Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#63


__ADS_3

"apa menantuku hamil?"


Ratu yang tiba-tiba datang dan tiba-tiba pula menebak penyebab xhi xhi jatuh pingsan.


Semua yang ada dikamar melihat ke arah ratu.


"oh bukan ya,kalau begitu sebaiknya aku bermain dengan cucuku"


Karena tidak nyaman dengan tatapan semua orang maka ratu memutuskan pergi dari kamar pangeran.


"sebaiknya biarkan nona xhi xhi beristirahat dengan baik,kelihatannya beliau masih belum bisa menerima kenyataan yang terjadi,sebaiknya perlahan saja dan....."


Sebelum melanjutkan ucapannya,tabib menatap pangeran dengan tatapan tajam dan penuh ancaman.


"jangan memaksanya untuk melakukan ritual,lebih baik tahan keinginan pangeran jika pangeran ingin kondisi nona membaik"


Tatapan tabib semakin mengancam.


"iya...baiklah"


Selesai memeriksa xhi xhi tabib istana kembali ke ruang lab dan meracik beberapa obat untuk xhi xhi.


Kini hanya ada kedua pelayan dan pangeran yang ada dikamar.


"kalian pergilah"

__ADS_1


"maaf pangeran atas perintah dari tabib kami dilarang meninggalkan pangeran dan permaisuri berduaan"


"APA....?I-INI.....AARRGGHH....."


Walaupun tidak nyaman karena kehadiran kedua pelayan itu dikamarnya tapi pangeran juga tidak bisa melawan perintah tabib.walaupun posisinya lebih tinggi tapi tabib tetaplah kepercayaan raja apapun keputusan tabib maka itulah yang berlaku.


Pangeran terpaksa tidur dikursi dan menjaga jarak dengan xhi xhi demi kenyamanan dan kebaikan bersama.


Cit Cit Cit


Hari ini pagi sekali raja memanggil pangeran ke ruang baca untuk membahas beberapa hal tentang xhi xhi.


Sementara itu xhi xhi yang masih dalam proses penyembuhan memutuskan untuk berjalan-jalan disekitar istana sambil berjemur.


Dan xhio yang masih asik mengajak beberapa pengawal bermain.mereka dibuat sibuk oleh tingkah xhio yang menggemaskan.


Raja mengutus jong su dan mong nan untuk mengawasi xhi xhi dan xhio.pintu gerbang istanapun diperketat penjagaannya.


"sekian untuk hari ini,kalian boleh pergi"


Semua orang meninggalkan ruang baca dan kembali ke tugas masing-masing.


"pangeran"


Raja menghentikan langkah pangeran.kecemasan terlihat diwajah raja.

__ADS_1


"kali ini kamu juga harus menjaga menantu dengan baik,sebelum kamu naik tahta ada baiknya mencari dukungan dari beberapa orang penting yang pernah kamu kecewakan"


"maksud ayahanda?"


"aku sudah mengatur beberapa perjamuan teh dirumah para pejabat penting,segeralah perbaiki hubungan kalian"


"baik"


Pangeran hanya bisa pasrah dan menuruti perintah ayahnya.


"apa kalian lihat perubahan pangeran dan beberapa pengawal?"


"ya tentu,aku bahkan sempat tidak mengenali mereka.aahhh betapa tampannya pangeran dengan penampilan barunya"


"ya,bahkan pengawal mong nan terlihat sangat gagah dengan rambut barunya"


"ngomong-ngomong kenapa raja sangat merahasiakan identitas nona?"


"hais kamu ini,tentu saja harus dirahasiakan apa kamu mau orang-orang berebut datang dan melihat nona?belum lagi banyak gadis-gadis yang berharap jadi istri pangeran,kalian bayangkan saja bagaimana nasib nona jika para gadis itu tahu bahwa pangeran sudah memutuskan untuk menikahinya?"


"benar juga,tapi kalau dipikir-pikir aku juga mau jadi istri pangeran,dia benar-benar tipe laki-laki idaman"


"pangeran juga sangat hebat diranjang,oohh ga kebayang deh kalau aku yang ada diatas ranjangnya malam itu,nona saja sampai jatuh sakit karena kewalahan"


"ssttt....."

__ADS_1


Beberapa pelayan yang sedang asik bergosip langsung berhenti ketika pangeran lewat.


Dengan bangga pangeran terus berjalan dihadapan para pelayan itu.


__ADS_2