Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#64


__ADS_3

"apa ada kabar terbaru dari xhi xhi?"


Lagi-lagi tuan jeyoung mendatangi kantor polisi.


"mohon maaf tuan,aku juga tidak mengerti kemana mereka membawa nona xhi xhi?dan aku yakin ada seseorang yang sudah membantu mei dalam kejahatannya kali ini"


Pihak kepolisian semakin bingung harus memberi jawaban apa setiap kali tuan jeyoung datang,sementara polisi sama sekali tidak menemukan jejak atau petunjuk lain dari xhi xhi.


Hanya saja polisi yang menyelidikinya yakin bahwa dalang dibalik penculikan ini tidak dilakukan oleh mei seorang.ditambah sidik jari yang tertinggal jelas sekali ada beberapa orang yang ikut terlibat.


"oh ya tuan jeyoung,sidik jari yang menempel dibeberapa benda yang kita temukan di TKP sudah keluar,ada beberapa sidik jari yang tertinggal dan kita akan segera menangkap mereka untuk interogasi"


Polisi menyerahkan selembar kertas.


"bagus"


"kami akan segera bertindak hari ini juga,kami akan segera mengabari anda jika kami telah berhasil menangkap mereka"


"baiklah"


Tuan jeyoung merasa sedikit lega dan memutuskan untuk kembali ke kantor sambil menunggu kabar selanjutnya.


"bagaimana?apakah ada kabar baik?apakah cucuku ditemukan?apakah xhi xhi dan xhio baik-baik saja?"


Tuan kim yang sudah menunggu kedatangan anaknya langsung melempar banyak pertanyaan saat melihat anaknya kembali.

__ADS_1


"mereka masih belum ketemu"


"apa gunanya ada polisi dinegeri ini kalau menemukan seorang wanita dan anak kecil saja tidak bisa"


Tuan kim sangat marah dengan cara kerja kepolisian yang lamban.


"tapi data sidik jari para pelaku sudah keluar dan polisi akan segera menangkap mereka"


"benarkah?syukurlah....semoga mereka berdua baik-baik saja"


Beberapa hari kemudian,polisi telah menemukan lokasi para pelaku kejahatan dan segera meringkuk mereka dari tempat berbeda.


Polisi segera melakukan interogasi,awalnya mereka bungkam.karena merasa percuma jika hanya melempar pertanyaan tapi tidak ada hasil maka pihak kepolisian melakukan sedikit kekerasan pada pelaku bahkan mengancam bahwa jika mereka tetap bungkam maka Hukumannya akan semakin berat,mereka terlihat ragu dan saling pandang polisi terpaksa menggantung kaki mereka dengan posisi kepala dibawah dan kembali mencambuk mereka,akhirnya mereka mau buka mulut dan mengatakan bahwa mereka hanya melakukan perintah,seseorang telah membayar penuh mereka.


"apakah ada seseorang yang telah membantu mei dalam kejahatan kalian?"


"KATAKAN..."


"tu-tuan mo?"


Akhirnya pelaku membuka mulut.


"masukan mereka kedalam sel"


"baik komandan"

__ADS_1


Para pelaku yang sudah babak belur segera dimasukan kedalam sel.


Pak park sang komandan segera menghubungi tuan jeyoung dan memberitahukan bahwa para pelaku sudah tertangkap dan interogasi sudah dilakukan,pengakuan dari para pelaku adalah bukti kuat untuk menangkap dalang terkuat dibalik semua ini.


Tidak lama Tuan jeyoung pun tiba di kantor polisi dan dengan sabar menunggu sang komandan datang.


"maaf menunggu"


pak park langsung duduk dan menyerahkan rekaman hasil interogasi pada tuan jeyoung,tanpa menunggu aba-aba lagi tuan jeyoung langsung memutar rekaman.


"apa anda mengenal tuan mo?"


"tidak,memangnya siapa dia?"


"dia adalah dalang dibalik penculikan ini selain mei"


"dalang?jadi mei bekerja sama dengan taun mo ini?"


"benar,apakah nona xhi xhi punya banyak musuh?"


Tuan jeyoung benar-benar tidak bisa menjawab,karena yang dia tahu xhi xhi adalah wanita yang baik,dia juga tidak pernah bersosialisasi jadi mustahil jika xhi xhi punya banyak musuh.


"kalau begitu kami akan mencari tahu siapa itu tuan mo dan akan segera memberitahukan pada anda perkembangannya"


"baiklah,terimakasih sudah bekerja keras"

__ADS_1


Tuan jeyoung benar-benar berharap polisi dapat bekerja lebih keras lagi dan segera menangkap mei juga tuan mo serta dapat segera menemukan xhi xhi dan xhio,kekhawatirannya benar-benar membuatnya hampir gila.rasa trauma karena kehilangan ibunya dulu kembali terbayang dan tuan jeyoung benar-benar takut kehilangan wanita yang dia cintai lagi.


Pikirannya terus tertuju pada xhi xhi dan xhio hingga membuatnya tidak fokus bekerja dan memutuskan memasrahkan semua pekerjaan kantornya pada asisten pribadinya.


__ADS_2