
Taksi berhenti didepan sebuah gedung usang yang terbengkalai.
Langkah xhi xhi terlihat ragu-ragu,tapi tekadnya untuk menyelamatkan xhio mengalahkan segalanya.
Perlahan xhi xhi membuka pintu yang penuh dengan debu.
KREEEK
Xhi xhi mencium bau apek yang sangat menyengat saat pintu terbuka,ruangan yang berdebu,kotor dan sarang laba-laba dimana-mana.jelas sekali gedung ini tidak pernah dikunjungi oleh orang lain,tidak pernah terkena sinar matahari dan tidak pernah ada yang datang walau sekedar membuka pintu dan jendela agar udara segar bisa masuk.
"nona xhi xhi?"
Xhi xhi melonjak saat seorang pria tiba-tiba ada dibelakangnya.
Xhi xhi hanya mengangguk,wajahnya pucat pasi.
"silahkan ikuti aku"
Pria tersebut adalah anak buah dari si penelefon.
Pria itu berjalan didepan xhi xhi,mereka menyusuri lorong gelap yang lebih parah dari ruangan tadi,lebih gelap,lembab,debu dan lebih menyengat.
Pria itu berhenti dan berdiri di depan sebuah pintu besi dengan pengaman sandi untuk membukanya.
Tit Tit Tit
terdengar suara tombol pengaman pintu dipencet.
BRAAAKK
pintupun terbuka.sebuah ruangan yang jauh lebih luas seperti sebuah aula pertunjukan.
"selamat datang xhi xhi"
Seorang pria yang sedang duduk di sofa menyapa,xhi xhi tidak bisa melihat dengan jelas karena kurangnya cahaya.
Pria itu bangkit dari duduknya dan menghampiri xhi xhi,dia mendekatkan wajahnya ke wajah xhi xhi.
"tu-tuan mo...."
Xhi xhi terkejut saat melihat bahwa pria tersebut adalah tuan mo.tamu bar yang pernah mencoba mencelakai dirinya dengan menaruh obat di minuman xhi xhi.
Beruntung xhi xhi selalu bisa kabur karena bantuan dari liyan.
Tuan mo meraih tubuh xhi xhi dan memeluk xhi xhi dengan erat.xhi xhi berusaha meronta dan mendorong tubuh tuan mo yang melekat padanya tapi tidak bisa,pelukannya malah semakin erat.
Tuan mo menempelkan bibirnya ditelinga xhi xhi dan berbisik.
"kamu tahu xhi xhi,kamu adalah wanita yang sangat menarik.bukan cuma aku tapi semua tamumu menyukaimu dan ingin tidur denganmu.haaahh.....sayangnya kamu terlalu jual mahal"
Tubuh xhi xhi didorong hingga membuatnya mundur hampir terjelembab akibat hills yang xhi xhi pakai.
"dimana xhio?"
Xhi xhi memberanikan diri bertanya.
Mendengar pertanyaan xhi xhi tawa tuan mo pecah dan menggema di ruangan itu.
Dengan satu jentikan jari saja,anak buah tuan mo langsung menyalakan lampu.seketika ruangan yang gelap itu menjadi terang dan terlihatlah seorang anak kecil dengan tangan terikat dan mulut tersumbat kain tergantung diatas wadah besar berisi air mendidih.
"XHIOOO....."
Teriak xhi xhi pecah saat melihat anak kesayangannya tergantung.
"aku akan melepaskan anakmu dengan satu syarat?"
"a-apa?"
"kamu harus jadi wanitaku"
__ADS_1
"APPPAA.....?aku tidak akan sudi menjadi wanitamu"
tuan mo kembali menjentikan jarinya dan anak buahnya melonggarkan tali seketika tubuh kecil xhio turun dan hampir jatuh ke dalam air mendidih.
"JANGAAAANNN.....ba-baik....a-aku akan jadi wanitamu"
Xhi xhi langsung terduduk lemas,tidak ada pilihan baginya selain menurut pada tuan mo demi keselamatan xhio.
Mendengar persetujuan dari xhi xhi,tuan mo tersenyum puas dan kembali memberi isyarat pada anak buahnya untuk menurunkan xhio.
BRUUUKK
tubuh kecil xhio jatuh cukup keras ke lantai.
"XHIOOO....."
Hati xhi xhi terasa sakit saat melihat xhio tersungkur di lantai.
Plaaakk
"pelan-pelan bodoh....."
Tuan mo menampar anak buahnya karena terlalu kasar saat menurunkan xhio.
eits.....
Tangan tuan mo dengan cepat menahan tangan xhi xhi saat tahu xhi xhi akan berlari menghampiri xhio
"tenanglah,aku masih punya satu game untukmu"
Para penjahat itu melepaskan sumpalan di mulut mungil xhio.
"mamih xhio mau pulang.....hix hix...."
