
Satu minggu sudah xhi xhi bekerja di toko roti dan semua berjalan cukup lancar.walaupun xhi xhi harus melewati detik-detik menegangkan setiap pulang kerja.
Setiap malam bayangan seseorang yang bersembunyi dibalik gang kecil itu selalu xhi xhi lihat walaupun hanya berani menengok ketika didalam taxi tapi tetap saja membuat xhi xhi ngeri.
Dan anak kecil yang xhi xhi temui didalam toko selama seminggu ini hanya dua kali anak itu muncul dan entah kenapa dia hanya memperhatikan xhi xhi lalu pergi begitu saja.
Xhi xhi menceritakan semua keanehan yang dia alami selama bekerja pada bibi lou.
"lain kali tunggu taxi datang ditempat ramai,aku khawatir orang itu berniat jahat sama kamu,jika bisa minta teman kerja nunggu kamu hingga taxi datang"
"aku belum begitu akrab sama mereka,tapi nanti aku akan coba nunggu taxi ditempat ramai"
"baiklah,sekarang beristirahatlah"
"bibi lou"
"heemm" bibi lou yang hendak berdiri dari sofa,duduk kembali
"apa sudah ada kabar dari pangeran?"
Bibi lou menggeleng
"mungkin mereka sedang sibuk,sudah istirahat sana" dengan penuh kasih bibi lou membelai rambut xhi xhi.
Xhi xhi mengangguk dan berdiri lalu masuk kedalam kamar.
"anak ini sulit membuka hati tapi disaat dia membuka hati dia menjatuhkan hatinya pada orang yang salah"
__ADS_1
TOK TOK TOK
"xhi xhi apa sudah bangun?"
Pagi ini bibi lou merasa heran karena xhi xhi yang selalu tepat waktu untuk bangun kali ini belum keluar dari kamarnya.
"xhi xhi...."
KREEIIKK
Karena tidak ada jawaban akhirnya bibi lou membuka pintu,terlihatlah tubuh xhi xhi masih bersembunyi dibalik selimut.
"xhi xhi...."
Xhi xhi masih belum bereaksi
"xhi xhi kamu demam?" reaksi bibi lou ketika merasakan suhu tubuh xhi xhi cukup panas.
"aku baik-baik saja,bibi lou bisa minta tolong?"
"tentu"
"tolong hubungi pihak toko ya,hari ini aku mau istirahat"
"baiklah"
Tanpa menunggu bibi lou segera menghubungi pihak toko dan meminta ijin atas nama xhi xhi.
__ADS_1
Walaupun sangat khawatir dengan keadaan xhi xhi tapi bibi lou masih harus mengantar xhio sekolah.
"istirahatlah,aku akan mengantarkan xhio dan akan segera kembali"
Xhi xhi hanya mengangguk pelan,tubuhnya terlihat lemah.
Selama bibi lou pergi xhi xhi hanya berbaring ditempat tidur dan memandangi jendela kamarnya.
"haah...." xhi xhi terkejut ketika melihat seseorang dari balik pohon besar diseberang rumahnya,orang itu mengenakan baju hitam dengan topi yang menutupi wajahnya sedang memperhatikan rumahnya.
Xhi xhi langsung bangun dan mendekati jendela.
"siapa dia?"
Jika keluar dari rumah xhi xhi takut orang itu berniat jahat padanya,sementara di rumah sedang tidak ada siapa-siapa dan dirinya juga sedang tidak sehat,jangankan melawan untuk teriakpun tidak bertenaga.
Xhi xhi cepat-cepat menutup gorden jendela kamarnya dan mengunci pintu kamar lalu bersembunyi dibalik selimut.
Untungnya bibi lou selalu mengunci pintu rumah,karena masing-masing sudah memegang kunci rumah jadi tidak perlu saling menunggu jika salah satu dari mereka sedang pergi.
Waktu terasa begitu lama,xhi xhi yang ketakutan tidak berani keluar dari selimutnya.
KREEIIKK
Terdengar suara pintu dibuka tapi xhi xhi masih belum berani membuka selimut sebelum mendengar suara.
"mamih aku pulang"
__ADS_1
"xhio" bisik xhi xhi.barulah xhi xhi berani membuka selimut dan membuka pintu kamarnya.