Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda

Pangeran Kucing Jatuh Hati Pada Seorang Janda
Eps#75


__ADS_3

"xhi xhi apa kamu yakin kalau kalian tidak disekap selama kalian hilang?" pertanyaan bibi lou membuat xhi xhi terdiam.


Sesungguhnya xhi xhi ingin menceritakan semuanya pada bibi lou karena memang hanya dialah yang bisa xhi xhi percaya dan paling mengerti,selama ini xhi xhi juga tidak bisa merahasiakan apapun dari bibi lou,tapi...xhi xhi tidak yakin bibi lou akan percaya tentang dunia masa lalu,seekor kucing yang berubah jadi pangeran dan kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang berharap dirinya jadi menantu untuk putra mahkota mereka yang satu-satunya,lalu tuan lee yang pernah bibi lou temui adalah prince seekor kucing yang dia pelihara selama ini.


"tidak,bibi lou pasti mengira aku sudah gila jika aku jujur" xhi xhi berbisik dalam hati.


Dan akhirnya xhi xhi pun hanya bisa diam seribu bahasa tapi bibi lou faham betul dengan sifat xhi xhi,diamnya xhi xhi karena dia menyembunyikan sesuatu dan belum siap untuk berbicara,toh suatu hari xhi xhi juga pasti akan menceritakan semua ketika dia sudah tidak sanggup menyimpannya sendirian.


Tanpa bertanya lagi bibi lou pun berdiri,sebelum pergi ke dapur bibi lou membelai rambut xhi xhi.


"maafkan aku bibi lou" xhi xhi menunduk.

__ADS_1


Sebenarnya memang berat menyimpan rahasia besar ini,tapi akan lebih baik jika menahan diri dahulu dan suatu hari pasti akan menceritakan semua jika saatnya tiba.


"paman...." xhio langsung berlari saat melihat tuan jeyoung yang berdiri didepan pintu dengan membawa beberapa kantong ditangannya.


"paman bawa apa?" xhio melihat beberapa kantong yang diturunkan tuan jeyoung sedikit terbuka,didalam kantong tersebut terlihat beberapa mainan dan makanan.


"apa ini untuk xhio?" tuan jeyoung mengangguk sambil tersenyum.


"bibi lou bisakah kita gelar tikar didepan rumah?" awalnya bibi lou terkejut dengan permintaan tuan jeyoung tapi bibi lou hanya bisa menurut dan dengan segera menggelar tikar diteras rumah,aneh memang...kenapa harus gelar tikar bukannya duduk di kursi?orang sekaya tuan jeyoung ternyata masih memiliki jiwa sederhana.


Setelah tikar digelar,tuan jeyoung membuka semua kantong makanan dan mengeluarkannya.tidak butuh waktu lama beberapa minuman dingin dan makanan telah tersaji diatas tikar.

__ADS_1


"ayo duduk" dengan santay tuan jeyoung duduk dipinggir tikar.


Dan memang benar,duduk santay diatas tikar dengan melihat pemandangan hujan di sore hari seperti ini membuat perasaan lebih nyaman.


Xhio pun membawa semua mainannya dan ikut bergabung dengan yang lain.


Bukan di atas meja makan saja orang-orang bisa bercengkrama tapi diatas tikar seperti ini pun bisa membuat orang lebih akrab dan mencairkan suasana,kehangatan yang dibawa tuan jeyoung ke rumah xhi xhi membuat perbedaan diantara mereka sedikit terkikis.bibi lou semakin yakin jika suatu hari xhi xhi akan membuka hatinya untuk tuan jeyoung apalagi tuan jeyoung begitu pandai merebut hati.bukan cuma xhio tapi xhi xhi juga terlihat mulai nyaman berada disamping tuan jeyoung.


"Suasana seperti ini memang sudah layak disebut keluarga" cetus bibi lou dalam hati.


Sebagai laki-laki sejati tentu saja tuan jeyoung tidak mau menyia-nyiakan kesempatan sedetikpun,semua pekerjaan kantor dia serahkan pada asistennya,jika memang tidak bisa dikerjakan oleh asistennya maka tuan jeyoung selalu membawanya ke rumah.

__ADS_1


Setiap jam makan siang sudah pasti tuan jeyoung datang ke rumah xhi xhi dan makan bersama mereka menghabiskan waktu bersama xhi xhi dan xhio tentu saja lebih baik daripada melewatkan waktu begitu saja.


__ADS_2