
Cahaya matahari mengintip dari balik tirai jendela kamar xhi xhi.
"hooaamm....." perlahan xhi xhi membalikan tubuhnya guna menghindari cahaya matahari yang menyilaukan mata xhi xhi.
Kepalanya masih terasa pusing karena semalam dia terlalu banyak minum.tapi xhi xhi harus tetap bangun.
"selamat pagi bibi lou,xhio sayang....."
Bibi lou tidak menghiraukan ucapan selamat pagi xhi xhi.
Bahkan saat sarapanpun bibi lou tidak bicara apapun.sikap acuh bibi lou membuat xhi xhi bertanya-tanya karena tidak biasanya bibi lou bersikap dingin seperti itu.xhi xhi mencoba menghampiri bibi lou yang sedang sibuk mencuci piring dan memberanikan diri bertanya.
"ada apa bibi lou?"
Bibi lou masih tetap bungkam,saat bibi lou akan menghindar xhi xhi menahan tangannya.
"jangan bersikap dingin begitu,aku sungguh tidak bisa hidup jika bibi lou seperti ini,katakan ada apa?" xhi xhi memasang wajah memelas.karena biasanya wajah ini selalu ampuh membuat bibi lou luluh.
Bibi lou menepis tangan xhi xhi.
"apa kamu sudah puas mempermainkan perasaan pria?"
"maksud bibi apa?" xhi xhi semakin tidak mengerti.
"semalam tuan jeyoung terlihat sangat marah dan sebelum dia pergi dia bertanya padaku (siapa itu pangeran?) sebenarnya kurang apa tuan jeyoung selama ini padamu?jika memang tidak suka tidak seharusnya kamu berbicara tentang pangeran dihadapan pria lain seperti tuan jeyoung"
"apa?apa aku memanggil nama pangeran?"
"memangnya siapa lagi?"
"aahh....semalam aku mabuk dan aku tidak ingat apa-apa,lagian....." xhi xhi terdiam mencoba mengingat apa yang terjadi semalam dan....
"arrgghh......benar,semalam tuan jeyoung menciumku dan kami hampir melakukan itu di mobil,arrrggh...kenapa aku baru ingat?dan tiba-tiba saja pangeran terlintas dipikiranku,apa itu yang membuat aku menyebut nama pangeran tiba-tiba?"
"jika sudah tahu kesalahanmu cepatlah minta maaf"
"iya,tapi bibi lou janji tidak boleh marah lagi ya....." sikap manja xhi xhi benar-benar membuat bibi lou luluh dan tersenyum.
__ADS_1
Bibi lou benar,aku tidak boleh menyakiti perasaan pria lain yang sudah tulus mencintaiku mungkin sudah saatnya aku bicara tentang perasaanku terhadapnya,dia pasti mengerti tidak baik memaksakan perasaan orang lain tapi aku juga masih belum yakin tentang perasaanku terhadap pangeran seperti apa?
"bahkan aku tidak tahu bagaimana kabar pangeran sekarang?" xhi xhi memandangi kalung yang dia bawa dari masa lalu yang tergantung didinding kamarnya.
"aah benar...." xhi xhi meraih kalung itu dan mengenakan mantelnya.
sebelum pergi xhi xhi menulis sesuatu diatas kertas dan menaruhnya diatas meja rias.
Xhi xhi menutup kedua matanya.
"aku ingin pergi ke masa lalu" gumam xhi xhi dalam hati dan......
WUUUSSHHH
Angin sepoi menerpa wajah xhi xhi dan menerbangkan rambutnya,begitu sejuk.....xhi xhi juga mencium wangi bunga sakura.aah benar.....ini adalah musim semi.aroma musim semi dari bunga sakura membuat xhi xhi tenang.
Xhi xhi membuka mata perlahan,pemandangan yang tidak akan pernah xhi xhi temukan didunianya,sangat indah....xhi xhi berjalan diatas bunga sakura yang berguguran.sinar matahari yang hangat menyentuh kulitnya.kini xhi xhi berada ditaman belakang istana tempat dimana dia sering menyendiri sambil memandang kolam.
