Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps #47


__ADS_3

Di depan sebuah barber shop.


"kamu yakin tempatnya disini?"


"benar baginda,tapi.....?!"


Pengawal mong nan berusaha mencegah rajanya agar tidak merubah penampilan.pengawal benar-benar takut jika nanti rakyat serta para tetua istana tidak mengenali rajanya.


Satu kesalahan saja yang raja perbuat maka itu akan berpengaruh pada kekuasaannya lebih parahnya lagi raja bisa turun tahta,apalagi pangeran masih belum bisa kembali ke masa lalu maka tahta akan di berikan pada siapa saja.pertempuranpun akan terjadi,akan banyak tipu daya dan tidak segan-segan mereka akan saling membunuh satu sama lain demi mendapatkan tahta,kerajaan akan hancur seketika.


"baginda apa tidak sebaiknya di pikirkan dulu?hamba khawatir akan terjadi sesuatu dengan kerajaan"


Raja hanya melirik lalu menghiraukan mong nan yang terkaku dengan wajah tertunduk setelah melihat lirikan raja yang seperti akan membunuh jika mong nan masih bicara dan mencegahnya.


Raja perlahan membuka pintu,raja melihat banyak cermin besar berjejer,ruangan yang sangat terang karena cahaya lampu serta banyak foto yang terpampang di dinding.


"bagaimana ini?"


Mong nan tidak berani bicara lagi.dia hanya mondar mandir di depan barber shop.


Mong nan akhirnya memutuskan menemui pangeran dan berharap pangeran bisa mencegah ayahnya sebelum terlambat.


"apa di tempat kita ada syuting film lagi?kenapa dari kemarin banyak pelanggan yang aneh"


"kamu benar,bahkan rambut mereka itu asli,lumayan kan bisa di buat rambut sambung juga"

__ADS_1


Karyawan saling berbisik sambil memperhatikan orang yang baru saja datang di salonnya.


Setelah cukup lama.


Mong nan pun kembali membawa serta pangeran,untungnya raja masih belum merubah penampilannya karena merasa risih oleh para karyawan yang meminta selfie.


Pangeran segera masuk dan mencoba berbicara pada ayahnya.


"waahh...tuan bukannya yang waktu itu membayar kami dengan emas ya?apa yang bisa kami bantu?kebetulan kami ada model baju terbaru serta penata rambut yang baru,apa tuan mau mencobanya?"


Seorang karyawan menyapa pangeran,rupanya ingatan dia cukup bagus karena masih bisa mengingat pangeran.


Pangeran berjalan melewati para karyawan yang berdecak kagum.


Raja berpaling muka,seolah tidak peduli pada ucapan anaknya dan sejenak melempar tatapan tajam pada mong nan.mong nan kembali tertunduk takut.


"aku harus menemui menantuku jadi aku ingin merubah penampilanku dulu,aku tidak mau menantuku terkejut melihatku yang seperti ini dan lagi aku ingin terlihat muda"


"baik jika itu yang ayahanda mau,maka akupun akan mencari calon ayah baru untuk ibunda ratu dan setelah itu bukan cuma ibunda ratu tapi juga tahta,istana serta seluruh perbatasan akan aku serahkan pada calon ayahku lalu silahkan anda menjadi pengemis di jalanan,toh tidak akan ada yang mengenalimu"


Pangeran melipat kedua tangannya di dada,melihat ayahnya yang hanya terdiam,pangeran tahu dalam hati ayahnya ada rasa kesal karena keinginannya yang kali ini ditentang oleh anak juga pengawal peribadinya.


"aku hanya mau terlihat trendi seperti kalian,apakah salah?"


Baginda raja memasang mimik wajah menyedihkan,berharap anaknya bisa mendukung keinginannya itu.

__ADS_1


"trendi?bukankah ayahanda ingin menemui menantu?kenapa jadi ingin trendi?"


Pangeran mulai terlihat kesal karena alasan dari ayahnya yang berubah-ubah.


"aku akan meminta mong nan melaporkan ini pada ibunda"


"haiis,baiklah...aku tidak jadi"


Baginda mulai takut saat pangeran menyebut nama ratu dan mengurungkan niatnya.


"dua orang yang keras kepala"


Mong nan berpangku tangan memperhatikan ayah dan anak yang berwatak sama tengah berdebat didalam barber shop.


Semua karyawan memperhatikan mereka berdua.seolah tidak ingin melewatkan kejadian langka yang sedang terjadi didepan mereka,dua orang pria tampan yang sedang berdebat,yang satu ayah yang masih terlihat sangat muda dan satunya lagi anak yang terlihat sangat tampan serta gagah maka mereka merekam kejadian itu dengan melakukan siaran langsung di media sosial.


Raja mengikuti langkah pangeran dari belakang meninggalkan barber shop tersebut.


"APAAA....?apa mereka tidak jadi potong rambut?"


"kita akan kehilangan calon rambut sambung kalau begitu"


Beberapa karyawan terlihat murung dan sedih karena kehilangan pelanggan emas,selain kehilangan rambut yang akan mereka jadikan sambung rambut mereka juga kehilangan emas,karena mereka pernah mendapatkan batangan emas saat pangeran memotong rambut di barber shop mereka.


Mong nan berusaha menahan senyum saat melihat baginda raja dan pangeran keluar daru barber shop.

__ADS_1


__ADS_2