
Beberapa orang polisi yang berseragam mengerumuni pos penjagaan sebuah apartemen.mereka menanyakan keberadaan mei pada security yang bertugas sip malam ini.
"mohon maaf nona mei sedang tidak ada di tempat,jika ada sesuatu hal yang penting biar kami sampaikan nanti pada nona Mei"
Dengan tegas dan tanpa terbata-bata seorang security berkata.
Security itu berusaha menyembunyikan keberadaan mei setelah mendapat intruksi darinya untuk merahasiakan kepindahan mei dari apartemen tersebut kepada siapa saja yang mencarinya.
Polisi berusaha mencari sedikit informasi tentang mei dan mencoba menanyakan beberapa pertanyaan kepada security itu,tapi hasilnya nihil.
"mohon maaf kami tidak bisa memberitahu banyak tentang nona mei,kami sangat menjaga privasi penghuni apartemen kami,permisi aku harus kembali bertugas"
Para polisi itu tidak bisa berbuat apa-apa,karena mereka juga tahu bahwa apartemen yang mei tempati adalah kawasan elit dan memang tidak sembarang orang bisa keluar masuk tanpa ijin.
Polisi segera menghubungi tuan jeyoung.
"tuan kami mohon maaf karena hari ini kami tidak bisa masuk ke apartemen elit tersebut dan menemui nona mei,tapi tenang saja kami pasti akan berusaha yang terbaik untuk nona xhi xhi"
"baiklah,aku serahkan semua pada kalian.terimakasih"
Dengan kecewa tuan jeyoung menutup telefonnya dan segera memberi kabar pada xhi xhi tentang perkembangan dari kasusnya.
Xhi xhi pun mencoba mengerti karena memang untuk memecahkan sebuah kasus pasti memerlukan banyak waktu.
"kamu tenang saja,polisi akan berusaha yang terbaik untuk kasus ini"
__ADS_1
"ya,maaf sudah merepotkan"
"tidak perlu sungkan,besok aku akan mengunjungi xhio dan mengajak kalian makan malam bersama"
"baiklah,bye..."
Tuan jeyoung menutup telefon dan menyandarkan kepala di kursi kantor.
Deg...deg...
Dia merasakan jantungnya berdebar.di letakannya kedua tangan di dada.
Haahh....nafasnya terdengar berat tapi tidak lama tuan jeyoung tersenyum dan pipinya merona.
"aku harus mendapatkanmu xhi xhi dengan begitu aku bisa melindungi kalian"
Mei yang baru saja pindah apartemen menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur,tubuhnya sangat lelah karena kepindahannya yang mendadak.mei tidak berhenti memikirkan rencana agar bisa segera menghancurkan xhi xhi.
Tik..tok..tik..tok
Suara jam memecah kesunyian di kamar mei.
tidak ada suara sama sekali.cukup lama mei hanyut dalam lamunan.
"AAHH....AKU TAHU....."
__ADS_1
Mei tiba-tiba bangkit dan mengambil ponselnya,entah apa yang dia rencanakan tapi kali ini dia harus berhasil membuat xhi xhi menderita.
Mei mulai mencari nama seseorang di kontak ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang yang bisa dia ajak bekerjasama.
Terdengar nada tunggu dari si pemilik nomor dan tidak lama.
"hallo..."
Suara seorang pria.
"bisakah kita bertemu?"
Mulanya pria itu tidak setuju membuat janji temu dengan mei apalagi terasa aneh baginya seorang mei yang pendiam dan hanya berdiri di bartender tiba-tiba menghubungi dirinya.
"ini tentang xhi xhi?"
Barulah Pria tersebut menyetujui permintaan mei untuk bertemu setelah mendengar nama xhi xhi,mereka membuat janji di sebuah hotel.
"baiklah,sampai bertemu"
Yess....mei sangat bahagia karena ada yang bisa dia ajak bekerjasama hingga tanpa sadar dia melompat-lompat di atas tempat tidurnya.
"Kali ini pasti berhasil"
Mei kembali membaringkan tubuhnya sambil memeluk boneka tedy bear yang besar hampir seukuran dirinya.
__ADS_1
Mei memejamkan matanya dan mencoba untuk tidur.tersirat senyum di bibir mei.