
"taadaaa......"
Tuan Lee yang sudah selesai memasak dengan bangga menyajikan hasil masakannya di meja makan.
"waahh....."
Xhio terpukau dengan apa yang disajikan oleh tuan Lee,bahkan air liur xhio hampir jatuh karena mencium serta melihat betapa menggiurkannya makanan yang ada didepannya.
"paman,xhio tidak pernah melihat makanan ini sebelumnya"
Xhio tidak berhenti memandangi makanan yang menggoda penciuman dan penglihatannya.
"ini adalah makanan kesukaan paman dan ini yang selalu di sajikan oleh juru masak di is....maksud paman di kediaman paman.ini Chow Mein,Ma Yi Shang Shu dan yang ini Jiaozi"
Tuan Lee menunjuk satu persatu makanan favoritnya.
"bisakah kita makan sekarang paman?"
"tentu"
"yeaaahh...."
Tanpa menunggu aba-aba lagi xhio langsung melahap makanan diatas meja.
Tuan Lee merasa senang dan bangga karena hasil masakannya benar-benar sukses merebut hati xhio,tidak sia-sia dia belajar memasak pada juru masak istana saat raja sedang pergi ke perbatasan.
"ternyata seorang tuan Lee bisa memasak masakan yang enak"
Xhi xhi meresapi setiap makanan yang masuk kedalam mulutnya.
Tuan Lee tersipu dan tersenyum saat melihat expresi wajah xhi xhi saat memakan masakannya.
"bagaimana xhio?"
"Maman suala.....(paman juara)"
Mulut xhio penuh dengan makanan.
"hahaha....kalau begitu habiskan ya"
__ADS_1
"heemmm...."
Tuan Lee memandang kedua ibu dan anak itu.
tuan Lee merasa sudah mendapatkan poin karena sudah merebut hati xhi xhi dan xhio.
Dalam beberapa menit semua makanan sudah ludes.tuan Lee segera merapihkan piring kotor.karena merasa bertanggung jawab xhi xhi pun turun tangan dan ikut membantu tuan Lee.
Kali ini xhi xhi yang mencuci piring kotor dan merapihkan dapur.
Sementara taun Lee membersihkan meja makan.
Diam-diam xhi xhi memperhatikan tuan Lee.sementara tangannya sibuk mencuci piring kotor di wastafel.
"kenapa tuan Lee selalu bilang kalau dirinya adalah pria itu?setahuku pria itu berambut panjang,karena kebetulan waktu itu rambutnya menjuntay kedepan wajahku.tapi.....mata itu...aahhh sudahlah"
Xhi xhi segera menepis apa yang ada dalam pikirannya.
Setelah semua pekerjaan rumah beres,xhi xhi melihat ke luar jendela.kembali dia teringat saat dirinya masih menjadi seorang istri.
"haaahh......"
GRAABB...
"apa yang kamu pikirkan?"
Tuan Lee tiba-tiba memeluk xhi xhi dari belakang dan berbisik.
DEG...DEG....
Jantung xhi xhi berdebar kencang.lamunan xhi xhi pun ikut hilang.
"tidak ada"
Xhi xhi menepis tangan tuan Lee dan mencoba menjauh tapi tuan Lee menarik tangan xhi xhi hingga membuatnya tertarik dalam pelukan tuan lee.wajahnya begitu dekat bahkan tidak ada jarak sama sekali.hidung mereka beradu.
DEG...DEG...
Jantung mereka semakin berdebar-debar.pandangan mereka beradu.nafas mereka terdengar sangat berat.
__ADS_1
"tu-tuan Lee a-aku harus melihat xhio...."
Xhi xhi berlari meninggalkan tuan Lee sendirian.
"heemmm...."
Tuan Lee tersenyum melihat tingkah xhi xhi.lalu memegang dadanya,tangannya masih merasakan detak jantungnya masih berdetak tidak normal.
"apa yang terjadi?"
Sementara itu di masa lalu.
Baginda raja dan ratu tersipu-sipu melihat anak mereka dari cermin ajaib.ada kebahagiaan yang sulit untuk mereka ungkapkan.
Baginda mulai membanggakan putra mereka yang satu-satunya itu.
Tanpa terasa air mata kebahagiaan menetes membasahi pipi Baginda ratu.
Baginda ratu sangat terharu dan berharap pangeran segera mungkin membawa calon menantu dan cucunya ke masa lalu.
"sayang,bagaimana kalau kita melakukan ritual?"
Baginda raja berbisik ke telinga istrinya.
"APPAAA.....?"
"maaf aku salah bicara,kalau begitu aku pergi ke ruang baca dulu"
Baginda raja mengubur hasratnya karena Baginda raja tahu kalau istrinya sangat pelit bukan cuma tidak boleh memiliki selir tapi jatahpun kadang ditolak mentah-mentah oleh istrinya.
Baginda ratu menahan tangan suaminya dan melempar senyum yang teramat sangat manis saat Baginda raja melihat ke arahnya.
"gendong......"
Dengan manja Baginda ratu merentangkan tangannya.
Baginda raja langsung tersenyum dan menggendong istrinya segera.
"pengawal....jika ada yang mencariku katakan aku sedang berada di ruang baca dan tidak bisa diganggu.mengerti......"
__ADS_1
Baginda raja segera pergi meninggalkan pengawal pribadinya dan pengawal pribadi pangeran yang masih terbengong melihat tingkah rajanya lalu saling pandang dan mereka menahan senyum.