
" Mm.. mas adam"
"Iya sayang?"
"Mas gak lagi macem macem kan?" tanya melia kepada suaminya.
"Macem macem gimana?"
"Sama sekertaris kamu, kelihatannya kalian deket banget" ucap melia sambil mengerucutkan bibirnya.
Dilingkarkan tangan adam ke pinggang melia.
"Kenapa kamu tanya seperti itu?"
"Hufhh gakpapa mas, ya udah kamu lanjut dulu" melia segera beranjak dari pangkuan suaminya dan pindah duduk di sofa.
Adam pun segera menyelesaikan pekerjaannya.
tepat pukul 12.00 waktunya adam untuk istirahat.
"Sayang makan dulu yuk" ajak adam kepada istrinya.
"Aku lagi males turun mas. pesen aja ya makan sini" tolak melia dengan manja.
"Menggemaskan sekali sih" adam mengacak rambut istrinya.
Akhirnya adam menyuruh wayan membelikan makanan untuk dirinya dan sang istri.
Tok.. tok.. tok..
seseorang mengetuk ruangan adam.
"Masuk" jawab adam dari dalam.
"Permisi tuan" thania membuka pintu dan masuk ke ruangan adam.
dilihatnya melia tengah duduk berdua di sofa.
"Ada apa?" tanya adam.
"Maaf tuan, saya hanya menawarkan tuan untu makan siang. kebetulan saya juga ingin membelinya" jawab thania.
"Tidak. aku sedang ingin makan bersama istriku" tolak adam.
Melia melihat sorot mata thania yg sulit di artikan. seperti ada rasa kecewa, dan marah.
"Mungkin kamu mau makan bersama kita?" tanya melia, sontak membuat adam menatap istrinya.
"Untuk apa sayang?" tanya adam berbisik
"Gapapa mas, mungkin dia gak ada temennya" jawab melia.
"Tidak nona terimakasih, kalau begitu saya kembali dulu. permisi" thania membalikkan tubuhnya dan pergi dari ruangan adam.
"Sial tu cewek!! pasti sengaja bikin panas" gerutu thania saat sudah sampai di ruangannya.
tiba tiba ponsel thania berdering, dilihatnya telepon dari KAKAK.
📞Thania : Hallo kak.
📞Kakak : Gimana kerja kamu lancar?
📞Thania : Ya begitulah kak.
📞Kakak : Lalu bagaimana dengan adam?
📞Thania : Aku sedang berusaha kak, sangat sulit, karena istri sialan itu
📞Kakak : Hahahah kakak yakin kamu pasti bisa merebut adam. ingat jangan kecewakan kakak.. ini kesempatan kamu
📞Thania : Kakak tenang aja, aku baru beberapa minggu kerja disini kak. aku tidak ingin terburu buru.
📞Kakak : Ya sudah adikku sayang. kakak tutup dulu ya.
📞Thania : Iya kakak. bye
Thania mengakhiri percakapannya dengan sang kakak.
ia harus benar benar mencari cara bagaimana untuk mengambil perhatian adam..
Beberapa menit kemudian wayan datang dengan membawa kantung makanan.
"Permisi tuan" wayan masuk ke dalam ruangan adam.
"Bawa kemari" kata adam.
__ADS_1
Wayan meletakkan makanan itu di atas meja.
"Pak wayan duduk sini juga, kita makan bareng ya" ajak melia.
"Haihh... kenapa tidak sekalian satu kantor kamu ajak makan bersama?" tanya adam dengan kesal.
"Hahaha kalau kamu ngijinin ya gakpapa mas" jawab melia cekikikan.
"Sayang......." adam menarik hidung istrinya.
membuat wayan tersenyum melihatnya.
"Kenapa masih disitu?" tanya adam kepada wayan yg masih berdiri.
"Maaf tuan kalau begitu saya ijin kembali ke ruangan dulu" jawab wayan.
"Kamu tidak dengar istriku bilang apa tadi? sudah duduk sini dan makan bersama kita" jelas adam.
"Tapi tuan saya hanya membeli dua"
"Gakpapa, kamu makan yg ini. aku akan makan berdua dengan istriku" adam menyerahkan satu kotak makan kepada wayan.
Dengan perasaan tidak enak, wayan mengambilnya dan duduk di sofa di samping adam.
**tidak menyangka, tuan adam bisa berubah sehangat ini** batin wayan.
ia melihat keromantisan bossnya, dimana melia menyuapi suaminya dengan sendok yg sama.
padahal adam sangat anti dengan berbagi makanan. apa lagi menggunakan sendok bekas orang lain.
mungkin karena sangkin cintanya, membuat boss dingin itu berubah.
