
Sandra merasa puas dengan hasil yang sudah didapatnya tadi pagi yaitu berburu foto-foto Pelangi. Sore ini sepulang dari rumah sakit Sandra bermaksud untuk mengunjungi ibu Merry dan sekalian ingin menunjukkan foto-foto Pelangi kepada ibu Merry. Setelah membereskan semua pekerjaannya, Sandra bergegas ke parkiran rumah sakit menuju mobilnya untuk kerumah ibu Merry. Tidak lupa Sandra mampir ke toko kue untuk membelikan ibu Merry kue. Sandra sudah tidak sabar melihat reaksi dari ibu Merry ketika nanti Sandra menunjukkan foto-foto Pelangi dengan seorang laki-laki. Tidak berapa lama akhirnya Sandra sudah sampai dirumah ibu Merry. Sandra memencet bel rumah ibu Merry. Bik Sum buru-buru keluar untuk membukakan pintu.
"Eeh non Sandra....silakan masuk non," ucap bik Sum.
"Tante Merry ada bik...!" tanya Sandra.
"Ada non....lagi dikamar," jawab bik Sum.
"Panggilin cepetan, gak pake lama," ucap Sandra ketus.
"Non mau minum apa," tanya bik Sum lagi.
"Aduuuuh....apa aja deh....cepetan sana berisik banget sih bik," kata Sandra kesal.
Bik Sum pergi dengan rasa kesal dihati. Baru kali ini dia mendapati tamu seperti Sandra yang sangat menjengkelkan. Beda banget dengan non Pelangi, non Pelangi orangnya cantik, baik lemah lembut sedangkan non Sandra sangat kasar batin bik Sum. Semoga tuan muda Hendra menikahi Pelangi bukan non Sandra doa bik Sum. Setelah memberitahu ibu Merry kalau Sandra ada diruang tamu, bik Sum lanjut kedapur untuk membuat minuman untuk Sandra.
"Hai Sandra....," sapa bu Merry.
"Tante Merry...gimana keadaannya, sudah sehat ya tante," sahut Sandra.
"Iya...lumayan sih," ucap bu Merry.
"Ini tante, Sandra bawain kue kesukaan tante," kata Sandra sambil menyerahkan kue yang dibawanya.
"Makasih ya Sandra...gimana keadaan papa mamamu," tanya bu Merry.
"Papa mama baik tante," jawab Sandra.
"Lama kamu gak main-main kesini San," ucap bu Merry lagi.
"Sandra sibuk tante...maaf ya tante... ni aja Sandra sempat-sempatin mengunjungi tante karena Sandra udah kangen banget sama tante," kata Sandra.
"Iya gak apa-apa San," sahut bu Merry.
"Sandra....tante tu senang banget kalau kamu yang jadi menantu tante, tapi gimana Hendra keras kepala," kata bu Merry
"Hendra lebih memilih Pelangi..," kata bu Merry lagi.
"Jangan bilang tante Merry sudah merestui hubungan mereka," kata Sandra.
"Perempuan seperti itu tante mukanya aja sok alim...," ucap Sandra kesal.
"Didepan setia dibelakang liar....," kata Sandra.
__ADS_1
"Maksud kamu apa Sandra, tante gak ngerti," ucap bu Merry.
"Sebentar ya tante, Sandra mau tunjukkan sesuatu sama tante," ucap Sandra.
"Apa sih San....," ucap bu Merry penasaran.
Sandra diam tanpa menjawab pertanyaan dari ibu Merry. Sandra lalu mengambil handphone yang ada didalam tasnya dan mencari-cari foto Pelangi tadi pagi yang dia dapat.
"Ini tante...tante Merry liat," kata Sandra sambil menunjukkan foto Pelangi dengan seorang laki-laki.
"Hahh....siapa laki-laki ini ?" tanya bu Merry.
"Kok kelihatannya bahagia banget Pelangi sama laki-laki itu," ucap bu Merry.
"Menjijikkan....," ucap bu Merry sambil melihat-lihat foto kebersamaan Pelangi dengan seorang laki-laki.
"Gini looh ceritanya tante...," kata Sandra.
"Tadi pagi sewaktu mau berangkat kerja Sandra liat Pelangi dengan seorang laki-laki...ya Sandra ikutin karena Sandra penasaran tante," jelas Sandra.
"Sandra liat mereka mesra banget tante...ya seperti sepasang kekasih gitu... bergandeng tangan tidak perduli dengan orang sekitar mereka, seperti dunia milik mereka aja tante," kata Sandra menambah-nambahkan cerita.
