Pemilik Hati Kamelia

Pemilik Hati Kamelia
Naufal


__ADS_3

pengenalan tokoh


Kamelia Pratiwi


usia 20tahun


gadis cantik yg memiliki tubuh sempurna. sosok yg ceria, lembut dan pekerja keras



Adam Aji Brawijaya


usia 26 tahun


pria tampan dan memiki bisnis yg sangat sukses.


dingin angkuh dan sedikit sombong



Atnan Sungkar


usia 27 tahun


tidak beda jauh dengan adam


namun memiliki sikap yg lembut bertanggung jawab.



Sherin


usia 21 tahun


seorang model yg terkenal



Naufal Akbar


usia 21 tahun


diam-diam menyukai Kamelia





Melia mengendarai motornya sangat ngebut, setelah beberapa menit ia telah sampai di rumahnya. Melia membuka pagar dan memarkirkan motornya di halaman rumahnya "assalamualaikum" melia membuka pintu rumahnya.


Setiap hari ia selalu mengucapkan salam, sekalipun tidak ada yg menjawab karena ia hanya tinggal sendirian di sana.


Melia berjalan menuju kamarnya dengan sangat lesu, sesampainya dikamarnya melia langsung masuk kedalam kamar mandi.



Dia merendam tubuhnya di dalam bathup.


Melia merasa penat.



"Mimpi apa aku semalam, sehingga bertemu dengan laki² seperti itu" kesal melia .


Setelah hampir 20 menit melia sudah selesai mandi. Dia keluar dari kamar mandinya menggunakan celana pendek dan kaos yg tidak ketat.


Ia langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur, rasanya sangat lelah dan mengantuk tapi ia tidak bisa tertidur.


masih memikirkan kejadia di cafe.


~~


Setelah sampai di kediaman Brawijaya adam turun dari mobilnya ia masuk ke dalam rumahnya yg megah bak istana .


"Selamat datang tuan" kepala pelayan menyambut kedatangan adam, tapi ia tak menghiraukannya.


Adam berlalu pergi menuju kamarnya.


Sesampainya di kamar adam menyuruh asistennya untuk pulang.

__ADS_1



"Wayan pulanglah, dan batalkan makan malamku dengan sherin" perintah adam


"Baik tuan, saya permisi dan uang dari nona tadi saya letakkan di sini. Jika tuan membutuhkan sesuatu saya akan segera kemari" kata asisten wayan yg di angguki oleh adam.


Wayanpun pergi meninggalkan kediaman brawijaya.



Adam melihati lembaran uang yg berada di atas tempat tidurnya, ia segera mengambil dan menyimpannya di dalam kotak persegi panjang dan ia taruh kembali di dalam lemarinya.


\*\**Awas saja kau gadis kecil, beraninya memberikan penghinaan ini kepadaku*\*\*


Adam sangat kesal dengan wanita yg ia jumpai di cafe. Sebelumnya tidak ada wanita satupun yg berani melakukan itu padanya.



Di tempat lain melia masih belum bisa tertidur, dia hanya mengguling\-gulingkan tubuhnya kekanan dan kekiri.


Tring...tring..tring...


Hp melia berbunyi, melia mengambil ponselnya dan melihat panggilan dari sahabatnya Naufal.


Naufal adalah salah satu sahabat melia, diam² ia menaruh hati pada melia hanya saja belum berani untuk mengungkapkan.


Melia pun mengangkat telpon dari Naufal



📞Melia : assalamualaikum fal



📞Naufal: waalaikumsalam mel



📞Melia : ada apa fal?



📞Naufal: apa kamu baik² aja mel?




📞Naufal : syukurlah, oh iya bagaimana? Apa kamu sudah menerimanya?



📞Melia : apa?



📞Naufal: beasiswamu mel



Melia masih berpikir, kenapa naufal bisa mengetahui tentang beasiswa itu.



📞Melia : iya.. ohh atau jangan² ini ulah kamu yaa



📞Naufal: hehe iya mel, maaf ya aku tidak memberi tahumu, karna aku tau kamu sangat sibuk.



Merekapun terus berbicara santai, tepat jam 5 sore meliapun mengakhiri telponnya. Ia sudah merasa kantuk tak bisa di tahan akhirnya meliapun tertidur.



sedangkan di rumah Brawijaya Papa dan mama adam sedang menonton tv, adampun turun dari kamarnya dan menemui orang tuanya.



"Adam kemari nak" panggil mama ratna. Adam pun duduk disebelah mamanya,

__ADS_1


Jika dengan keluarga atau orang yg ia sayang adam selalu bersikap ramah dan sangat hangat.


"Dimana silvi ma?" Tanya adam mencari adik perempuannya yg sangat bawel itu.



Silvi adalah adik adam yg masih kelas 3SMA, dia gadis yg sangat ramah, riang beda dengan kakaknya.


"Adikmu sedang piknik bersama teman²nya di villa rayap" jelas mama ratna.



"Adam, bagaimana hubunganmu dengan sherin?" Tanya mama ratna lembut.


"Baik ma, aku berencana akan menikahinya dalam waktu dekat ini ma" adam menatap serius mamanya.



"Mama setuju jika kamu segera menikah, tapi tidak dengan sherin nak" ratna mengelus kepala putranya .


Adam yg mendengar kata² mamanya langsung memalingkan wajahnya.


"Papa, apa papa juga tidak merestui hubunganku dengan sherin?" Tanya adam pada papanya.



papa adam yg sedari tadi hanya terdiam akhirnya angkat suara.


"Adam, papa bukan tidak merestuimu. Tapi kita sebagai orang tua memikirkan kebahagiaanmu, sherin bukan pasangan yg tepat untukmu" ucap papa bagas pada putranya.



Ratna dan bagas tidak menyukai sherin bukan karna tanpa alasan, karna mereka tahu siapa sherin. Hanya saja belum waktunya untuk menceritakan kebenaran itu pada anaknya.



"Pa ma, adam akan istirahat " adam pun beranjak kekamarnya.


Ratna dan bagas hanya terdiam , ia tau jika putranya itu sangat kecewa dengan perkataannya.


Sesampainya dikamar adam merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Belum sempat memejamkan matanya ponsel adam berdering.



Dilihatnya ada sebuah panggilan dari kekasihnya sherin. Adampun mengangkat panggilan tersebut.



📞Sherin : sayang. Kenapa kamu membatalkan makan malam kita??



📞Adam : iya sayang maaf aku sedang pusing.



📞Sherin : kenapa kamu tidak memberitahuku sayang?



📞Adam : maaf sayang



📞Sherin : kalau begitu istirahatlah, besok aku akan menemuimu. Selamat malam beby😘



📞Adam : selamat malam sayang.



Adam pun menutup panggilannya.


Tanpa terasa adampun terlelap dalam tidurnya..



\*\*\*\*

__ADS_1


**itu tadi hanya gambarannya ya guys,, kurang lebihnya menurut author kayak gitu🥰🥰


selamat membaca**.


__ADS_2