Penguntit Jodoh

Penguntit Jodoh
Marsha


__ADS_3

#Dukung Kak Fizhi dengan biasakan like, sebelum membaca ya guys, like itu gratis lho....#


#Biar tambah semungut nulisnya hehehhe...


#Dan biasakan komen setelah membaca, ok..ok...ok...#


#Happy reading


Waktu istirahat masih belum selesai, Alex dan Dev masih menikmati makanan yang sedang dilahapnya. Dev memperhatikan ekspresi Marsha saat tadi masih makan bersama. Dia terlihat sangat kecewa. Dev mencoba untuk menanyakan kepada Alex. Alex dan Dev sangat dekat, mereka bisa berbicara apa saja dan bisa berdiskusi apa saja. Dev mencoba membuka pembicaraan.


"Alex boleh gue tanya sama lu, mungkin agak privasi"banyak Alex namun agak berhati-hati.


"Katakanlah Dev"


"Apa lu gak merasa kalau Marsha suka sama lu?"dek mulai penasaran dengan apa yang akan dijawab oleh Alex.


"Gue tau kok" jawabnya enteng

__ADS_1


"Lalu?"tanya Alex begitu penasaran.


"Dev, ingat ga gue pernah cerita sama lu waktu gue masih kecil, kalau gue mau nyari princess gue?"


Dev mengangguk dan mendengarkan cerita Alex. "Kemarin mamah bilang kalau princess yang harus gue cari udah dijodohin sama gue. Jadi sebisa mungkin gue harus jaga hati buat princess masa depan gue Dev!"


Dev terpana denganĀ  penjelasan Alex, selain karena Alex menceritakan dengan sangat menggebu-gebu juga ada rasa senang mendengar hal itu. Dev menyukai Marsha, namun dia tau jika Marsha menyukai Alex. Dev pun yakin jika Alex tidak akan menerima Marsha jika penjelasan Alex seperti itu.Namun untuk meyakinkan Dev, dia bertanya pada Alex.


"Alex, gue tau kalau Marsha suka sama lu, setelah gue dengar lu udah dijodohin, boleh ga gue coba mengejar Marsha?"


Dev yang mendengar pernyataan dari Alex merasa tenang, karena Dev menjadi lebih yakin bahwa Alex tidak main-main dan pastinya dia mengatakan itu dengan serius. Dev terdiam dan sambil memikirkan apa yang harus dilakukan untuk mengejar Marsha. Lamunannya terganggu karena suara bel masuk berbunyi tandanya mereka harus kembali ke kelas.


"Yuk buruan kita ke kelas!" ajak Alex terburu-buru. Mereka segera kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.


Alex dan Dev tiba di kelas, terlihat Marsha memandangi Alex yang baru datang. Hal ini juga tidak luput dari penglihatan Dev bahwa Marsha melihat Alex. Dev memang menyukai Marsha namun dalam tahap ini dia yang bukan siapa-siapa mungkin belum waktunya untuk cemburu. tapi ada rasa sesak di dada pada saat harus melihat wanita yang di sukanya lebih perhatian dengan orang lain.


Alex dan Dave duduk di kursinya masing-masing mengikuti pelajaran dengan sangat serius, Alex memang siswa yang termasuk jenius di sekolahnya sehingga dia tidak main-main dalam belajar. Namun dia memiliki maksud lain yaitu dia harus menjadi seseorang yang nantinya akan menjadi orang yang bisa dibanggakan oleh pasangannya kelak yaitu princess-nya. Wah jadi semakin penasaran ya princess-nya kayak apa?

__ADS_1


Marsha yang melihat keseriusan Alex dalam belajar di dalam kelas membuatnya semakin kagum dengan Alex. Semakin lama Marsha memandangnya semakin dia ingin mendapatkan Alex.


"Mungkin sudah waktunya aku harus mengutarakannya pada Alex mengenai perasaanku"batin Marsha dalam lamunannya.


Melihat Marsha yang terus melamun dan terus menatap Alex, Dev pun meremas kertas menjadi bola dan melemparkannya ke Marsha.


"Awwww, siapa yang berani melempar kertas ke gue" dengan nada yang rendah agar tidak ketahuan oleh guru. Masha melihat kanan kiri dan terlihat Dev sedang tersenyum padanya.


Marsha terlihat sedikit emosi, namun Dev malah tersenyum dan menunjukkan telunjuk tangannya dan menunjukkan ke guru agar Marsha tidak melamun saja dan fokus ke guru yang ada di depannya.


Marsha yang diganggu sedikit cemberut karena ulah dari Dev, "Berani-beraninya kau awas nanti"gumam Marsha.


Dev tidak mempedulikan kemarahan Marsha, ya setidaknya Marsha sudah sedikit melihat Dev dan itu sudah membuat Dev senang walaupun harus membuat Marsha emosi lebih dulu namun akhirnya Marsha memandangnya.


#Hahaha emang susah ya kalau kita mau dapetin perhatian dari seseorang ada aja caranya mau dibikin emosi,caper atau gimana ya? emang susah sih kalo mau diperhatiin orang...


#jangan lupa like,komen,vote,gift..hehehheeh...ngarep dot com banget deh..

__ADS_1


__ADS_2