Tangisan xhio membuat hati xhi xhi semakin perih,tidak pernah sekalipun xhi xhi membuat xhio menangis tapi kali ini karena dirinya xhio harus ikut menderita.
Mendengar isyarat dari tuan mo Seorang anak buah lainnya datang dengan membawa segelas air minum di nampan dan memberikannya pada tuan mo lalu tuan mo mengambilnya dan diberikan kepada xhi xhi.
Xhi xhi ragu-ragu untuk mengambilnya tangannya bergetar.
"JANGAN MEMBANTAH,MINUMLAH..."
Tangan tuan mo mencengkram wajah xhi xhi dan membuka paksa mulut xhi xhi,dituangnya air di gelas tersebut.
Gluk Gluk
Air tersebut meluap dan menetes dari pinggir bibir xhi xhi.
Senyuman tuan mo terlihat sedikit jahat,xhi xhi yakin bahwa ada sesuatu didalam minuman tersebut.
Ternyata benar apa yang xhi xhi pikirkan,tuan mo dengan bangga berkata bahwa dosis kali ini lebih besar dari minuman yang pernah xhi xhi minum.
Mata mesum tuan mo mulai bermain,dia melihat bibir xhi xhi yang basah karena tumpahan minuman yang meluncur turun ke bawah melewati belahan dada xhi xhi.
Gluk
Tuan mo menelan ludah dan menjilat bibirnya.
Xhi xhi mulai merasakan tubuhnya tidak nyaman,rasa panas yang menjalar di seluruh tubuhnya,keringat dingin mulai membasahi tubuh xhi xhi.
Sreekk
Xhi xhi merobek bajunya.
Plok
Dua buah kancing di baju xhi xhi terlepas dan kali ini bukan cuma belahan dada xhi xhi yang terlihat tapi juga baju yang xhi xhi kenakan kini sedikit terbuka hingga melebihi pakaian dalam yang xhi xhi kenakan.
Tuan mo semakin meneteskan air liur.jiwa mesum tuan mo semakin meronta.
__ADS_1
"aahh......"
Nafas xhi xhi semakin berat,efek dari obat semakin tidak bisa ditahan.
"lepaskanlah,aku bersedia membantumu"
Bisik tuan mo genit.
"cuiiihh..."
Xhi xhi meludah tepat diwajah tuan mo.
"aku tidak akan sudi menyerahkan diriku pada laki-laki ******** sepertimu"
Wajah tuan mo memerah karena kesal.
Prok prok
Kembali tuan mo memberi isyarat dan Anak buahnya kembali membawa satu gelas air dan tentu saja sudah diberi obat.
Graabb
Wajah xhi xhi dicengkram kembali dan dipaksa minum lagi.
Gluk Gluk
Xhi xhi hampir saja muntah karena mulut dan perutnya hampir penuh oleh minuman.
Xhi xhi semakin khawatir dengan xhio jika dirinya semakin tidak terkendali.
Xhi xhi meminta xhio menutup kedua mata dan telinganya.
Awalnya Xhio menangis saat melihat mamihnya bercucuran keringat dan terlihat sangat menderita.
Tapi akhirnya xhio pun menurut,dia menutup kedua telinga dengan kedua tangannya dan xhio juga menutup kedua matanya.
Xhi xhi semakin dibawah pengaruh obat dan mencoba menyadarkan diri dengan menggigit bibirnya hingga berdarah.
"aahh...."
Keringat xhi xhi semakin membasahi tubuhnya hingga membuat baju yang dia kenakan basah kuyup seperti tersiram air.
Dalam kondisi tidak berdaya tapi masih berusaha keras menahannya xhi xhi meminta belas kasihan dari tuan mo untuk melepaskan xhio.
Tapi tuan mo hanya tersenyum dan berkata bahwa selepas ini dia akan membawa xhi xhi keluar negeri dan menikmati waktu berdua saja.
"ba-bagaimana dengan xhio?"
Prok Prok
Tuan mo kembali memberikan isyarat.
Dan keluarlah seorang wanita.
"hallo xhi xhi...."
Xhi xhi mengangkat wajahnya,keringat membasahi matanya,xhi xhi mencoba melihat dengan jelas siapa pemilik suara tersebut.
"me-mei...."
Walaupun samar-samar karena pengaruh obat tapi xhi xhi masih bisa melihat dengan jelas siapa wanita tersebut.
Dengan penuh amarah mei mencengkram wajah xhi xhi dan menjelaskan kenapa dia melakukan itu semua.termasuk menjelaskan bahwa dirinya menyukai tuan lee dan merasa cemburu karena pria yang dia sukai ternyata juga memilih xhi xhi.
"saat kamu ke luar negeri bersama tuan mo maka aku akan menjual anakmu dan menjadikannya budak,hahaha....."
Kata-kata ini sungguh membuat xhi xhi semakin emosi.
"ka-kamu...."
__ADS_1