
WUUUUSSSHHH
Kali ini cahaya putih berkelebat lebih silau dari biasanya.mungkin karena mereka datang cukup banyak.
"ooowww....."
Pangeran menutup wajahnya dengan tangan.
Cahaya itu hilang seiring munculnya beberapa pengawal,penasehat dan raja di hadapan pangeran.
"ayahanda,hormat pada ayahanda"
Pangeran langsung berlutut.
"ayahanda....?siapa kamu?"
Raja mengerutkan kening.
Sementara pengawal yang berada di belakang raja langsung berlutut.
"hormat pada pangeran"
"pangeran??ka-kamu....."
"benar ayahanda"
"haahh....,jelaskan padaku kenapa kamu merubah para pengawal kita?"
Raja melipat kedua tangan di dadanya, menunggu penjelasan dari pangeran
Pangeran dengan sabar menjelaskan pada ayahnya kenapa dia dan para pengawal merubah penampilan.
Pertama : pangeran berada di masa depan bukan masa lalu.
Kedua : disini bukan cuma tampang tapi juga penampilan,kekuasaan dan kekayaan yang di utamakan.
Ketiga : jika pangeran merubah penampilan maka pengawalnya juga harus ikut berubah.
Pangeran jelas tau bagaimana rasanya jadi pusat perhatian karena penampilan mereka yang aneh di masa depan dan lagi untuk masuk ke tempat xhi xhi bekerja mereka tentu harus merubah penampilan dulu daripada di bilang aktor yang sedang main film ke sasar atau orang gila bergaya zaman dulu.
__ADS_1
"ayahanda,bukankah dalam peraturan istana siapapun yang mau menjadi bagian dari kerajaan entah itu pelayan atau pengawal,kita bukan cuma perlu tau asal usulnya tapi juga kepribadian,kesetiaan,derajat dan martabat juga kelayakan orang tersebut.bukankah penasehat juga pernah bilang kalau kita jangan asal merekrut orang untuk masuk ke dalam istana.apalagi xhi xhi yang kalian pilih untuk menjadi calon permaisuriku,ratu masa depan dinasty.apakah aku harus membiarkan dia masuk begitu saja?sementara dia kelak akan mendampingi aku memimpin kerajaan.ketika dia di paksa untuk menjadi bagian dari duniaku maka aku juga harus siap menjadi bagian dari dunianya,untuk mendapatkan hatinya aku harus berkorban dan mengikuti zaman.tapi jika ayahanda keberatan maka ayahanda bisa menghukumku karena akulah yang sudah merubah penampilan para pengawal"
Pangeran bersujud dan menundukkan kepalanya.
"lalu kamu pikir mereka tidak akan pulang ke masa lalu?mereka juga masih harus menjaga istana dan ikut berperang saat kita kekurangan prajurit,apa jadinya jika rakyatku melihat penampilan baru mereka?apa yang akan mereka pikirkan saat melihat pengawal kerajaan berpenampilan aneh?tapi,ya.....melihat kamu tampan begini ayah jadi teringat masa muda ayah,ngomong-ngomong kekuatan apa yang orang itu punya hingga kalian berubah menjadi sangat tampan?"
Semua orang yang ada di kamar xhio yang tadinya menunduk serentak mengangkat kepala dan melihat ke arah raja lalu saling pandang satu sama lain.
"ada apa?apa aku tidak boleh berubah seperti kalian?"
"Ba-baginda,anda adalah raja hamba rasa anda tidak bisa ikut-ikutan seperti mereka"
Penasehat merasa khawatir dengan keinginan raja,karena takut sejarah dan tradisi ikut berubah.
"haaiiss....ini sungguh tidak adil,sudahlah....aku akan menghukummu nanti saat kamu kembali ke masa lalu.ayo kita kembali"
"Baginda...."
"apa lagi?"
Raja melihat penasehat dengan tatapan kesal.
"cepatlah,aku sudah muak berlama-lama disini apalagi mendapat ketidakadilan dari kalian"
Raja menghadap tembok.
Para pengawal langsung menunduk dan menahan tawa karena sikap konyol dari raja mereka.
"pangeran,segeralah kembali ke istana dan bawa serta nona serta tuan muda xhio.hamba sangat khawatir jika anda berlama-lama di sini jalan untuk anda kembali akan tertutup dan anda akan selamanya jadi kucing.hamba juga khawatir kekacauan akan terjadi di istana,apalagi saat musuh menyadari bahwa anda hilang dan mereka mencoba meruntuhkan kerajaan dan memaksa raja turun dari jabatan,bukan tidak mungkin jika posisi raja akan menjadi bahan rebutan musuh saat mereka tau anda tidak ada,yang membuat hamba semakin khawatir adalah....."
Penasehat terdiam sesaat dan melihat pangeran.
"apa.....?"
"ham-hamba khawatir musuh tau bagaimana cara kita keluar masuk masa depan,lalu gosip tentang nona menyebar ke telinga mereka dan mereka menculik nona mereka sangat licik dan akan melakukan segala cara untuk mendapatkan kerajaan.pangeran satu hal lagi"
"apa lagi?"
"walaupun takdir nona menjadi ratu dan mendampingi pangeran tapi bukan tidak mungkin jika nona jatuh hati pada laki-laki lain suatu hari"
__ADS_1
"APAAAA?"
"be-benar,sebelum itu terjadi akan lebih baik jika pengaran mengambil hati nona terlebih dahulu dan segera membawa nona beserta tuan muda agar mereka memiliki rute ke masa lalu agar lebih mudah untuk pangeran dan nona kembali ke masa lalu dan masa depan kapanpun kalian mau,sebelum semaunya terlambat"
"kapan waktunya akan berakhir?"
"hamba kurang tau,tapi lebih cepat lebih baik"
"perlukah aku menculik mereka?"
PLAAAAKK
Raja memukul kepala pangeran sambil berkacak pinggang.
"dasar anak durhaka,siapa yang menyuruhmu berbuat kejahatan?mana pantas seorang pangeran sepertimu melakukan itu?"
"aku hanya bercanda ayahanda,uuuhh....sakit"
Pangeran meringis kesakitan sambil mengelus-elus kepalanya.
"ayo kembali"
"baik Baginda.....pangeran kami permisi"
WUUUUSSHH.....
Merekapun menghilang.
"apa apaan,kasar sekali,mana ada raja sekasar itu sama anak kandungnya?"
"APA KAMU MENYUMPAHI RAJA??"
Suara raja menggema di kamar xhio
"AAHHHH....TI-TIDAK BERANI AYAHANDA"
Pangeran berlutut sambil memegang telinga.
"ciiihh,mengerikan sekali"
__ADS_1