"aku sudah sampai,berapa lama aku tidak kembali?bukankah saat aku pergi juga sedang musim semi?"
"no-nona....." seorang pengawal terlihat sangat gugup saat berpapasan dengan xhi xhi.
"dimana pangeran?"
"mohon maaf nona anda dilarang masuk"
"kenapa?" xhi xhi merasa heran dengan sikap pengawal yang satu ini.bukankah selama ini kehadiran xhi xhi sangat dinantikan?
"a-anda tidak bisa bertemu pangeran nona" pengawal itu berusaha menahan xhi xhi bahkan dia memberitahukan pada pengawal lainnya untuk melaporkan kedatangan xhi xhi pada baginda raja.pengawal itu segera berlari menemui baginda raja.
"ada apa dengan kalian?lepaskan aku....aku ingin menemui pangeran" xhi xhi terus berontak.hingga akhirnya baginda datang dengan memasang wajah kecut.
"kenapa membuat kekacauan?"
"ba-baginda....."
"lebih baik kamu kembali,kamu sudah tidak ada urusan lagi di istanaku" sikap baginda yang dulu hangat kini terasa begitu dingin sampai menusuk hati xhi xhi.bahkan baginda tidak memandang wajah xhi xhi sama sekali.
__ADS_1
"ke-kenapa?"
"pengawal antarkan dia kembali ke masa depan dan bawa kembali kalungnya"
Kedua pengawal itu menyeret tubuh xhi xhi.
"BAGINDA TUNGGU...AKU HANYA INGIN TAHU KABAR PANGERAN,AKU MOHON...." xhi xhi berteriak sekencangnya dan terus berontak.
Baginda berhenti.
"jangan repot-repot memikirkan pangeran lagi,pergilah....kamu sudah bebas dari ikatan sejarah sekarang" baginda tidak menoleh xhi xhi sama sekali dan pergi berlalu.
"a-apa.....?"
Tubuh xhi xhi kembali diseret.
Saat kedua pengawal itu hendak mengantar xhi xhi tiba-tiba mong nan datang.
"pergilah,biar aku yang mengantarnya"
"baik ketua"
Entah apa yang xhi xhi rasakan saat ini?yang pasti hatinya terasa sakit mendapat perlakuan buruk dari baginda,hatinya merasa hancur ketika baginda bilang dirinya sudah tidak punya ikatan lagi dengan sejarah dynasty.apa maksud dari perkataan baginda?
"mong nan katakan padaku apa yang terjadi pada pangeran?apa pangeran baik-baik saja?kenapa baginda bersikap seperti itu padaku?katakan....." xhi xhi terisak.
"baginda benar,lebih baik nona pulang dan kembalikan kalungnya.hamba akan mencoba membersihakan ingatan nona agar nona bisa melupakan semuanya"
"apa?membersihkan ingatanku?kenapa?kenapa kalian bersikap dingin padaku?KATAKAN....?" xhi xhi menarik kerah baju mong nan.matanya tidak berhenti menangis.
"mohon maaf nona,karena semuanya sudah terlambat" mong nan menundukan kepalanya.
"ter-terlambat.....?!" tubuh xhi xhi terkulai lemas.
Kenapa mong nan bilang terlambat?baginda juga bilang bahwa xhi xhi sudah tidak punya ikatan lagi dengan sejarah?apa yang sebenarnya terjadi?ada apa dengan pangeran?apa pangeran telah........?tidak....tidak mungkin....ini tidak mungkin terjadi?
Xhi xhi merasa sangat terpukul,walaupun tidak ada jawaban dari mereka tapi tidak seharusnya xhi xhi mengambil kesimpulan seperti itu?tapi hatinya benar-benar sakit.kenyataankah yang ingin xhi xhi dengar?walaupun itu akan membuat hatinya hancur,kenapa?apakah xhi xhi benar-benar telah mencintai pangeran?
__ADS_1