
Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba.
Semua orang yang ada di istana tengah sibuk mempersiapkan pesta pernikahan pangeran dan shio lu.
"cepat siapkan makanan penutupnya" seorang chef istana terlihat sangat sibuk didapur.
Para pelayan mulai merapihkan aula istana dan mengatur bunga disetiap sudut ruangan tidak lupa mereka menggelar karpet merah yang panjang.
Para penjaga juga sudah siap dan berada posisinya masing-masing.
TOK TOK TOK
KREEIIK
"nona mari ikuti hamba" seorang pelayan pagi sekali sudah berada didepan pintu kamar xhi xhi.
"a-ada apa?" xhi xhi yang baru saja membuka matanya dibuat bingung.
__ADS_1
"anda harus bersiap-siap"
"kenapa?"
"baginda hanya bilang bahwa anda adalah orang terpenting dalam pernikahan ini"
"ya benar,aku lupa bahwa aku adalah orang terpenting dalam pernikahan ini.karena akulah sejarah itu dan tentu saja aku harus menjadi saksi pernikahan mereka" xhi xhi bergumam.
"oh,baiklah" tanpa banyak bertanya lagi xhi xhi segera mengikuti pelayan.
Ternyata pria di zaman dynasti dan zaman modern tidak ada bedanya.xhi xhi pikir setelah melakukan banyak hal dengan pangeran,melewati cobaan yang hebat,bahkan sudah sering tidur bersama dan saling jatuh cinta mereka bisa menikah,ternyata xhi xhi salah...setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan mudahnya mereka memilih wanita lain sebagai pendamping hidup dan mencampakkan wanita yang selalu mendampinginya.bodohnya lagi selama berada di Istana xhi xhi merasa seperti mainan dan boneka bagi pangeran yang bisa membuatnya tertawa,selain itu pangeran selalu mempermainkan xhi xhi.
"silahkan" pelayan itu mempersilahkan xhi xhi masuk ke sebuah ruangan.
KREIIKK
"nona selamat datang,silahkan" seorang wanita yang tak lain adalah penata rias menyambut xhi xhi
__ADS_1
Saat xhi xhi masuk ternyata bukan cuma xhi xhi yang ada disana tapi juga shio lu yang sudah terlihat cantik dan sedang dibantu oleh pelayan memakai baju pengantin warna merah dengan motif burung bangau,tidak ketinggalan hiasan kepala yang wajib dipakai.
"nona duduklah"
Xhi xhi tersentak dan langsung duduk ditempat yang sudah ditunjuk oleh penata rias.
Ternyata di zaman dulu dan modern sama-sama membutuhkan seorang penata rias untuk acara-acara tertentu,tapi bedanya di zaman kerajaan hari-hari biasapun selalu dibantu pelayan,termasuk mandi.sungguh tidak mandiri (bukan,sebenarnya karena memang tradisi).
Step demi step xhi xhi lewati,hasilnya walaupun tidak seWOW hasil riasan pengantin zaman modern karena alat makeup yang digunakan di zaman dulu tidak secanggih dan sebanyak zaman modern.tapi hasil riasannya bisa membuat wanita cantik natural.
"jadi,bagaimana menurutmu dengan pernikahan ini?"
Xhi xhi yang sedang fokus didepan cermin sedikit terkejut mendengar suara shio lu dan melihatnya dari cermin.
"ma-maksudnya?"
Sikap shio lu saat pertama bertemu di restoran dan sekarang sungguh jauh berbeda,yang xhi xhi lihat saat itu shio lu sangat manis dan sopan juga berwibawa layaknya anak perdana menteri,tapi sekarang sikapnya seolah menunjukan ketidaksukaannya terhadap xhi xhi.
__ADS_1
"sudahlah" xhio lu kembali duduk di kursi riasnya dan membiarkan penata rias memperbaiki riasannya.
Suasan menjadi panas saat itu.tapi xhi xhi harus tetap diam agar tidak merusak hari spesial pangeran dan kerajaan.