
"apa yang sebenarnya terjadi?dan siapa yang melakulan semuanya?katakan padaku xhi xhi"
Xhi xhi hanya terdiam sejak kembali dari tempat dimana dia diculik.xhi xhi sama sekali tidak menjawab pertanyaan dari pak park dan tuan jeyoung.
"biarkan xhi xhi beristirahat terlebih dahulu,bibi lou segera kabari kami jika nona xhi xhi sudah siap bicara"
"baik"
Pak park segera pamit dan kembali ke kantor untuk menulis laporan.
Saat ini hen dan mei masih dalam perawatan medis dan belum sadarkan diri,tidak ada yang bisa dilakulan pak park lagi selain menunggu mereka sadar dan xhi xhi sebagai korban mau buka mulut dan memberi kesaksian.
Tidak nyaman memang bagi bibi lou melihat xhi xhi yang terus murung dan tidak mau bicara sama sekali.
"jika memang tidak mau bicara tidak apa-apa tapi kamu juga harus makan dan ingatlah kamu masih punya xhio yang masih membutuhkan ibunya"
"bibi lou" xhi xhi menahan tangan bibi lou
Air mata xhi xhi menetes sebelum dia mulai bercerita.
"pa-pangeranlah yang sudah menolongku dan...dan dia.....terluka parah....." xhi xhi menangis kekencangnya dan tidak bisa lagi menahan kesedihannya.
Bibi lou segera memeluk xhi xhi dan membiarkan xhi xhi menangis sepuasnya dipelukan bibi lou.
"apa kamu yakin tidak mau menemui dia sekarang?"
__ADS_1
"a-aku....."
"pergilah,aku akan menjaga xhio"
Xhi xhi segera bangun dan membuka laci meja riasnya.bibi lou hanya melihat heran.
"apa yang kamu cari?"
"kalung....kalung yang ada jam kecilnya"
"kalung?jam?aaahh....aku ingat,waktu itu aku memberikannya pada tuan jeyoung karena aku pikir itu miliknya"
"APPAA....?"
"memangnya kenapa dengan jam itu?"
Xhi xhi berlari ke ruang tamu mencari ponselnya yang dia letakan dimeja.
Saat xhi xhi hendak menelepon tuan jeyoung tiba-tiba xhi xhi melihat seseorang dibalik pohon yang melihat ke arah rumahnya.
"bukankah yang dia kenakan itu....."
Ya,seorang pria yang sedang mengintip dibalik pohon itu memakai baju zaman dulu.persis seperti yang dikenakan prajurit dikerajaan dynasty.
Xhi xhi berlari keluar rumah dan mengejar pria itu yang mencoba kabur.
__ADS_1
"HEY.....TUNGGU"
Pria itupun berhenti.
"ka-kamu bukannya prajurit baginda feng?"
"mohon maaf nona hamba hanya menjalankan perintah baginda untuk memastikan nona baik-baik saja.tugas hamba sudah selesai dan hamba akan kembali.permisi.."
"TUNGGU......" xhi xhi mencoba menahan prajurit itu tapi....
WUUUSSHH
dia menghilang dengan cepat.
"ijinkan aku ikut...." suara xhi xhi memelan tangannya tidak sempat menahan prajurit itu,xhi xhi terduduk lemas.air matanya kembali berderai.
"aku ingin tahu kabar pangeran,BISAKAH KALIAN MENDENGARKU......." xhi xhi meluapkan rasa kekesalannya dengan berteriak sekuat tenaga karena xhi xhi yakin mereka sedang melihat xhi xhi dicermin ajaib.
Memang benar,baginda raja,ratu dan kedua pengawal pribadi mereka sedang melihat xhi xhi di cermin ajaib.
"baginda...."
Baginda raja mengangkat tangan dan pergi berlalu.
Kali ini baginda raja tidak peduli lagi xhi xhi mau kembali atau tidak ke istana.
__ADS_1
Apa yang terjadi pada pangeran kemarin membuat baginda raja harus memutuskan dan melepaskan xhi xhi walaupun mungkin akan merubah sejarah kerajaan dynasty.
Toh selama ini xhi xhi juga tidak pernah menunjukkan ketulusan cintanya pada pangeran,begitu mudah bagi wanita modern seperti xhi xhi untuk mempermainkan perasaan pria kuno seperti pangeran yang dengan susah payah membuka hati dan berkorban banyak untuk wanita yang tidak mencintainya sama sekali,sungguh membuat baginda kecewa.