Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps #26


__ADS_3

Di masa lalu.


Raja tengah sibuk mencari pengawal pribadi dan beberapa pengawal istana lainnya yang sudah dua hari hilang.


"dimana para pengawal itu?apa mereka ingin aku penggal?"


Raja terlihat sangat geram karena tidak bisa menemukan pengawal pribadinya.


"Baginda,hamba sudah mencari ke seluruh istana ini tapi tidak menemukan mereka"


"lalu dimana mereka?"


Raja terlihat sangat bingung.


"mungkin mereka berada di masa depan Baginda?bagaimana jika kita lihat cermin ajaib?"


"masa depan?baiklah"


Atas usul dari penasehat kerajaan,raja memutuskan untuk melihat cermin ajaib dan memastikan para pengawalnya berada disana.tapi.....


Raja mengerutkan keningnya,yang dia lihat hanya pangeran yang berwujud kucing sedang tertidur.


"kenapa mereka tidak ada?"


"selama dua hari ini apakah Baginda memantau Pangeran dari cermin ajaib?"


"dua hari ini aku pergi ke istana kayu bersama istriku untuk membuat persiapan perayaan lampion,waktu itu pengawal pribadiku ijin menemui pangeran karena pangeran ada sedikit urusan,setelah itu dia tidak kembali.dimana penasehat selama di hari ini?"


Raja balik bertanya dan memutar matanya ke atas sambil berkacak pinggang.


"maaf Baginda.dua hari ini hamba berada di ruang baca,hamba sedang mempelajari buku sejarah tentang nona xhi xhi"


Lalu apa yang terjadi dengan para pengawal?sementara keadaan pangeran baik-baik saja di masa depan tapi pengawalnya belum kembali?urusan apa yang mereka lakukan dengan pangeran hingga tidak kunjung menampakan diri?


"PERINTAHKAN PENGAWAL ISTANA UNTUK MENCARI KE SELURUH ISTANA DAN LUAR ISTANA BAWA MEREKA KE HADAPANKU HIDUP ATAU MATI....."


Baginda berteriak dan sangat marah.


"baik Baginda"


Penasehat segera menemui pengawal dan memerintahkan mereka untuk mencari ke segala penjuru istana maupun diluar istana.


Pengawal mulai mengobrak abrik beberapa tempat lokalisasi dan tempat-tempat yang menurut mereka tersembunyi tapi hasilnya nihil.dengan hati berdebar karena takut di hukum mati oleh Baginda raja mereka kembali ke istana,mereka berjalan lesu melewati sebuah gudang stok makanan prajurit perang dan mereka berhenti sejenak karena mendengar suara seseorang yang mendengkur dari dalam gudang.mereka menutup mulut dan menajamkan pendengaran lalu berjalan perlahan tanpa suara sedikitpun melangkah mendekati gudang,setelah cukup jelas memastikan bahwa suara tersebut datang dari dalam gudang mereka langsung mendobrak pintu gudang.

__ADS_1


BRAAAKKK...


Dengan sigap mereka siap menghujam orang yang ada di dalam gudang stok makanan.


Tapi......


"ampuni kami.....ampuni kami....."


Beberapa orang yang tadi tengah asik tertidur langsung bangun dan berlutut.para pengawal istana yang mendapat tugas untuk mencari pengawal yang hilang oleh baginda raja merasa mengenali suara tapi tidak mengenali sama sekali penampilan aneh mereka.


"siapa kalian?"


"aku adalah Jong su,pengawal pribadi pangeran dan dia adalah mong nan pengawal pribadi Baginda dan yang berada di belakang adalah pengawal pintu istana timur"


Pengawal pribadi pangeran mencoba menjelaskan.


"kalian para penyusup mau mencoba mengelabui kami,BUNUH MEREKA...."


"TUNGGU.....aku bisa buktikan,bukankah kalian tau kalau aku memiliki tanda lahir di punggung dan hanya kalian yang tau karena pernah mandi bersama denganku"


Pengawal pribadi raja mengangkat tangan dan bersiap membuka baju.


