Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#105


__ADS_3

"BAGINDA.....BAGINDA......"


Seorang pengawal berlari dan menerobos masuk ke ruang baca.tentu saja hal itu membuat baginda dan ratu terkejut.


Dengan nafas tersengal pengawal itu mencoba memberitahukan kepada baginda tentang apa yang terjadi.


"ba-baginda.....pa-pangeran.....hah...hah..."


Pengawal mencoba mengatur nafasnya


"ada apa?"


Ratu yang sudah tidak sabar karena melihat pengawal yang sangat tergesa-gesa dan wajahnya yang menunjukan rasa kekhawatiran.


"pa-pangeran jatuh pingsan,ke-kepalanya berdarah...."


"APA.....?"

__ADS_1


Baginda raja dan ratu yang kompak terkejut


Merekapun berlari menuju kamar pangeran dan benar saja pangeran yang tergeletak tidak berdaya di lantai kamarnya,sementara kepalanya mengeluarkan darah.


Para penjaga pintu pangeran yang sedari tadi hanya bisa melihat dan tidak berani berbuat apa-apa kini sudah bisa memindahkan tubuh pangeran ke atas tempat tidurnya.


"apa yang terjadi dengan pangeran?dan dimana xhi xhi?" baginda menatap kedua penjaga kamar pangeran dengan tatapan ingin membunuh.


Sementara kedua penjaga hanya bisa tertunduk pasrah.salah satu penjaga memberanikan diri membuka mulut dengan wajah masih menunduk.


"mo-mohon maaf baginda,tadi malam kami didatangi seorang pelayan dan dia memberi kami kue bulan lalu tiba-tiba saja.....ka-kami tidak sadarkan diri,saat kami bangun kamar pangeran sudah terbuka dan kami melihat pangeran sudah tergeletak dilantai sementara nona xhi xhi meng-menghilang" dengan terbata-bata penjaga menjelaskan apa yang dia ingat.tangannya terlihat gemetar keringat bercucuran diwajahnya.


Mendengar penjelasan dari penjaga bagindapun segera menyuruh mong nan mencari tahu dan memanggil penjaga bayangan yang dia tugaskan untuk memantau xhi xhi dan pangeran.


Baginda juga menyuruh pelayan yang bertugas melayani pangeran untuk memanggil tabib dan memeriksa keadaan pangeran.


Cukup lama tabib memeriksa denyut nadi pangeran setelah itu tabib juga memeriksa kepala pangeran dan membalut kepala pangeran.

__ADS_1


Baginda raja,ratu,mong nan dan jong su menunggu dengan cemas.


"baginda pangeran baik-baik saja,hanya saja hamba takut luka di kepala pangeran dapat berdampak lebih parah ingatan pangeran bisa saja hilang semua,hamba akan memeriksa pangeran kembali ketika beliau siuman"


Ratu menangis,dia takut anaknya tidak mengingat dirinya setelah sadar nanti.melihat istrinya tercintanya menangis bagindapun segera memeluknya.


"mohon maaf baginda" tiba-tiba saja mong nan datang dengan wajah muram.


"hamba tidak bisa menemukan pengawal bayangan,hamba juga sudah mencari tahu pelayan yang dimaksud oleh penjaga,para pelayan bilang memang ada seorang pelayan yang asing tapi mereka pikir baginda sengaja memilih pelayan baru untuk melayani nona xhi xhi dan sekarang pelayan itupun ikut hilang"


Baginda mengepalkan tangannya,baginda sangat marah dan mengesalkan para penjaga istana yang tidak bisa menjaga istana dengan baik.


Hari ini juga baginda mengutus beberapa pengawal untuk mencari xhi xhi,mereka tidak boleh kembali sebelum xhi xhi ketemu dan akan memenggal kepala mereka jika tidak bisa menemukan xhi xhi.ancaman ini tentu saja membuat pengawal ketakutan merekapun segera berpencar dan mencari xhi xhi diluar istana.


Penjagaan di istana semakin diperketat.para pelayan diperiksa satu persatu oleh baginda,sebagai ketua mong nan ditunjuk langsung oleh baginda untuk memeriksa para penjaga dan pengawal.


"tetaplah berada disisi pangeran,jika terjadi sesuatu lagi pada pangeran..."

__ADS_1


"kepala hamba akan dipenggal" jong su memotong perkataan baginda.


__ADS_2