depan sangat jauh berbeda hamba tidak bisa mengemudikannya maka dari itu mereka menyewakan seorang supir pada hamba"
"baiklah,sudah cukup penjelasannya.aku benar-benar tidak faham dengan apa yang kamu katakan"
Pangeran menyenderkan kepalanya dan mencoba untuk tidur sejenak karena efek alkohol.
"kita sudah sampai tuan-tuan"
Supir tersebut memarkirkan mobil di sebuah lapang.
__ADS_1
Supir tersebut menyerahkan kunci mobil pada pengawal pangeran sebelum dia pergi.
Pengawal memapah pangeran masuk ke dalam rumah xhi xhi.
"kalian pergilah sebelum xhi xhi kembali"
"pangeran apa tidak apa-apa jika kembali ke masa lalu dengan penampilan baru kami?"
"aku juga akan merubah semua penampilan orang-orang di istana,jadi jangan terlalu banyak bicara,pergilah"
"bagaimana dengan mobil,maksud hamba keretanya?"
"biarkan saja disitu,karena aku masih akan memakainya"
"kalau begitu hamba permisi pangeran"
"pengawal"
"hamba pangeran"
"cari tau tentang xhi xhi dan segera beritahukan padaku secepatnya"
"baik pangeran,hamba undur diri"
KREEIIKKK
Pangeran memejamkan matanya dan berpura-pura tidur.
Seperti biasa xhi xhi selalu masuk ke kamar xhio untuk mencium kening putra tercintanya dan memandang wajah polos anak semata wayangnya lalu xhi xhi pun masuk ke kamarnya.
Xhi xhi duduk di sudut kanan tempat tidur dan kembali mengingat kejadian yang baru dia alami di bar.xhi xhi memegang bibir bawahnya dengan telunjuk.xhi xhi memejamkan matanya perlahan dan bayangan saat pangeran mencium lembut bibirnya serta memeluk erat tubuh xhi xhi melintas dalam pikiran.
"bibir itu...dan pelukan itu?begitu hangat dan lembut dan aku merasa pernah merasakannya tapi dimana?aaahh......"
Xhi xhi mengacak-acak rambutnya dan menjatuhkan tubuhnya.
"kenapa jantungku berdetak kencang dan aku merasa canggung saat bersama tuan Lee,perasaan ini sudah lama tidak aku rasakan"
__ADS_1