
"mamih kita sudah sampai"
Xhi xhi membuka mata perlahan,benar saja mereka sekarang sudah berada dimasa depan,dunia yang xhi xhi rindukan.
Xhio berlari dan berteriak memanggil bibi lou.
"bibi lou...bibi lou....kami pulang"
Pintu rumah terbuka dan muncullah bibi lou dari balik pintu,wajahnya berseri rasa khawatir bibi lou hilanglah sudah saat melihat xhi xhi dan xhio.
Bibi lou berlari memeluk xhio.
"xhio akhirnya kamu pulang,apa kamu baik-baik saja?kemana saja kalian?bibi sangat khawatir"
Xhio mengusap air mata bibi lou dan memeluk bibi lou.
"xhio dan mamih baik-baik saja bibi"
Setelah puas memeluk xhio kecil kini giliran xhi xhi yang dipeluk oleh bibi lou.
"sudahlah,ayo masuk bibi akan memasak untuk kalian"
Selama didapur bibi lou terus mengoceh dan bertanya tanpa henti pada xhi xhi.
"kami hampir putus asa karena tidak bisa menemukanmu,memangnya dimana tuan mo menyembunyikanmu?dan polisi juga tidak bisa menemukan tuan mo juga mei dimanapun,polisi yakin tuan mo dan mei menyembunyikan kalian diluar negeri"
__ADS_1
"aku harus istirahat,lain kali aku akan ceritakan"
Bibi lou tidak mendapatkan satupun jawaban dari ribuan pertanyaan yang dia lontarkan pada xhi xhi.
Saat xhi xhi masuk ke dalam kamar,bibi lou memutuskan untuk menghubungi tuan jeyoung dan membertahukan kepulangan xhi xhi.
"benarkah?"
Tuan jeyoung menutup telefon dan langsung pergi ke rumah xhi xhi meninggalkan rapat yang sedang berlangsung.
Mobil tuan jeyoung melaju dengan kecepatan tinggi.berharap segera sampai di tujuan.
BRAAKK
Tanpa mengetuk terlebih dahulu tuan jeyoung langsung membuka pintu dan berlari masuk mencari xhi xhi.
Ketakutannya hilang setelah tahu bahwa yang masul tiba-tiba adalah tuan jeyoung bukanlah penjahat.
"dimana xhi xhi?" tuan jeyoung menangkap bahu bibi lou nafasnya tersengal.
Bibi lou hanya menatap tuan jeyoung jarinya menunjuk ke arah kamar xhi xhi.
Segera tuan jeyoung berlari kembali ke kamar xhi xhi.
BRAAKK
__ADS_1
"xhi...." Langkah tuan jeyoung terhenti,bibirnyapun kelu saat melihat xhi xhi yang tengah tertidur.Tuan jeyoung mengambil langkah mundur dan balik badan.
"haah...." nafas tuan jeyoung terdengar sedikit santai tidak seperti tadi yang terdengar sangat berat.
"kapan xhi xhi datang?dan dimana xhio?" mata tuan jeyoung mencari-cari bocah kecil lucu yang sudah merebut hati ayahnya itu.
"xhio lagi tidur,biarkan saja mereka beristirahat.nanti akan aku coba tanya lagi?"
Bukannya kembali ke kantor dan melanjutkan rapat,tuan jeyoung malah lebih memilih berada di rumah xhi xhi dan menunggu xhi xhi juga xhio bangun untuk mengetahui lebih jelas tentang kejadian penyandaraan mereka.
"ya,mereka baik-baik saja.baiklah akan aku kabari jika mereka bangun"
Tut tut tut
Telefon terputus.
Rupanya tuan jeyoung menghubungi pak park untuk memberitahukan bahwa xhi xhi sudah pulang tapi tentu saja penyelidikan masih terus berlanjut selama pelaku kejahatan belum tertangkap.
Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap mei dan tuan mo sayangnya mereka masih bersembunyi,polisi sudah bekerja sama dengan polisi luar negeri dengan menyebarkan foto mereka.
"apa masih belum ditemukan?"
Tuan jeyoung menjawab pertanyaan bibi lou dengan mengangguk pelan.
Semua kuncinya ada di xhi xhi,tinggal menunggu xhi xhi bangun untuk mengetahui apa yang terjadi dan dimana selama ini xhi xhi disekap?dimana para tersangka sekarang?lalu kenapa mereka melepaskan xhi xhi begitu saja apakah mereka punya rencana lain?apa rencana mereka?
__ADS_1
Banyak sekali pertanyaan di benak tuan jeyoung dan ingin segera mendapatkan jawabannya,tentu saja keinginan terbesarnya adalah bisa menangkap pelaku agar rasa khawatirnya kepada xhi xhi bisa hilang.