Mereka pun menikmati makannya.
"Wayan aku ingin bertanya padamu" adam memulai pembicaraan di sela sela makannya.
"Silahkan tuan"
"Apa kamu sudah memiliki kekasih?" tanya adam.
"Belum tuan" jawab wayan.
"Kenapa??"
"Saya belum memikirkannya tuan, saya ingin fokus bekerja dan mengurus anda." jawab wayan.
Menurutnya adam adalah keluarga satu satunya yg ia punya.
Flasback on
Adam tengah mengendarai mobilnya..
"Aghhh sial!!" umpat adam.
mobil yg adam kendarai terpaksa harus berhenti.
Adam turun dari mobilnya ia mengedarkan pandangannya.
"Sepi banget lagi"
kebetulan adam berada di sebuah jalan yg sepi, jam menunjukkan pukul 11 malam. ia baru saja mengantar adiknya untuk berlibur
tak di sangka mobilnya mogok di pinggir jalan yg sangat sepi.
dua motor menghampiri adam. dimana satu motornya berisi 2 orang.
"Kenapa mobilnya?" tanya salah satu dari mereka.
"Mogok" jawab adam se kenaknya.
"Boleh kita bantu?" tanya nya lagi.
"Iya boleh" jawab adam tanpa memperhatikan mereka.
pemuda itupun turun dari motornya, salah satu tengah mengutak atik mesin mobil adam.
"Jangan bergerak!!!" tiba tiba salah seorang di antara mereka menodongkan pisau di punggung adam.
"Cihh!!" sungut adam.
"Serahkan semua barang barang Loe!!" ancamnya.
"Kalau aku tidak mau?" tanya adam dengan wajah santai.
"Siap siap pisau ini menembus tubuh loe" jawabnya.
__ADS_1
"Sebelum kalian menyesal, pergilah dari sini!!" kata adam menyeringai.
"Sialan!!! habisi dia"
Dengan cepat adam membalikkan tubuhnya, menendang salah satu dari mereka hingga tersungkur.
Bug... bug.. bug..
Adam menghajar mereka, tanpa di sadari seorang dari mereka berdiri di belakang adam sudah memegang pisau.
saat hendak menusuknya dari belakang tiba tiba...
Bug!!!
seseorang memukulnya dengan kayu.
"Anda baik baik saja?" tanya pria itu
"Iya hanya lalat lalat kecil" jawab adam.
"Hampir saja dia menusuk anda dari belakang" ucapnya.
Mereka ber 4 segera mengepung adam dan pria itu.
setiap orang dari mereka sudah siap dengan senjatanya.
ternyata mereka adalah kawanan begal.
"Aku butuh bantuan mu" kata adam, pria itu pun mengangguk.
Perkelahian di antara mereka pun terjadi.
para begal itu sudah tidak sanggup melawan adam.
akhirnya mereka memilih untuk kabur.
"Huhhhf..." adam menghembuskan nafasnya kasar.
"Terima kasih" ucap adam.
"Sama sama tuan, jalanan disini memang rawan" jawab pria itu.
"Iya, ini karena mobilku mogok"
"Bisa saya bantu tuan?"
"Iya silahkan"
pria itu pun mengutak atik mobil adam. dan akhirnya mobil adam sudah bisa di krndarai lagi.
"Wahh lagi lagi kamu membantuku" kata adam.
"Tidak masalah tuan, kalau begitu saya permisi" ucap pria itu
"Tunggu!!" sahut adam di saat pria itu akan menaiki sepeda ontel miliknya.
"Iya tuan?"
"Siapa namamu?" tanya adam.
"Saya wayan tuan" jawab pria itu.
"Perkenalkan aku adam" adam mengulurkan tangannya.
Adam melihat wayan tengah membawa koran di sepedanya.
"Kamu berjual koran?"
"Benar tuan"
"Apa kamu mau bekerja bersamaku?" tanya adam.
Disitulah awal mula adam bertemu dengan wayan, dan bekerja berasamanya.
wayan hanya penjual koran keliling, kemudian ia memutuskan untuk bekerja bersama adam. hidup dan tumbuh dipanti asuhan, tidak memiliki keluarga atau saudara.
Adam merubah kehidupannya, dari mulai apartemen, mobil dan yg lainnya ia beli dengan uang hasil bekerja dengan adam.
Wayan berjanji, akan terus mengabdikan hidupnya untuk tuannya yaitu Adam.
**Flasback on
*****
happy reading🥰
__ADS_1
maaf jika updatenya lama.. karena MT lagi bermasalah🥺
makasih untuk kalian yg sudah setia mendukung author😘😘**