
"apa benar ini tempatnya?"
Liyan turun terlebih dahulu dari mobil polisi dan memeriksa sekitar bangunan kosong dan tidak terawat itu.
"tidak ada waktu lagi,ayo masuk"
Tuan jeyoung tidak sabaran karena khawatir xhi xhi dan xhio dalam bahaya.
Polisi menahan tuan jeyoung dan berjalan masuk terlebih dahulu dan mengeluarkan pistol.beberapa polisi ikut masuk dan memeriksa ruangan mereka sangat serius dan fokus,sepi.....lalu mereka berjalan melewati lorong hingga sampai didepan sebuah pintu besi yang sedikit terbuka,dulu pintu itu hanyalah pintu kayu biasa tapi sekarang pintu itu berubah menjadi pintu besi bahkan memakai kode keamanan,entah kapan pemilik gedung itu menggantinya,mereka sangat berhati-hati saat membuka pintu.
Braakk
Dengan sigap para polisi itu mengarahkan pistol kedepan,tidak ada siapapun,bahkan tidak ada tanda-tanda kehidupan sama sekali....mereka hanya melihat seutas tali,dua gelas yang pecah,wadah besar berisi air,sofa,kamera yang rusak,dan darah yang berceceran dimana-mana.
Mereka bingung dengan apa yang terjadi,dimana xhi xhi dan xhio?dan dimana para penjahat itu?apakah mereka memindahkan xhi xhi setelah tahu bahwa lokasi mereka bocor?
"xhi xhi,xhio dimana kalian?"
Tuan jeyoung putus asa.
"jangan khawatir tuan kita akan berusaha menemukan mereka"
Polisi mencoba menenangkan tuan jeyoung.
Merekapun meninggalkan gedung tersebut dengan perasaan cemas apalagi tuan jeyoung dan tuan liu.
Tapi polisi tidak pulang dengan tangan kosong,mereka membawa beberapa barang bukti termasuk kamera yang rusak dan memasukannya kedalam kantong dengan sarung tangan.
__ADS_1
DIKANTOR POLISI
Setelah sampai di kantor polisi mereka bergerak cepat dan memeriksa kamera terlebih dahulu,Beberapa kamera sudah kosong,tidak ada data yang tertinggal sama sekali,lalu mereka memeriksa sidik jari yang tertinggal di kamera dan barang bukti lainnya.
Ada beberapa sidik jari disana.Satu persatu pemilik sidik jari diperiksa.
Polisi segera menghubungi tuan jeyoung tentang sidik jari tersebut dan tuan jeyoung hanya perlu duduk manis sambil menunggu hasilnya keluar.
DIKANTOR JEYOUNG
"tuan,ayah anda datang"
Haah....
Tuan jeyoung menarik nafas dalam.
Sebelum masuk,tuan kim sudah mencium bau kesedihan saat melihat anaknya yang murung.
"ayah...."
Langkah tuan kim terhenti.
Dipandangnya punggung anaknya.
Tuan jeyoung masih belum membalikan badan,dia masih memandang keluar jendela.
"apakah aku pantas mendapatkan orang yang aku cintai?"
__ADS_1
Kata-kata tuan jeyoung terdengar putus asa.
Mendengar perkataan anaknya tuan kim merasa sedih,selama ini tuan kim berpikir kalau anaknya tidak akan pernah bisa merasakan cinta setelah beberapa wanita yang tuan kim kirim tidak ada satupun yang bisa merebut hatinya.padahal semua wanita yang tuan kim pilih bukanlah wanita biasa,bukan cuma dari keluarga terpandang tapi juga cantik dan berpendidikan,tapi xhi xhi yang hanya wanita biasa juga seorang janda serta telah memiliki seorang anak mampu membuat hati anaknya bertekuk lutut.
Tapi xhi xhi memang wanita yang berbeda,bahkan xhio anaknya xhi xhi juga mampu merebut hati tuan kim.
Tuan kim menghampiri anaknya yang berdiri didepan jendela kantor dan memandang langit luas.
"berjuanglah nak,ayah yakin xhi xhi adalah wanita yang baik,walaupun dia bekerja di bar tapi semua yang dia lakukan adalah demi xhio,ayah sangat mengerti kondisi xhi xhi"
Tuam jeyoung langsung melirik ayahnya.darimana ayahnya tahu soal xhi xhi dan xhio?selama ini dirinya mencoba merahasiakan data diri xhi xhi dari ayahnya karena khawatir ayahnya tidak menyetujui hubungan mereka,walaupun memang masih pendekatan tapi hati jeyoung sudah sangat terbuka untuk xhi xhi saat pertama melihat foto xhi xhi.
"kenapa?apa kamu terkejut karena ayah sudah tahu semua tentang xhi xhi?bahkan ayah juga tahu kenapa xhi xhi bercerai dan siapa mantan suami xhi xhi?"
Dengan sombong tuan kim menunjukan kekuasaannya sebagai pemilik rumah sakit pusat yang terkenal dan duduk dikursi anaknya dengan tumpang kaki.
"rahasia besar begini masih dirahasiakan dari ayah"
"maaf,aku hanya takut ayah tidak setuju"
"hhaah....anak nakal,dari dulu ayah sudah ingin punya cucu dan sekarang ayah bisa bermain dengan puas bersama xhio jadi tidak perlu menunggu lama saat kamu menikah nanti"
"ya,tapi xhi xhi dan xhio menghilang setelah mereka diculik"
"APAAAA.....?"
Tuan kim langsung berdiri dari duduknya.
__ADS_1
Dengan terbata tuan jeyoung menceritakan perlahan yang baru saja terjadi.
Kini anak dan ayah itu berdiri mematung memandang keluar jendela bersama pikiran mereka.