Pemilik Hati Kamelia

Pemilik Hati Kamelia
Pria misterius


__ADS_3

"Hei kenapa kamu menangis?" tanya adam.


"Kamu memelukku sangat kencang, aku sulit bernafas" jawab melia.


Adam melepaskan pelukannya, dan memegang wajah istrinya.


"Sekarang katakan kenapa kamu menangis?" tanya adam lagi sambil menatap wajah istrinya.


"Maafkan aku yg belum bisa mengerti perasaanmu" ucap melia dengan terisak.


"Apa itu tandanya aku sudah boleh..." Adam memicingkan matanya seolah tengah menggoda sang istri.


"Ih... mas adam" sungut melia, ia mencubit lengan suaminya.


"Hahaha iya iya, aku tetap akan menunggu sampai kamu siap" kata adam.


Cukup seperti ini saja adam sangat senang, bagaimana jika ia bisa memiliki istrinya dengan seutuhnya. Rasanya adam sudah tidak membutuhkan apa apa lagi.


Haruskah ia berterima kasih kepada pria jadi jadian itu? karena berkat dirinya melia mulai menerima adam sebagai suaminya.


Jam sudah menunjukkan pukul 17.00, melia sudah berada di kamar mandi. ia merendamkan tubuhnya di dalam bathup.


Sedangkan adam berada di ruang kerjanya, ia menunggu asistennya yg akan datang menemui dirinya.


Wayan sudah sampai di rumah adam.


"Kak wayan...." sapa selvi saat wayan akan masuk ke rumah besar itu.


"Lama gak ketemu kak wayan, selvi jadi kangen" kata selvi dengan polos.


Wayan mulai gugup, bagaimana seorang wayan bisa di buat salah tingkah oleh gadis kecil yg masih ber usia 18 tahun itu.


"I...iya nona, maaf saya ingin bertemu tuan adam" kata wayan


"Huh... kakak ada di ruang kerjanya" sahut selvi dan pergi meninggalkan wayan.


"Apa dia marah?" gumam wayan. dan ia segera pergj ke ruang kerja adam.


"Permisi tuan" wayan masuk ke ruang kerja adam.


"Ada hal penting apa?" tanya adam.


Wayan mulai menjelaskan bahwa kecelakaan yg menimpa atnan bukanlah sebuah kecelakaan biasa, melainkan ada yg menyabotase mobilnya.


Wayan bekerja sama dengan kim selaku asisten mendiang atnan untuk menyelidiki kasus itu.


"Lalu apa sudah tau siapa pelakunya?" tanya adam.

__ADS_1


"Untuk pelakunya sendiri sulit mengetahuinya tuan, tapi ini ada hubungannya dengan nona" jelas wayan.


"Maksudmu istriku?" tanya adam dan wayan mengangguk.


"Ceritakan secara jelas!" perintah adam.


"tuan, setelah di selidiki ternyata kecelakaan tuan atnan dan teror nona melia adalah dalang yg sama, 1 orang yg memiliki 1 tujuan. sepertinya anda dan nona sedang dalam bahaya tuan. dia akan menyakiti siapapun yg dekat dengan nona, saya khawatir meraka akan menyakiti anda seperti insiden penembakan itu" jelas wayan.


Adam benar benar tak habis fikir, dengan mudah mereka menghabisi nyawa orang lain.


mungkinkah orang itu psikopat?? adam harus benar benar mencari tau siapa pelakunya.


"Wayan jangan sampai istriku tau tentang ini atau dia akan sangat kepikiran" kata adam


"Baik tuan"


Cetarr....


terdengar suara bendah jatuh dari luar ruangan adam.


adam segera melihat ada apa diluar ruangannya.


Saat dibuka pintunya adam terkejut karena istrinya berada di balik pintu ruang kerjanya, dilihat cangkir yg sudah pecah berserakan di bawah kaki istrinya.


Tenyata melia mendengar semua pembicaraan adam dengan wayan, tadinya ia ingin mengantar kopi ke ruang kerja suaminya.


