
Pangeran menjelaskan pada ayahnya bahwa belum saatnya bagi raja untuk bertemu dengan xhi xhi,pangeran berjanji akan secepatnya membawa xhi xhi ke masa lalu itupun tanpa paksaan.
"baiklah aku akan kembali,tapi sebaiknya kamu jaga baik-baik menantuku.jika sesuatu terjadi lagi padanya maka aku tidak akan segan-segan memenggal kepalamu"
Ancaman yang selalu menjadi andalan baginda raja tapi memang selalu manjur dan membuat semua orang takut untuk menentangnya.
Setelah berhasil mengalangi ayahnya merubah penampilannya.pangeran kembali ke rumah xhi xhi di antar oleh supir peribadi langganannya serta jong su pengawal peribadinya.
Langkah pangeran berhenti.
Bruukk
Jong su menubruk punggung pangeran karena pangeran yang berhenti mendadak,sementara jong su tidak memperhatikan ke depan malah melihat sepatunya yang masih sangat baru dan mengkilat tapi sayangnya tidak ada yang memperhatikan dan memujinya.
"pangeran ada apa?"
Jong su melihat wajah pangeran yang berubah dingin dengan tatapan lurus ke depan.Jong su pun melihat ke depan ingin memastikan sendiri apa yang pangeran lihat.
"oohh....pangeran kalau begitu hamba ijin kembali ke masa lalu"
WUUUSSHH
Dengan segera jong su kembali ke masa lalu karena takut akan terkena masalah.
"jong su....pengawal yang tidak berbakti"
Pangeran kembali melanjutkan langkahnya dan menghampiri xhi xhi yang sedang asik bersenda gurau dengan tuan jeyoung.
"kenapa saat bersamaku dia malah selalu emosi?sementara saat bersama pria biro jodoh itu dia selalu tersenyum manis,apakah dia lebih tampan dariku?"
Pangeran menggerutu karena merasa tidak nyaman melihat kebersamaan xhi xhi dan jeyoung.
"rupanya istriku sedang menerima tamu,pantas saja tidak memperhatikan kedatanganku"
Pangeran memeluk xhi xhi dari belakang.sengaja menunjukan kemesraan di depan jeyoung.
"tolong jaga sikap anda tuan lee"
__ADS_1
Xhi xhi melepaskan pelukan pangeran dan melangkah menjauh darinya.
Pangeran menyembunyikan genggaman tangannya di belakang.berusaha menahan kecemburuan serta kemarahannya dari jeyoung pria saingan beratnya.
"maaf tuan keras kepala,ini adalah rumah nona xhi xhi jadi aku pikir siapa saja bisa datang ke sini dan lagi aku lihat xhi xhi masih belum bisa menerima dirimu di hatinya"
Jeyoung berusaha menggoda xhi xhi dengan mengedipkan sebelah mata.
"ka-kalian pergilah,aku harus beristirahat"
Xhi xhi kembali masuk ke dalam rumah meninggalkan tuan jeyoung dan tuan lee dan membiarkan mereka bersitegang.
"orang-orang ini...."
Xhi xhi bergidig saat mengintip kedua pria yang sedang perang dingin dari balik tirai jendelanya,penampilan mereka saja yang terlihat dewasa tapi sikap dan tingkah mereka jelas masih terlihat anak-anak.
"lalu siapa yang akan kamu pilih?"
Bibi lou tiba-tiba mendongakkan kepala dan ikut mengintip.
"AAHH....."
"bukankah kalian semua masih kekanak-kanakan?"
Bibi lou tersenyum melihat tingkah xhi xhi,sesekali melihat tingkah jeyoung dan lee yang masih perang dingin dari jendela.
Malam harinya.
Xhi xhi terlihat sedang bersiap-siap,mengeluarkan semua baju yang ada di lemarinya dan mencobanya satu persatu di depan cermin.
Bibi lou yang melihat itu semua hanya memperhatikan xhi xhi dari pintu kamar dan tersenyum-senyum.
"bibi lou..."
Xhi xhi baru menyadari kehadiran bibi lou.
"ngomong-ngomong kamu mau kemana?"
__ADS_1
Bibi lou melihat baju xhi xhi berantakan di atas tempat tidur.
"a-aku...."
"hais...sudah sudah aku tahu,sini biar aku bantu"
Bibi lou akhirnya masuk dan membantu xhi xhi memilihkan baju dan melipat baju yang tidak di perlukan.
"ini pasti cocok untuk acara kencanmu"
Baju yang di pilih bibi lou kali ini adalah crop top berwarna pastel serta rok mini yang berwarna sama,bibi lou membuka rak sepatu dan memilih hills yang cocok dengan baju yang di kenakan xhi xhi.
Xhi xhi segera memakai semua yang bibu lou pilih lalu berdiri mematung.
"duduklah"
Xhi xhi pun menurut dan duduk di depan cermin dan membiarkan bibi lou menata rambutnya.
"Selesai"
"pergilah,semoga berhasil"
Bisik bibi lou dengan memberikan kecupan hangat di rambut xhi xhi.
Xhi xhi terlihat sangat cantik tidak ada satu mata pria pun yang akan mengacuhkan penampilannya.
Tok tok tok
Bibi lou segera membuka pintu dan mendapati tuan jeyoung tengah berdiri dengan jaket kulit hitam dan celana jeans,sungguh seperti seorang foto model yang sangat tampan.
Xhi xhi dan tuan jeyoung pun pergi setelah sebelumnya berpamitan pada bibi lou dan mencium xhio.
"sungguh pasangan yang serasi"
Bibi lou menatap mereka yang berjalan beriringan.
"haah...pasangan serasi apanya?"
__ADS_1
Prince yang berdiri di belakang bibi lou terbakar api cemburu dan merasa tidak berdaya karena tidak bisa berbuat apa-apa saat wanitanya berkencan dengan pria lain.