"Ooh ternyata Pelangi sudah selingkuh dibelakang Hendra," kata bu Merry.
"Sandra kamu kirimin foto-foto itu ke handphone tante ya...tante mau kasih tau Hendra," ucap bu Merry lagi.
"Oke siap tante...," sahut Sandra.
Sandra lalu mengirimkan foto-foto Pelangi dengan seorang laki-laki ke handphone ibu Merry. Semoga aja dengan foto-foto itu hubungan Hendra dan Pelangi berakhir dan aku bisa masuk dikehidupan Hendra batin Sandra. Setelah Sandra berhasil mengirim, ibu Merry bermaksud mengirimkan foto-foto itu ke Hendra melalui pesan WhatsApp.
"Hendra, mama mau tanya...kamu masih pacaran dengan Pelangi," tulis bu Merry.
Belum ada balasan dari Hendra.
"Gimana tante Merry, apa kata Hendra !" tanya Sandra penasaran.
"Belum ada respon dari Hendra, mungkin dia lagi sibuk," jawab bu Merry.
"Bisa-bisanya Pelangi kaya gitu...padahal tante itu sebenarnya mulai membuka hati untuk dia," kata bu Merry.
"Kok tante jadi lemah gitu sama Pelangi," ucap Sandra dengan nada tidak suka
"Bukan gitu San...dia sudah menolong tante tempo hari waktu tante pingsan tante gak mau dong dibilang gak tau berterima kasih," jelas bu Merry.
__ADS_1
"Iya tante...tapi gak harus merestui hubungan mereka dong...trus gimana dengan Sandra," kata Sandra.
"Kamu tenang aja..tante punya rencana lain...," jelas bu Merry.
Beberapa menit kemudian handphone bu Merry pun berbunyi menandakan ada pesan WhatsApp masuk.
"Iya ma masih...Hendra masih pacaran dengan Pelangi...kalau mama merestui secepatnya Hendra menikahi Pelangi," balas Hendra.
"Kamu yakin mau menikah dengan Pelangi yang sudah selingkuh dibelakang kamu," balas bu Merry.
"Maksud mama apa ? " Hendra gak ngerti ma...,” balas Hendra.
Ibu Merry lalu mengirimkan beberapa gambar Pelangi dengan seorang laki-laki ke WhatsApp nya Hendra.
"Mama dapat foto ini darimana ma," tanya Hendra.
"Dari Sandra...tadi pagi dia liat Sandra jalan dengan laki-laki itu...itu pasti selingkuhannya...kata Sandra mereka sangat mesra bangert," balas bu Merry.
"Hendra tau kok ma...sama laki-laki itu...itu temannya Pelangi Ma...," balas Hendra.
"Ya udah dulu ma...Hendra lagi banyak kerjaan...ada klien yang mau ketemu," balas Hendra mengakhiri pembicaraan.
Ibu Merry kecewa dengan respon dari Hendra yang menganggap hal tersebut biasa saja. Sandra yang melihat raut wajah ibu Merry yang kesal jadi penasaran apa yang telah dibicarakan ibu Merry dengan Hendra lewat whatsapp.
"Gimana tante...apa kata Hendra," ucap Sandra penasaran.
"Tante gak habis pikir gimana jalan pikiran Hendra...malah dia membela Pelangi," ucap bu Merry kesal.
"Kata Hendra dia tau laki-laki yang ada dalam foto itu, itu temannya Pelangi," kata bu Merry.
"Tapi tante yang Sandra liat tadi pagi bukan sekedar teman," sahut Sandra.
"Masa teman tapi mesra ...pake gandeng tangan gitu," kata Sandra.
"Sandra gak yakin kalau mereka cuma sekedar teman biasa, mereka berdua pasti ada hubungan," kata Sandra meracuni pikiran ibu Merry.
"Tante...itu cowok kayanya tajir deh tan, Pelangi kan suka sama cowok yang kaya," kata Sandra.
"Dasar Pelangi mau cepat kaya dengan cara apapun dilakukannya...dasar wanita rendah," caci maki keluar dari mulut bu Merry.
Sandra senang ibu Merry bertambah benci kepada Pelangi. Yaaah, walaupun hari ini hasilnya masih kurang memuaskan, Hendra masih percaya dengan Pelangi. Tapi tante Merry tambah benci kepada Pelangi, baguslah batin Sandra.
######
__ADS_1
Makasih buat pembaca yang masih setia di novelku....maaf atas keterlambatan Up nya...ditunggu like, komen dan Votenya ya biar author tambah semangat lagi nulisnya....makasih🙏🙏🙏🙏