
"katakan padaku siapa pelayan baru itu?kenapa kalian memanggilnya nona?bahkan kalian mengenalnya kecuali aku?dan apa hubungan dia denganku?kenapa.....aku selalu bereaksi jika didekatnya?"
Bagi pangeran jong su adalah orang yang tepat untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang selalu memenuhi benaknya sejak kedatangan pelayan itu.
"ha-hamba tidak tahu pangeran,hamba mohon maaf....."
Sungguh tidak bisa diharapkan,padahal dari tingkah jong su pangeran tahu persis bahwa jong su menyembunyikan sesuatu darinya.
"pergilah dan bilang pada pelayan itu untuk membawakan makanan.aku lapar"
Sesungguhnya jong su ingin memberitahukan semua pada pangeran tapi jong su tidak yakin pangeran akan mengingat semuanya apalagi baginda saat ini sedang marah pada xhi xhi,jong su tidak ingin membuat keadaan di istana semakin kacau.belum lagi putri perdana menteri yang masih tinggal di istana jika saja putri mendengarnya maka jong su yakin xhi xhi tidak akan selamat dari perbuatan kejam dan licik putri.mungkin jalan terbaik untuk saat ini hanyalah membungkam mulut.
TOK TOK TOK
"pangeran makanan anda sudah siap" xhi xhi datang dengan membawa nampan makanan.
"kalau begitu tunggu apalagi?cepat suapi aku"
"su-suapi...."
"ya"
Mau tidak mau xhi xhi hanya bisa menuruti permintaan pangeran,bukan karena ikatan yang pernah terjalin diantara mereka tapi karena saat ini xhi xhi hanyalah seorang pelayan.
Sementara pangeran,entah kenapa ada perasaan yang begitu sulit untuk dijelaskan ketika dia mempermainkan pelayannya itu,antara bahagia dan ingin selalu dekat dengannya bahkan pangeran merasa hanya padanya dia bisa bersikap manja.merasa nyaman saat berada disampingnya.
(wajah ini benar-benar tidak asing bagiku tapi kenapa aku tidak bisa mengingatnya sama sekali?)
__ADS_1
Pangeran terus memandangi xhi xhi ketika xhi xhi menyuapinya.
"malam ini tidurlah dikamarku"
"a-apa.....?"
"aku selalu bangun tengah malam untuk minum dan aku takut kalau harus membawa minum ke dapur" Sebenarnya ini hanya alasan pangeran,pangeran tahu bahwa minuman sudah tersedia di kamar,begitupun xhi xhi yang sudah melihat dengan jelas bahwa minuman untuk pangeran sudah ada disamping tempat tidur.
Tapi karena xhi xhi ingin melayani pangeran dengan baik sebelum melepaskan dia dari ingatan dan hidupnya maka xhi xhi tidak menolak permintaan tidak wajar dari pangeran.
Pangeran tahu betul kalau tidak ada seoranpun yang boleh tidur dikamarnya,pangeran paling anti dekat dengan wanita apalagi cuma seorang pelayan.terkecuali pelayan yang satu ini.itulah yang membuat pangeran ingin tahu kebenarannya.mungkin dengan begini ingatan pangeran bisa kembali.
Walaupun pangeran yang menyuruh xhi xhi untuk tidur dikamarnya tapi bukan berarti xhi xhi boleh tidur diatas tempat tidurnya.dengan kejam pangeran menyuruh xhi xhi tidur diatas kursi kayu tanpa dialasi kain dan tanpa diberi selimut sama sekali.
Saat malam semakin larut,pangeran bangun dari tempat tidurnya.selama berjam-jam pangeran berpura-pura tidur demi menunggu pelayannya terlelap.
Pangeran menatap wajah xhi xhi,benar wajah ini tidak asing baginya tapi bisakah pangeran mengingat sedikit saja tentang wanita ini?satu kenangan saja sudah cukup untuk mempertahankan dirinya tetap disamping pangeran.
Dengan hati-hati pangeran menggendong tubuh xhi xhi dan memindahkannya ke atas ranjangnya.
(bereaksi lagi.....apa aku sudah melebihi batas normal?kenapa hanya saat bersama wanita ini baru bereaksi?) pangeran memukul keningnya dan mencoba menahan reaksi yang berlebihan yang dia alami,pangeran harus memastikan dulu siapa wanita ini barulah dia bisa membiarkan reaksinya tersalurkan.
"aku tidak ingat kamu siapa?tapi hanya kamulah yang pernah tidur diatas ranjangku dan karena kamu adalah wanita satu-satunya yang bisa membuatku bereaksi berlebihan" pangeran berbisik ditelinga xhi xhi.
"hooaamm...." xhi xhi menarik tangan pangeran dan menjadikannya bantal.
"hey...." pangeran tidak bisa menarik tangannya kembali karena takut pelayannya bangun dan tidak ingin dirinya dituduh telah berbuat tidak senonoh padanya.
__ADS_1
"manis sekali" pangeran melihat pelayannya tersenyum saat tidur.
Serasa ditarik magnet,pangeran benar-benar tidak bisa menahannya dan mendekat perlahan.sebuah kecupanpun mendarat dibibir mungil xhi xhi.
(apa yang terjadi padaku?kenapa aku menciumnya?) pangeran tersadar tapi tetap saja tidak bisa melepaskan kecupannya itu.
(sangat manis).
Tiba-tiba xhi xhi membalas kecupan pangeran,tentu saja karena saat itu xhi xhi sedang bermimpi mencium pangeran.belum menyadari bahwa mimpinya itu menjadi nyata.
Pangeran terkejut ketika mendapat kecupan balik.(oh tidak....reaksinya semakin berlebihan,apa yang harus aku lakukan?)
"wanita nakal,apa kamu tahu resikonya menggoda pangeran dingin sepertiku" pangeran berbisik ditelinga pelayannya dan menggigit pelan daun telinganya.
"uuummm...."
Pangeran semakin bereaksi ketika pelayannya mengeluarkan suara yang begitu lembut.
"baiklah" dengan pelan pangeran naik ke atas tempat tidur dan kembali mencium pelayannya dengan lembut.
(Perasaan ini......apakah aku pernah melakukan ini dengannya?)
Tiba-tiba ada sebuah bayangan kenangan yang melintas dibenak pangeran.bayangan itu terlihat samar tapi sama persis seperti yang mereka lakukan sekarang.
"apa itu tadi?" pangeran tersadar dan langsung membuka matanya.diliriknya wanita yang dia peluk.
"aarrgghh...aku sudah gila,bagaimana mungkin aku tidur dengan pelayanku?tapi.....apakah bayangan itu adalah aku dan dia?aaahh sudahlah...."
__ADS_1
Untuk menjernihkan pikirannya pangeran lebih memilih bangun dan menyalin buku sejarah.