"Kamu gakpapa?" tanya adam sambil menjauhkan tubuh melia dari pecahan cangkir itu.


"Apa tadi benar mas?" tanya melia


"Apa?" adam masih tidak mengerti.


"Apa benar mas atnan kecelakaan karena ada yg menyabotase mobilnya? benarkah semua itu karena aku?" tanya melia, dengan mata yg sudah mulai berkaca kaca.


"Tenangkan dirimu, kita kekamar ya" adam membawa istrinya ke kamar dan wayan membersihkan pecahan cangkir yg berserakan.


"Mas adam kenapa kamu gak jawab?" tanya melia yg sudah mulai menangis.


"Bukan karena kamu, jangan menyalahkan dirimu sendiri" ucap adam menenangkan istrinya.


"Ini semua karena aku, mas atnan meninggal karena aku.. kenapa mereka mencelakai mas atnan, kenapa bukan aku saja, maafkan aku mas atnan" kata melia yg sudah tidak bisa menahan air matanya.


"Berhenti menyalahkan dirimu, semua sudah terjadi. aku berjanji akan mencari siapa pelakunya" kata adam sambil memeluk tubuh istrinya.


Melia melepas pelukan adam, ia teringat akan sesuatu.


segera melia menarik lengan adam dan menggulung lengan bajunya.

__ADS_1


Dilihat luka jahit yg sudah mengering.


"Ini karena aku kan?" tanya melia


"b..bukan" jawab adam berbohong.


"Jangan bohong mas, ini pasti bekas luka tembak karena kamu menolongku kan. ini yg dikatakan wayan tadi, dan ini pasti maksud isi dari surat naufal" cecar melia.


Bagaimana adam bisa mengatakan yg sejujurnya, melia pasti akan sangat merasa bersalah.


"Ini.. aku hanya" kata kata adam terhenti melihat istrinya kembali memeluknya


"Maafkan aku mas, kamu sudah menjagaku dari dulu sampai sekarang, aku tidak mau terjadi sesuatu padamu. sudah cukup mas atnan yg pergi. jangan sampai aku kehilangan dirimu" kata melia.


Adam tersenyum senang, apa itu artinya istrinya sudah mulai mencintainya? dia tak menyangka istrinya menghawatirkan dirinya.


"Aku tidak akan meninggalkanmu, aku akan menjagamu. tenanglah aku akan mendapatkan pelakunya" kata adam dan membalas pelukan istrinya.


kini melia sudah tertidur di pelukan adam, di cium kening istrinya.


"Aku sangat mencintaimu" bisik adam.


"Ehem... benarkah?"


"K..kamu belum tidur?" tanya adam, dan melia menggelengkan kepalanya.


"Kamu sangat nakal ya, ternyata kamu pura pura tidur" kata adam dengan wajah malu malu kucing.


"Bukan pura pura mas, aku lapar jadi sangat sulit untuk tidur" ucap melia yg sedikit manja.


Tidak bisa di biarkan, adam segera mambawa istrinya keluar dari kamarnya menuju meja makan. jika ia terus melihat istrinya menggemaskan seperti itu adam tidak akan tahan.


"Kamu juga lapar mas?" tanya melia yg sudah terduduk di meja makan.


"I..iya, aku lapar. lapar ingin memakanmu" gerutu adam.


"Apa mas?"


"Sudahlah cepat makan" kata adam .


Di tempat lain..


Seorang pria meremas sebuah foto, saat pernikahan melia dan adam berlangsung. diam diam ada yg mengambil fotonya, dan memberikan kepada pria berdarah dingin itu.


"Dasar wanita ******, dengan mudah dia berganti pria. aku akan membuat hidupmu menderita, jika aku tidak bisa memilikimu maka orang lain tidak akan bisa" kata pria itu menyeringai.


*****

__ADS_1


happy reading🥰 jangan lupa like n vote.


maaf jika masih ada typo🙏🙏


__ADS_2