
Mobil melaju dengan kecepatan sedang.
Karena tidak ada bocoran tentang tujuan sama sekali dari tuan jeyoung maka xhi xhi,xhio dan bibi lou hanya bisa pasrah kemana tuan jeyoung membawa mereka.
Sepanjang perjalanan tuan jeyoung sengaja memutar lagu anak-anak,xhio dan tuan jeyoung dengan kompak ikut bernyanyi mengikuti irama terkadang tangan mereka melambai ke atas layaknya sedang konser musik lalu mereka tertawa bersama.
Tanpa terasa merekapun telah sampai disuatu tempat.
"ayo kita turun"
Sebelum turun xhio melihat kejendela dan melihat sekeliling.
"ayo xhio" ajak tuan jeyoung,xhiopun turun.
"waaah...." xhio terkagum saat melihat apa yang ada didepannya.bukan cuma pemandangan indah karena banyak bunga berwarna warni tapi juga berbagai jenis hewan dalam kandang dan banyaknya permainan yang bisa xhio naiki.
__ADS_1
"xhio mau naik apa?"
"semuanya" xhio menjawab tapi perhatiannya terus tertuju kedepan.
"baiklah,ayo" tuan jeyoung menggandeng tangan xhio dan berjalan meninggalkan xhi xhi dan bibi lou dibelakang.
"apakah hati kamu sudah mulai tergerak ketika melihat keakraban mereka?"
Xhi xhi menunduk,ya...hatinya memang masih belum terbuka untuk menerima kehadiran tuan jeyoung tapi keakraban xhio dan tuan jeyoung membuat hati xhi xhi terharu.berterimakasih saja rasanya belum cukup untuk kenyamanan yang tuan jeyoung berikan pada mereka terutama xhio.
Ini adalah salah satu perhatian bibi lou untuk tuan jeyoung agar berinisiatif mendekati xhi xhi selama xhio bersamanya.
Seolah mengerti tuan jeyoungpun mendekati xhi xhi dan mengajaknya duduk disebuah cafe dan memesan beberapa minuman dan makanan ringan untuk mereka.sungguh suatu kebetulan cafe yang mereka datangi menghadap ke taman dimana terhampar berbagai jenis bunga yang bermekaran dan itu membuatnya terlihat indah dengan bunga yang berjejer berwarna warni.
"aku permisi ke toilet dulu" sebenarnya xhi xhi bukannya ingin ke toilet tapi rasa canggung yang xhi xhi rasakan membuatnya sedikit grogi dan tidak tahan berduaan.
__ADS_1
SREET
Karena tidak memperhatikan langkah kakinya,xhi xhi hampir saja terpeleset untungnya dengan reflek tuan jeyoung menangkap tubuh xhi xhi.
DEG
Jantung tuan jeyoung berdebar kencang saat mereka tanpa sengaja berpelukan,wajah mereka bahkan hanya berjarak Beberapa senti,pandangan mereka saling beradu bahkan mereka bisa merasakan nafas mereka.
Dari mulai mata dan lalu turun ke bibir itulah yang hanya bisa dilihat oleh tuan jeyoung,bibir xhi xhi yang merah merekah layaknya bunga yamg bermekaran didepan mereka seakan bibir xhi xhi lah yang lebih menarik perhatian tuan jeyoung saat itu,tanpa disadari tangan tuan jeyoung meraih dagu xhi xhi wajahnya semakin mendekat tapi....tiba-tiba saja terlintas bayangan pangeran dibenak xhi xhi,saat pangeran menciumnya dan xhi xhi masih bisa merasakan lembutnya bibir pangeran saat mengulum bibirnya.
SREET
Xhi xhi tiba-tiba mendorong tubuh tuan jeyoung disaat bibir mereka hampir saja berciuman.xhi xhi berlari meninggalkan tuan jeyoung yang masih terpaku.
"apa ini masih belum waktunya?atau xhi xhi masih dalam keadaan trauma?atau bahkan aku tidak pernah ada dalam hati xhi xhi sama sekali?" pertanyaan yang bertubi-tubi memenuhi benak tuan jeyoung.
__ADS_1
Nafas xhi xhi tersengal,dadanya terasa sesak bukan karena hampir berciuman dengan tuan jeyoung tapi kenapa tiba-tiba saja pangeran hadir dalam pikirannya?apa yang sebenarnya terjadi?