"tunjukan...."


"waaahhh...benar,dia adalah ketua mong nan....bagaimana ini?"


Mereka saling berbisik dan juga bingung,antara percaya karena tanda lahir itu hanya di miliki mong nan pengawal pribadi raja tapi juga tidak percaya karena penampilannya berbeda.


"akan aku jelaskan....."


"tidak perlu ketua,aku percaya pada ketua tapi jika ketua mau menjelaskan maka lebih baik menjelaskan didepan Baginda raja karena kalian dalam masalah jika tidak segera menghadap"


"WADDUUUUHHH......bagaimana ini ketua?aku tidak mau dipenggal,aku masih perjaka,aku belum menikah"


"kalau mau dipenggal ya tinggal dipenggal,apa susahnya?ayo kita menghadap"


Pengawal pribadi raja berjalan paling depan menuju aula istana diikuti pengawal yang lain.


"hormat pada Baginda"


Mereka kompak memberi hormat dan berlutut dihadapan Baginda raja,jantung mereka berdebar dan mulai berkeringat,wajah mereka pucat pasi.


"siapa mereka?"

__ADS_1


Raja terlihat bingung dan melihat dengan seksama orang-orang yang bersujud dihadapannya.


"Baginda Meraka adalah pengawal yang hilang"


"tidak mungkin,apa kalian salah orang?coba kalian lihat penampilan mereka?jangan tertipu bagaimana jika mereka adalah mata-mata?masukan mereka ke penjara dan hukum cambuk sampai mereka mengaku atas perintah siapa mereka menyusup ke istana?"


"Baginda,hamba adalah mong nan.jika Baginda tidak percaya hamba akan membuktikan dengan memotong kepala hamba dihadapan Baginda sebagai tanda kesetiaan hamba pada Baginda dan istana"


"lakukan"


Dengan santay Baginda melempar sebuah pedang pada mong nan sang pengawal pribadinya.


Pengawal segera mengambil pedang tersebut dan bersiap memotong lehernya.


"BA-BAGINDA.....MAAFKAN HAMBA,BIARKAN HAMBA YANG MELAKUKANNYA KARENA HAMBALAH YANG MEMBAWA SERTA KETUA UNTUK MEMBANTU PANGERAN,HAMBA MOHON......"


Pengawal pribadi pangeran membentur-benturkan kepalanya ke lantai.


"pangeran.....??BUKA BAJUNYA..."


Dengan segera seorang pengawal mendekati mong nan dan membuka bajunya.


Raja turun dari altar dan mendekat lalu memperhatikan tubuh laki-laki yang ada didepannya.bekas luka yang panjang di pinggang,tanda lahir dipunggung serta bekas jahitan di dada.


Setelah puas memperhatikan tubuh laki-laki itu,raja kembali ke altar.


"jelaskan padaku apa yang terjadi dengan penampilan kalian dan kenapa kalian bersembunyi?"


Pengawal pribadi raja menjelaskan semau secara detail dari saat dia dipanggil oleh Jung su hingga mereka harus merubah penampilan demi bisa masuk kedalam bar tempat kerja xhi xhi dan mereka takut untuk menghadap Baginda dengan penampilan baru mereka dan memutuskan untuk bersembunyi.


"maafkan hamba Baginda,hamba sungguh tidak bisa menolak perintah pangeran"


Pengawal pribadi pangeran masih berlutut dengan darah yang mengalir di keningnya.


"jadi penampilan putraku juga sudah berubah?"


"benar,hamba akan kembali berpenampilan seperti dulu Baginda"


"siapa yang menyuruhmu merubah penampilan seperti dulu?aku ingin lihat bagaimana penampilan putraku?dia pasti sangat tampan,iyakan?"


"be-benar......"


"kalau begitu mari kita ke masa depan dan melihat putraku"

__ADS_1


Dengan santay raja berjalan meninggalkan aula dan segera menemui pangeran bersama para pengawal yang telah pangeran rubah penampilannya.


__ADS_2