Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#79


__ADS_3

Satu jam sebelumnya di masa lalu.


"ikut aku"


Tiba-tiba pangeran datang ke ruang istirahat perajurit.dengan mengenakan pakaian dari masa depan.


"kemana pangeran?"


"menemui xhi xhi"


Jong su hanya bisa mengikuti pangeran dari belakang tanpa bicara dan banyak bertanya.


Terlihat Jelas sekali bahwa pangeran sangat cemburu ketika tahu kalau hari ini xhi xhi dan xhio berencana pergi dengan si pria kencan buta.


WUUSSHH


Mereka berdua dalam sekejap telah berdiri didepan pintu toilet umum,untunglah tidak ada seorangpun yang melihat kedatangan mereka.


Jong su dan pangeran mulai sibuk mencari keberadaan xhi xhi.sampai akhirnya mereka harus berpencar.


"ketemu"


Tapi ketika jong su hendak menghampiri xhio dan bibi lou jong su sangat terkejut saat melihat dari kejauhan xhi xhi dan si pria kencan buta sedang berpelukan disebuah cafe bahkan mereka hampir berciuman yang lebih mengejutkannya lagi pangeran juga sedang memperhatikan mereka berdua disudut taman.dengan segera jong su menghampiri pangeran.


"pang....."


"ayo kembali"


Wajah pangeran sangat muram,hingga otaknya tidak bisa berpikir dengan jernih lagi yang dia inginkan saat ini adalah pergi menjauh dan tidak ingin melihat xhi xhi lagi.hatinya pasti sangat hancur padahal dengan susah payah jong su membujuk pangeran hingga akhirnya pangeran bersemangat kembali untuk mengejar xhi xhi tapi jerih payah jong su sia-sia sudah hanya dalam hitungan detik semangat pangeran kembali padam.


Dengan lesu pangeran dan jong su kembali ke masa lalu.pangeran langsung mengurung diri didalam kamar dan memberi perintah pada semua orang untuk tidak mengganggunya.


Tidak seharusnya pangeran pergi begitu saja tanpa melihat adegan akhir saat xhi xhi mendorong tubuh tuan jeyoung.ya...tentu saja semua yang dilihat pangeran hanyalah sebuah salah faham karena xhi xhi dan tuan jeyoung tidak berciuman sama sekali.

__ADS_1


Kekecewaan pangeran begitu mendalam,harapannya pada xhi xhi benar-benar telah pupus,semangat dalam dirinyapun telah hilang.


Berjam-jam pangeran mengurung diri dalam kamar,makan siang yang dikirim pelayanpun masih tersimpan didepan pintu kamar tanpa disentuh sama sekali.tidak ada yang berani mengganggu apalagi mengetuk kamar pangeran.


Baginda raja dan ratu sangat khawatir dengan keadaan pangeran mereka benar-benar takut pangeran akan berbuat hal yang tidak diinginkan.


BRAAKK


Tiba-tiba pangeran keluar dari dalam kamarnya,wajahnya memang tidak murung seperti sebelumnya tapi....


"kalian lihat apa?"


Kali ini wajah pangeran berubah beringas seperti seorang pembunuh yang siap menyerang targetnya.tentu saja lebih seram dari sebelumnya tatapan matanya yang tajam bahkan bisa mengalahkan tajamnya pedang seorang perajurit.


Seketika orang-orang yang berdiri didepan pintu pangeran menunduk tidak berani memandang mata pangeran begitu juga baginda.


"PERGI....."


"kenapa matanya lebih seram dari aku?padahal akulah rajanya"


"tentu saja tatapan tajam itu turun dariku,bukankah kamu juga takut padaku"


"aku tidak....."


SREETT


Baginda ratu langsung menoleh.


"takut padamu" ucapan baginda raja memelan.


Ya,memang menakutkan persis seperti tatapan pangeran tadi hingga membuat baginda raja tidak sanggup menatap dan bicara lagi.


"BAGINDA......" seorang perajurit tergesa-gesa menghadap baginda,nafasnya tersengal.

__ADS_1


"ada apa?"


"pa...pa...pangeran.....dia...." ucapan perajurit yang terbata membuat baginda cemas.


"KATAKAN....."


"pa...pangeran menantang semua perajurit untuk bertarung,karena pangeran bilang mereka harus bersungguh-sungguh maka tanpa sengaja pengawal jong su melukai pangeran dan kini mereka seperti sedang bertempur,pangeran menyerang pengawal jong su secara bertubi-tubi kami sudah berusaha melerai tapi....."


Mendengar penjelasan perajuritnya baginda segera menuju lapang.


Benar saja,baginda melihat pangeran dengan brutal menyerang jong su tapi dengan sekuat tenaga jong su mencoba menghindar tanpa ingin melukai pangeran.para perajurit juga tidak bisa menghentikan serangan pangeran.tidak sedikit perajurit yang terluka karena tebasan pedang pangeran saat mereka hendak melerai dan melindungi jong su.


Baginda sangat geram.


"HENTIKAN....."


Baginda berteriak semua perajurit dan jong su langsung berhenti,mereka langsung berdiri dan memberi hormat.


PLAAKK


Satu tamparan mendarat dipipi pangeran.


"apa kamu tahu kalau tindakanmu itu bisa menghilangkan nyawa semua perajuritku dan pengawal peribadimu?"


PRAANG


Pangeran melempar pedangnya lalu pergi begitu saja.


Baginda sangat menyayangkan perbuatan pangeran yang tidak bisa mengendalikan dirinya.


Semua perajurit segera mendapatkan pengobatan dari tabib istana,terutama jong su yang terluka cukup parah dipundak dan tangan karena tebasan pedang pangeran.


Sementara itu pangeran menolak mentah-mentah pengobatan dari tabib istana,luka yang pangeran dapatkan memanglah tidak begitu dalam karena jong su benar-benar tidak sengaja melakukannya tapi tetap saja membuat jong su merasa bersalah dan berharap baginda bisa menghukumnya.

__ADS_1


__ADS_2