
Xhi xhi sudah sampai di sebuah cafe,dengan perlahan xhi xhi membuka pintu masuk.
"apa anda nona xhi xhi?"
Seorang pria tampan,berpostur tubuh tinggi berbalut jas menyapa xhi xhi dengan senyuman yang dapat melelahkan hati wanita manapun yang melihatnya.
Xhi xhi mengangguk.
"hallo,aku jeyoung"
Pria itu mengulurkan tangannya,senyumnya masih tersimpul di bibir tipisnya.
Xhi xhi menyambut uluran tangan itu.
"mari" Tuan jeyoung mempersilahkan xhi xhi untuk duduk di tempat yang sudah dia reservasi sebelumnya.
CETRAK...
Tuan jeyoung menjentikan jarinya memberi tanda pada pelayan cafe untuk membawa pesanan yang sudah dia pesan.
Para pelayan mulai membawa beberapa nampan yang berisi makanan serta minuman lalu menyajikannya di meja.
"selamat menikmati"
Merekapun segera pergi setelah menata makanan itu dengan rapih.
Xhi xhi melihat ke atas meja,ada beberapa makanan yang xhi xhi suka serta minuman yang ada di hadapannya,infused water...
Haah....jelas sekali semua yang tersaji adalah kesukaan xhi xhi.
"i-ini...."
"makanan dan minuman yang kamu suka"
Xhi xhi hanya bisa diam.
"aku sudah baca semua biodata kamu juga foto-foto yang di post oleh pihak biro jodoh dan yang paling aku suka adalah foto kamu dan anakmu yang berada di pantai"
"xhi...."
"xhio anak yang manis dan lucu"
Tuan jeyoung memotong kata-kata xhi xhi.senyumnya kembali tersimpul.
__ADS_1
Xhi xhi menundukkan kepala.
"tuan jeyoung"
"jangan terlalu pormal,panggil saja aku jey"
"tuan jey"
"ssttt,cukup jey saja"
"maaf,aku tidak membaca jelas biodata anda,jadi....."
"tidak apa-apa,silahkan di makan"
Sementara xhi xhi sedang menikmati makanan sambil mengobrol.
Di depan cafe terparkir sebuah mobil mewah berwarna merah.
"kita sudah sampai tuan"
Sebelum turun dari mobil,pangeran melihat ke jendela matanya sibuk mencari sosok wanita yang dia cintai.pandangannya terhenti pada sosok wanita cantik yang tengah duduk berhadapan dengan seorang pria,mereka tengah asik mengobrol sesekali wanita itu melempar senyum pada pria yang ada di depannya.
BRAAKK
"selamat sore,apa anda sudah reservasi tuan?"
Seorang pelayan menyapa pangeran dengan ramah,sayangnya pangeran sedang dalam kondisi tidak baik.pangeran terus berjalan tanpa menghiraukan pelayan.
"oohh rupanya nona xhi xhi ku sedang sibuk kencan?"
Xhi xhi melihat ke arah suara.
"tu-tuan Lee...."
Xhi xhi langsung berdiri.
"apa kamu sedang kencan buta?"
"bu-bukan urusan Anda tuan lee"
"tentu saja urusanku,hey...tuan kencan buta asal anda tahu aku adalah calon suami xhi xhi"
"a-apa....?"
__ADS_1
Xhi xhi membelalakkan matanya.
Tuan jeyoung hanya tersenyum ketus.
Tuan Lee menarik tangan xhi xhi dan hendak membawanya pergi tapi...
"maaf tuan keras kepala,jika anda pria sejati maka akan lebih baik jika kita bersaing dan biarkan nona xhi xhi memilih sendiri"
Tuan jeyoung menarik tangan xhi xhi yang satunya lagi.sejenak xhi xhi menjadi pusat perhatian para pelayan.mereka melihat xhi xhi dengan tatapan iri.
"senangnya jadi rebutan dua pria tampan,sehebat apa sih wanita itu?"
Mereka saling berbisik.
Xhi xhi menepiskan genggaman tangan tuan Lee dan tuan jeyoung.
"tuan jeyoung mohon maaf untuk hari ini,aku permisi dulu"
"tidak masalah,aku akan menghubungi nona xhi xhi dan membuat ulang janji kita"
Karena tidak ingin terjadi perselisihan antara tuan Lee dan tuan jeyoung maka xhi xhi memilih untuk pergi,belum lagi xhi xhi merasa tidak nyaman karena dirinya jadi pusat perhatian para pelayan wanita cafe.
"xhi xhi...."
Tuan Lee menghentikan langkah xhi xhi dengan menarik tangan xhi xhi dan memeluknya dari belakang lalu berbisik dengan lembut di telinga xhi xhi.
"apa perlu aku menghukum wanitaku karena sudah kencan buta dengan pria lain?"
Telinga xhi xhi memerah begitupun dengan pipinya.xhi xhi membalikan badan dan mendorong tubuh tuan Lee pelan.
"tolong jaga sikap Anda tuan,aku bukan wanita siapapun,aku bukan mainan kalian para pria kaya"
Xhi xhi berlari kecil meninggalkan tuan Lee yang sedang tersenyum.
"pangeran,apa perlu kita kejar nona xhi xhi?"
"tidak perlu,ayo ke suatu tempat untuk mendinginkan pikiranku"
Tuan Lee dan pengawalnya memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat yang jauh dari keramaian.
"ayahanda,apa yang harus aku lakukan?aku tidak ingin xhi xhi jatuh cinta pada pria lain"
Pangeran berdiri di pinggir tebing dan melihat lampu-lampu yang mulai menyala menghampar seperti bintang yang berkelap-kelip di langit gelap.
__ADS_1
Baginda raja tersenyum melihat putra mahkotanya.ada perasaan haru sekaligus bahagia.